• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Studi Komparatif Internasionalisasi UMKM: Analisis Perbandingan antara Usaha Kecil dan Usaha Menengah di Surabaya

Editor Redaksi
22 Mei 2026
in Artikel

Oleh: Walda Okvi Juliana Ningsih

Latar Belakang
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia UMKM) merupakan salah satu pilar utama perekonomian nasional karena kontribusinya yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, serta penguatan ekonomi lokal di berbagai daerah di Indonesia. Dalam konteks pembangunan nasional, UMKM berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menjadi sektor yang relatif tangguh menghadapi berbagai krisis ekonomi (Tambunan, 2019).

Di era globalisasi dan integrasi ekonomi internasional, peran UMKM tidak lagi hanya dipandang dalam lingkup domestik, tetapi juga sebagai aktor ekonomi yang memiliki peluang untuk terlibat dalam pasar global melalui proses internasionalisasi. Internasionalisasi UMKM merujuk pada proses peningkatan keterlibatan usaha kecil dan menengah dalam aktivitas ekonomi lintas negara, baik melalui ekspor, kemitraan internasional, partisipasi dalam Global Value Chain (GVC), maupun pemanfaatan platform digital global (Knight & Liesch, 2016).

Namun demikian, proses internasionalisasi UMKM tidak berjalan secara seragam. Setiap UMKM memiliki kapasitas, sumber daya, strategi, dan tantangan yang berbeda. Menurut teori Uppsala Internationalization Model yang dikembangkan oleh Jan Johanson Johanson dan Vahlne (2009), internasionalisasi merupakan proses bertahap yang dipengaruhi oleh pengalaman, jaringan bisnis, dan akumulasi pengetahuan pasar internasional. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan UMKM untuk menembus pasar global sangat dipengaruhi oleh tingkat kesiapan internal usaha.

Di Indonesia, tantangan internasionalisasi UMKM masih cukup kompleks, meliputi keterbatasan modal, rendahnya kapasitas produksi, lemahnya standardisasi produk, hambatan regulasi ekspor, serta keterbatasan akses teknologi dan informasi pasar internasional (OECD, 2021). Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital membuka peluang baru bagi UMKM untuk melakukan digital internationalization, yaitu ekspansi pasar melalui platform digital tanpa harus memiliki kehadiran fisik di negara tujuan (Autio & Zander, 2016).

Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan secara kelompok, yang kemudian meneliti dan memahami secara empiris bagaimana proses internasionalisasi UMKM terjadi di tingkat lapangan melalui pendekatan studi komparatif terhadap dua UMKM dengan skala berbeda, yaitu usaha kecil dan usaha menengah. Pendekatan ini penting untuk mengidentifikasi perbedaan strategi, tingkat kesiapan, peluang, serta hambatan yang dihadapi masing-masing jenis usaha dalam memasuki pasar internasional.

Melalui observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur dengan pelaku usaha, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai dinamika internasionalisasi UMKM di tingkat akar rumput, sekaligus menjadi kontribusi akademik dalam kajian ekonomi politik pembangunan dan penguatan daya saing UMKM Indonesia di pasar global (Cavusgil & Knight, 2015).

2. Hasil dan Diskusi
2.1 Baker Old dan Cookie Ice Cream (Warunk Entrepreneur)

2.2 Kebab Kantin UPNVJT dan Kebab Baba Rafi

2.3 Sambal Dede Satoe dan Ela Cokelat

Penutup dan Kesimpulan
Berdasarkan hasil studi komparatif terhadap dua UMKM yang diamati, dapat dipahami bahwa proses internasionalisasi merupakan proses yang sangat dipengaruhi oleh kapasitas internal usaha, strategi bisnis, jaringan pasar, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan global.

UMKM dengan skala usaha menengah cenderung memiliki peluang internasionalisasi yang lebih besar karena didukung oleh kapasitas produksi yang lebih stabil, jaringan bisnis yang lebih luas, serta kemampuan manajerial yang lebih matang. Sebaliknya, UMKM kecil umumnya masih menghadapi berbagai hambatan mendasar, terutama keterbatasan modal, sumber daya manusia, dan akses pasar internasional.

Meski demikian, penelitian ini juga menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital membuka peluang yang lebih inklusif bagi UMKM kecil untuk terlibat dalam pasar global melalui strategi digital export dan pemasaran berbasis platform daring. Dengan demikian, internasionalisasi UMKM tidak hanya bergantung pada ukuran usaha, tetapi juga pada kemampuan inovasi, adaptasi, dan dukungan ekosistem kebijakan yang kondusif.

Secara akademik, temuan ini menegaskan bahwa internasionalisasi UMKM di Indonesia perlu dipahami tidak hanya sebagai proses ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional yang berkaitan dengan daya saing, transformasi digital, dan integrasi ekonomi global. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, sektor swasta, institusi pendidikan, dan pelaku UMKM menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi UMKM Indonesia menuju pasar internasional.

Daftar Pustaka
Autio, E., & Zander, I. (2016). Lean internationalization. Academy of Management Proceedings, 2016(1), 10384.
Cavusgil, S. T., & Knight, G. (2015). The born global firm: An entrepreneurial and capabilities perspective on early and rapid internationalization. Journal of International Business Studies, 46(1), 3–16.
Johanson, J., & Vahlne, J. E. (2009). The Uppsala internationalization process model revisited. Journal of International Business Studies, 40(9), 1411–1431.
Knight, G., & Liesch, P. (2016). Internationalization: From incremental to born global. Journal of World Business, 51(1), 93–102.
OECD. (Organisation for Economic Co-operation and Development 2021). SME and Entrepreneurship Outlook 2021. Paris: OECD Publishing.
Tambunan, T. (2019). Recent evidence of the development of micro, small and medium enterprises in Indonesia. Journal of Global Entrepreneurship Research, 9(18), 1–15.

Penulis: Walda Okvi Juliana Ningsih, S.IP., M.A., Anak Ayu N. R. P, Ni Nyoman Dinda A. P. K, Najmi Aulia H. P, Nada El Fajry, Syaakirah Nur A., Daelisya Nafica Putri, Nazwa Riandari, Yohanes Juan Botha, Ibrahim Rafsanjani, Nabila Amalya Arsy, Dea Ananda, Niken Ayu Saputri, Jihan Ratu Allysa Padrawana, Shasy Kirana Nadhira, Tabitha Aisyah Putri Gunawan, dan Putri Aulia Hidayat

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.