• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Studi Kasus : Anak SD Di Sragen Digauli Ayah Tiri Hingga Hamil

Editor Redaksi
30 Desember 2025
in Kolom Opini

Oleh: Andea Syah Putri, mahasiswa PGSD Universitas Pamulang

JurnalPost.com – Kasus kekerasan seksual terhadap anak merupakan persoalan serius yang masih terjadi di masyarakat dan menimbulkan dampak jangka panjang bagi perkembangan fisik, psikologis, serta sosial anak. Anak sebagai individu yang berada pada tahap perkembangan belum memiliki kemampuan perlindungan diri yang memadai, sehingga membutuhkan perhatian dan perlindungan khusus dari keluarga, lingkungan, dan negara. Salah satu kasus yang mencerminkan kondisi tersebut terjadi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yang melibatkan seorang anak usia sekolah dasar dalam lingkup keluarga.

Secara khusus, korban merupakan siswi kelas VI sekolah dasar berinisial FY berusia 14 tahun, sedangkan pelaku adalah ayah tiri korban berinisial AT. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Jenar dan saat ini telah ditangani oleh aparat penegak hukum. Korban juga mendapatkan pendampingan dari lembaga perlindungan anak dan instansi terkait guna memastikan kondisi fisik dan psikologisnya tetap terpantau.

Kasus ini dapat dianalisis melalui pendekatan aktivitas psikis yang menekankan pada proses internal individu serta pengaruh lingkungan terhadap perilaku. Dalam perspektif psikoanalisis Sigmund Freud (1923), perilaku menyimpang dapat muncul ketika dorongan dasar individu tidak diimbangi oleh pengendalian moral dan kemampuan mempertimbangkan konsekuensi. Ketidakseimbangan antara aspek dorongan, pengendalian diri, dan norma sosial dapat memicu munculnya perilaku yang bertentangan dengan nilai dan hukum yang berlaku. Selain itu, teori pembelajaran sosial Albert Bandura (1977) menjelaskan bahwa lingkungan yang kurang pengawasan dan kontrol sosial dapat memengaruhi terbentuknya perilaku tidak sehat, terutama ketika tidak ada intervensi yang tegas dari lingkungan sekitar.

Dari sisi korban, pengalaman kekerasan seksual memberikan dampak psikologis yang signifikan. Menurut Hurlock (1980), anak yang mengalami peristiwa traumatis berisiko mengalami gangguan emosi seperti ketakutan berlebihan, kecemasan, rasa tidak aman, dan penurunan harga diri. Hal ini diperkuat oleh teori Bowlby (1991) yang menyatakan bahwa kekerasan yang dilakukan oleh figur pengasuh dapat merusak ikatan emosional atau attachment, sehingga mengganggu rasa aman dan kepercayaan anak terhadap lingkungan sekitarnya.

Latar belakang terjadinya kasus kekerasan seksual dalam keluarga umumnya berkaitan dengan ketimpangan relasi kuasa, minimnya pengawasan lingkungan, ketergantungan ekonomi, serta adanya budaya diam yang membuat korban merasa takut atau tidak mampu mengungkapkan pengalaman yang dialaminya. Kondisi tersebut menempatkan anak dalam situasi rentan dan memperbesar risiko terjadinya kekerasan yang berulang.

Oleh karena itu, penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Proses hukum diperlukan untuk memberikan perlindungan dan rasa keadilan bagi korban, sementara pendampingan psikologis berperan penting dalam membantu pemulihan kondisi emosional dan mental anak. Pendekatan ini sejalan dengan pandangan Corey (2013) yang menekankan pentingnya pemulihan psikologis melalui konseling, dukungan emosional, serta restrukturisasi kognitif agar korban dapat kembali menjalani kehidupan secara sehat dan wajar. Dengan kerja sama antara keluarga, masyarakat, aparat hukum, dan lembaga perlindungan anak, diharapkan korban dapat pulih secara optimal dan kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

thumb

MEMPERBARUI JANJI KEBANGSAAN

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Oleh: Raja Oloan Tumanggor Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara Jakarta; Alumnus Westfaelische Wilhelms-Universitaet Muenster, Jerman JurnalPost.com - Setiap 17 Agustus...

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Editor Redaksi
10 Agustus 2026
0

Oleh: Filha Fasha Gunawan Afiliasi: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) JurnalPost.com - Di era layar lipat dan media sosial yang serba...

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Editor Redaksi
8 Agustus 2026
0

Penulis : Ghazi Muhammad Syarief Afiliasi : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu? Timeline...

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Editor Redaksi
5 Agustus 2026
0

Oleh: Christine Margareta Ratupayung Surbakti, Emanuel De Lura, dan Laila Meiliyandrie Indah Wardani Mahasiswa Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana JurnalPost.com...

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre   

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre  

Editor Redaksi
4 Agustus 2026
0

SUMBER FOTO;https://iep.utm.edu/sartre-ex/https://www.primevideo.com/-/id/detail/0J7Y9UVDPJYTG6TM5CJB3KQAA7 Penulis: Rahma Ramadhani Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Kontak: @realrahma1910 (instagram) Pernahkah kamu merasa...

Comments 2

  1. Andea syahputri says:
    10 bulan yang lalu

    Artikel ini sangat informatif dan membantu!

    Reply
  2. Andea Syahputri says:
    10 bulan yang lalu

    Saya setuju dengan poin-poin yang di sampaikan . Bagaimana Menurut anda tentang Anak SD Di Sragen Di Hamilin oleh Ayah Tiri Hingga 7 Bulan

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.