
FITRIA DINISARI, MUTHIA DESTRIANA, NANDA SARAH FARADINA, SITI SUNARSIH,TRI RUMANTI
Abstrak
Perilaku bullying menjadi isu yang hangat di perbincangkan hingga saat ini. Perilaku bullying ini seringkali terjadi di tempat yang tidak seharusnya seperti di sekolah dasar ,menengah hingga atas atau bahkan di lingkungan keluarga itu sendiri. Bullying merupakan tindakan agresif dan kasar yang dapat menimbulkan pertengkaran bahkan perpecahan antara pelaku dan korban. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan tindakan sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan pencegahan bullying kepada siswa/siswi di Madrasah Aliyah agar tidak melakukan tindakan bullying di lingkungan sekolah karena tindakan tersebut merupakan tindakan yang sangat dilarang.
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pemberian materi dalam bentuk ceramah serta tanya jawab. Adapun hasil kegiatan sosialisasi menunjukkan bahwa siswa sangat termotivasi dalam proses kegiatan serta dapat memahami materi dan informasi yang disampaikan oleh pemateri. Implikasi dari kegiatan ini agar siswa dan siswi menyadari akan dampak negatif dari perilaku bullying serta bertanggung jawab dalam upaya mencegah perilaku tersebut dalam lingkungan sehari-hari.
PENDAHULUAN
Pada hari Senin, 13 Mei 2024, Kami mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum Universitas Pamulang telah melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat di sekolah SMK Sasmita Jaya 1 Pamulang, Tangerang Selatan.
Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai agenda rutin setiap dosen dalam rangka melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi. Pengabdian ini dilaksanakan dengan mengangkat tema sosialisasi Memutus Rantai Bullying : Peran Orang Tua, Guru dan Masyarakat Dalam Menumbuhkan Kepedulian dan Empati Pada Anak Di Madrasah Aliyah Nurul Huda.
Dari hasil observasi awal, sekolah ini memiliki jumlah siswa laki –laki yang terlihat dominan, jadi dikhawatirkan banyak tindakan yang mengarah pada perilaku bullying, selain itu, mereka masih di kelas VIII, sehingga dianggap masih memiliki emosi yang tidak stabil. Oleh karena itu, kegiatan ini dianggap bermanfaat untuk memberikan pencegahan terhadap perilaku yang mengarah kepada bullying, baik fisik maupun verbal, dan untuk siswa laki –laki maupun Perempuan.
Sekolah merupakan institusi yang pendidkan yang sehrausnya menjadi tempat yang aman dan bagi siswa siswi nya. Tindakan bullying yang sering kita dengar merupakan tindakan yang merugikan bagi pihak yang terlibat namun dewasa ini, Bullying sering kita jumpai di lingkungan lingkungan sekolah .Bullying perilaku tidak terpuji yang ingin mesndapatkan pengakuan atau kekuasaan untuk mengintimidasi korbannya . Dampak yang ditimbulkan dari bullying ini, adalah membuat suatu trauma atau depresi yang mendalam terhadap siswa/siswi sehingga dapat membunuh karakter dari anak didik tersebut. Selain itu minat untuk menuntut ilmu ke sekolah menjadi berkurang yang disebabkan tekanan-tekanan yang dibuat oleh lingkungan sekitar sekolah yang memojokkan anak tersebut. Rasa kurang percaya diri, cemas, kesepian, merana, malu, tertekan, stress, depresi, merasa terancam atau bahkan melakukan “self-injury” yakni melukai diri sendiri atau bahkan keinginan untuk bunuh diri
METODE
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Nurul Huda yang terletak di Jl. KH Husni Zaini RT 02/01, Jatake, Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten. PKM ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Bapak Drs. Ilhamsyah Lubis S.H.,M.H. dalam sambutannya mengatakan berterima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan Madrasah Aliyah Nurul Huda yang telah memberikan kesempatan untuk menjadi tempat PKM bagi Mahasiswa Universitas Pamulang. Adapun langkah kegiatan dilakukan dari tahap persiapan sampai tahap pelaksanaan. Dalam proses pelaksanaannya, terdapat pemaparan materi, pemberian ice breaking, juga diakhiri dengan proses evaluasi singkat. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah pemaparan materi tentang pencegahan bahaya bullying. Adapun sasaran kegiatan ini adalah para siswa/siswi Madrasah Aliyah Nurul Huda. Dengan jumlah 18 siswa laki –laki dan 12 siswa perempuan. Kegiatan ini diharapkan hasilnya dapat memberikan pemahaman dan pencegahan kepada para siswa yang ada agar tidak melakukan bullying di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah.
Pelaksanaan program pengabdian ini dilaksanakan dengan beberapa urutan pelaksanaan sebagai berikut:

HASIL DAN PEMBAHSAN
Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang di lakukan di Madrasah Aliyah Nurul Huda. Sebelum melakukan atau pelaksanaa kegiatan anggota pkm telah melakukan observasi lokasi yang akan menjadi tempat sosialisasi sebagai tahap awal pelaksanaan sekaligus meminta izin kepada pihak sekolah terutama kepala sekolah untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat disekolah tersebut serta menyiapkan materi yang akan disampaikan oleh anggota kegiatan dilaksanakan pada hari Senin 13 Mei 2024 di Madrasah Aliyah Nurul Huda.
Kata sambutan disampaikan oleh kepala sekolah, kemudian dilanjutkan pembukaan serta penyampaian materi oleh anggota PKM dengan tema “Sosialisasi Memutus Rantai Bullying : Peran Orang Tua, Guru dan Masyarakat Dalam Menumbuhkan Kepedulian dan Empati Pada Anak Setelah itu ada kegiatan ice breaking ntuk menyemangati para siswa dalam kegiatan tersebut.
Dari beberapa kelompok pertanyaan siswa-siswi ini para kelompok pemberi pemaparan menjawab dengan baik pertanyaan siswa-siswi dalam forum diskusi yang kritis dalam bertanya tentang bagaimana upaya pencegahan untuk terhindar dari bullying dan dari beberapa pertanyaan tersebut mahasiswa atas nama Fitria Dinisari, Muthia Destriana, Tri Rumanti dan Siti Sunarsih menjawab pertanyaa tersebut dan mudah dipahami Siswa-Siswi Tersebut.
Terima Kasih kepada Bapak Dr. Ilhamsyah Lubis S.H., M.H. selaku Dosen Pembimbing PKM ini dan tak lupa kepada semua Panitia dan Mahasiswa peserta PKM sehingga acara ini berlangsung kondusif dan Sukses dengan baik.

Penutup
Proposal ini di harapkan dapat menjadi acuan dalam upaya pencegahan dan penanganan bullying di lingkungan sekolah,kerjasama dari seluruh warga sekolah,orang tua,dan masyarakat sangat di perlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Serta dapat membentuk suatu hubungan yang selaras yakni hubungan yang baik antara guru dan anak didiknya yang dapat menciptakan suasana belajar mengajar yang harmonis



