
Ditulis oleh: Anisa Naila Muthmainah — Mahasiswa KKN Tim II IDBU-38 Dusun Sironjang Universitas Diponegoro 2026
Sironjang, Semarang, 16 Agustus 2026, JurnalPost.com — Taman TOGA menjadi salah satu ruang hijau di Dusun Sironjang yang memiliki beragam tanaman di dalamnya. Berbagai tanaman obat, sayuran, buah, dan tanaman lainnya dapat dijumpai di kawasan tersebut. Keberagaman tanaman ini tidak hanya menjadi bagian dari lingkungan taman, tetapi juga menyimpan informasi mengenai nama, karakteristik, dan manfaat yang dapat dikenali oleh masyarakat.
Melihat potensi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II IDBU-38 Sironjang Universitas Diponegoro 2026 menghadirkan program “SITANI: Sistem Informasi Tanaman TOGA Digital”. Program ini dilaksanakan di Taman TOGA Dusun Sironjang sebagai upaya digitalisasi informasi tanaman melalui aplikasi berbasis web yang dapat diakses masyarakat secara praktis.
Dari Tanaman Menjadi Informasi Digital
SITANI hadir untuk mengubah informasi mengenai tanaman yang terdapat di Taman TOGA menjadi informasi digital yang lebih terstruktur. Setiap tanaman yang termasuk dalam program dilengkapi informasi seperti nama lokal atau nama umum, nama ilmiah, deskripsi, manfaat, serta informasi pendukung lainnya. Pengemasan ini membuat tanaman di taman tidak hanya dapat dikenali secara langsung, tetapi juga memiliki informasi digital yang dapat diakses kembali oleh masyarakat.
Digitalisasi tersebut menjadi bagian penting karena Taman TOGA memiliki beragam tanaman yang dapat ditemui secara langsung oleh pengunjung. Melalui SITANI, informasi tanaman dikumpulkan dan disajikan dalam satu sistem informasi berbasis web. Masyarakat pun dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai tanaman yang mereka lihat tanpa harus mencari informasi secara terpisah.
Sekali Scan, Informasi Terbuka
Untuk menghubungkan tanaman dengan informasi digitalnya, SITANI memanfaatkan QR Code yang ditempatkan pada titik tanaman yang telah ditentukan. Pengunjung cukup memindai QR Code menggunakan smartphone untuk diarahkan ke halaman informasi tanaman pada SITANI. Mekanisme sederhana ini memungkinkan informasi mengenai tanaman yang sedang diamati diperoleh secara praktis.
Penggunaan QR Code membuat akses informasi terasa lebih dekat dengan objek yang sedang dilihat. Ketika pengunjung menemukan tanaman tertentu di Taman TOGA, informasi digital dapat dibuka langsung melalui pemindaian. Dengan alur tersebut, tanaman dan informasi yang menyertainya menjadi saling terhubung melalui teknologi digital.
Kenali Tanaman di Taman TOGA
Melalui informasi yang tersedia, masyarakat dapat mengenali tanaman berdasarkan nama lokal maupun nama ilmiahnya. Informasi mengenai karakteristik dan manfaat tanaman juga disajikan untuk membantu pengguna memahami tanaman yang berada di sekitarnya. Hal ini membuat setiap tanaman di Taman TOGA memiliki informasi yang lebih mudah ditelusuri dan dikenali.
Tanaman yang sebelumnya hanya dikenali dari bentuk atau nama lokalnya dapat dilengkapi dengan informasi tambahan yang dapat dibaca melalui perangkat digital. Dengan begitu, keberagaman tanaman di Taman TOGA tidak hanya dapat dilihat secara fisik, tetapi juga memiliki informasi yang lebih terstruktur dan mudah ditemukan ketika masyarakat membutuhkannya.
Dari Lingkungan Fisik ke Ruang Digital
Digitalisasi melalui SITANI memberikan bentuk dokumentasi baru bagi Taman TOGA Dusun Sironjang. Informasi yang sebelumnya melekat pada tanaman dan dapat diperoleh secara langsung di lingkungan taman kini dikemas dalam ruang digital. Informasi tersebut dapat diakses melalui perangkat yang terhubung dengan internet sehingga lebih mudah ditemukan dan digunakan kembali.
Kehadiran sistem informasi ini menjadikan Taman TOGA tidak hanya memiliki koleksi tanaman secara fisik, tetapi juga dokumentasi informasi dalam bentuk digital. Penyajian tersebut membantu membuat informasi tanaman tersusun dalam satu tempat dan menjadi sumber informasi yang lebih praktis bagi masyarakat yang ingin mengenal tanaman di kawasan tersebut.
Langkah Kecil Menuju Digitalisasi
Melalui program “ SITANI: Sistem Informasi Tanaman TOGA Digital”, mahasiswa KKN berupaya memanfaatkan teknologi untuk mendekatkan informasi tanaman kepada masyarakat Dusun Sironjang. Taman TOGA tidak hanya menjadi tempat tumbuhnya beragam tanaman, tetapi juga menjadi ruang yang memiliki informasi digital yang dapat diakses secara lebih mudah.
Dari tanaman yang tumbuh di Taman TOGA, hadir informasi yang tersusun secara digital. SITANI menjadi langkah sederhana untuk mendokumentasikan dan mendekatkan informasi tanaman kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi. Dengan informasi yang lebih terstruktur, Taman TOGA dapat menjadi bagian dari lingkungan yang tidak hanya menyimpan keberagaman tanaman, tetapi juga informasi yang dapat diakses secara digital.




