• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Sinopsis Bolehkah sekali saja kumenangis yang tayang pada hari ini ini 17 Oktober 2024

Editor Redaksi
17 Oktober 2024
in Kolom Opini

Oleh : Lissa Mukhlishotun nawa
(Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNTAG Surabaya)

JurnalPost.com – Bolehkah Sekali Saja Kumenangis adalah sebuah drama emosional yang tayang mulai 17 Oktober 2024. Disutradarai oleh Reka Wijaya Kusuma, film ini menceritakan kisah Tari (Prilly Latuconsina).

Film “Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis” merupakan sebuah drama yang menceritakan kehidupan seorang wanita bernama Tari, yang diperankan oleh Prilly Latuconsina. Cerita ini berkembang ketika kakak Tari meninggalkan rumah mereka, sehingga Tari harus berjuang sendirian untuk menyelamatkan ibunya dari kekerasan ayahnya yang kasar dan temperamental.

Sejak kecil, Tari telah mengalami trauma verbal dan fisik karena perilaku ayahnya. Hal ini membuatnya sering melihat konflik antara orang tuanya yang sangat intensif, termasuk bagaimana ibunya diganggu gugatan secara kasar.

Pada suatu hari, Tari menemukan sebuah support group tempat anggota dapat berbagi pengalaman dan dukungan. Di situ, dia bertemu dengan Baskara, seorang pria yang juga memiliki trauma dan emosi sulit dikontrol.

Melalui kelompok ini, Tari mulai melepaskan semua beban hidupnya dan belajar mengenali kondisi mentalnya serta mencoba melakukan aksi untuk mengubah perilaku ayahnya.

“Bolehkah Sekali Saja Kumenangis” diadaptasi dari lirik lagu ‘Runtuh’ milik Feby Putri dan Fiersa Besari. Film ini diproduksi oleh Sinemaku Pictures dan disutradarai Reka Wijaya Kusuma. Selain Prilly Latuconsina dan Pradikta Wicaksono, film ini juga melibatkan aktor dan aktris ternama lainnya seperti Surya Saputra, Dominique Sanda, Widi Mulia, Shania Gracia, Antonio Blanco Jr., Kristo Immanuel, Ummi Quary, Dayu Wijayanto, Kenya Nindia, Ence Bagus, dan beberapa nama lainnya

Film ini bertujuan untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang kesehatan mental dan pentingnya ekspresi emosi positif. Prilly Latuconsina sendiri telah mengungkapkan bahwa film ini sangat personal bagi dia karena banyak elemen yang mirip dengan kehidupannya sendiri, seperti kesulitan mengungkapkan kesedihan dan memiliki sifat ‘peoplepleaser’

Film ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan dukungan kepada para penonton untuk lebih memperhatikan kesehatan mental mereka.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

thumb

MEMPERBARUI JANJI KEBANGSAAN

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Oleh: Raja Oloan Tumanggor Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara Jakarta; Alumnus Westfaelische Wilhelms-Universitaet Muenster, Jerman JurnalPost.com - Setiap 17 Agustus...

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Editor Redaksi
10 Agustus 2026
0

Oleh: Filha Fasha Gunawan Afiliasi: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) JurnalPost.com - Di era layar lipat dan media sosial yang serba...

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Editor Redaksi
8 Agustus 2026
0

Penulis : Ghazi Muhammad Syarief Afiliasi : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu? Timeline...

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Editor Redaksi
5 Agustus 2026
0

Oleh: Christine Margareta Ratupayung Surbakti, Emanuel De Lura, dan Laila Meiliyandrie Indah Wardani Mahasiswa Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana JurnalPost.com...

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre   

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre  

Editor Redaksi
4 Agustus 2026
0

SUMBER FOTO;https://iep.utm.edu/sartre-ex/https://www.primevideo.com/-/id/detail/0J7Y9UVDPJYTG6TM5CJB3KQAA7 Penulis: Rahma Ramadhani Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Kontak: @realrahma1910 (instagram) Pernahkah kamu merasa...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.