
Tropical Seaweed Innovation Network. 2025. Mengenal ciri dan jenis rumput laut merah [gambar]. Seaweednetwork.id. Diakses 18 November 2025, dari https://seaweednetwork.id/mengenal-ciri-dan-jenis-rumput-laut-merah
Penulis artikel : Salsabila Hanifa Yolanda
Email : [email protected]
JurnalPost.com – Saat ini di tengah gaya hidup yang semakin modern banyak masyarakat yang menyadari pentingnya kesehatan saluran cerna. Proses pencernaan dimulai dari jalur utama masuknya makanan yaitu mulut sebagai tempat mengunyah makanan. lalu makanan akan melewati kerongkongan dan menuju ke lambung. Hasil pencernaan di lambung akan diteruskan ke usus halus. Usus halus berfungsi sebagai tempat penyerapan sebagian besar zat gizi seperti protein, karbohidrat, dan lemak. Makanan yang tidak dapat dicerna di usus halus akan disalurkan ke usus besar untuk proses lebih lanjut. Di dalam usus manusia terdapat banyak sekali mikroorganisme yang disebut dengan mikrobiota usus, sebagian besar dari mikroorganisme ini merupakan bakteri baik. Kesehatan saluran pencernaan sangat bergantung pada keseimbangan mikrobiota. Kesehatan dan keseimbangan mikrobiota usus perlu dijaga dengan cara memberikan asupan khusus melalui konsumsi prebiotik. Senyawa yang dikenal baik sebagai prebiotik diartikan sebagai bahan makanan yang tidak dapat dicerna dan berpengaruh positif pada Kesehatan inang. Bahan pangan ini bekerja dengan cara selektif merangsang pertumbuhan terhadap aktivitas dan populasi bakteri baik di usus besar (Gibson et al. 2017). Meskipun prebiotik diketahui memiliki banyak manfaat, sebagian besar focus prebiotik masih pada sumber prebiotik tradisional seperti FOS dan inulin. Terdapat sumber prebiotik alternatif dan alami yang masih belum dieksplorasi secara mendalam. Salah satu sumber prebiotik ini yaitu rumput laut yang diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai prebiotik.
Rumput laut merupakan alga makroskopis yang memiliki segudang nutrisi dan senyawa bioaktif yang kaya akan serat pangan. penelitian terdahulu menyatakan bahwa kandungan serat makanan total dari rumput laut berkisar 35,8% hingga 52,1% dari berat kering (Fernández-Segovia et al. 2018). Rumput laut memiliki keunggulan pada jenis seratnya polisakarida non-pati yang berfungsi sebagai substrat prebiotik. Polisakarida yang paling utama yaitu fukoidan yang berasal dari rumput laut cokelat, karagenan yang berasal dari rumput laut merah dan alginat (Carrasqueira et al. 2025). Manfaat dari prebiotik yang bersumber dari rumput laut yaitu proses selektif yang terjadi di usus besar. Polisakarida tidak terhidrolisis saat melewati saluran penceraam bagian atas, polisakarida ini akan difermentasi secara selektif oleh bakteri Bifidobacterium dan Lactobacillus yang menghasilkan asam lemak rantai pendek.
Studi in vitro dilakukan pada mikrobiota feses manusia dan terlihat adanya peningkatan kadar asam lemak rantai pendek. Ketika aktivitas fermentasi prebiotik meningkat maka asam lemak rantai pendek juga meningkat. Oleh karena itu, oligosakarida ini dapat dimanfaatkan untuk mencegah dan meringankan obesitas terkait diet tinggi lemak melalui mikrobiota di saluran penceraan (Zhang et al. 2022). Selain itu studi in vivo mengenai evaluasi dampak oligosakarida alginat pada tikus diketahui bahwa memiliki kemampuan menahan air yang meningkatkan jumlah feses, sehingga membantu meningkatkan fungsi usus dan mendukung Kesehatan pencernaan secara menyeluruh. Fukoidan juga terbukti secara signifikan memperbaiki kerusakan yang disebabkan pada mikrobiota usus dan polisakarida ini dapat mengatur metabolisme lipid dan membantu menstabilkan populasi mikrobiota usus. Rumput laut bukan hanya sumber daya laut yang melimpah namun memiliki banyak manfaat terutama pada kesehatan pencernaan. Sebagai sumber alternatif prebiotik yang sangat baik. Rumput laut akan menjadi sumber pangan fungsional di masa depan yang tentunya penting bagi masyarakat untuk menekankan konsumsi rumput laut sebagai langkah proaktif untuk kesehatan saluran pencernaan yang baik.
Carrasqueira J, Bernardino S, Bernardino R, Afonso C. 2025. Marine-Derived Polysaccharides and Their Potential Health Benefits in Nutraceutical Applications. Mar Drugs 2025, Vol 23, Page 60. 23(2):60. doi:10.3390/MD23020060.
Fernández-Segovia I, Lerma-García MJ, Fuentes A, Barat JM. 2018. Characterization of Spanish powdered seaweeds: Composition, antioxidant capacity and technological properties. Food Res Int. 111:212–219. doi:10.1016/J.FOODRES.2018.05.037.
Gibson GR, Hutkins R, Sanders ME, Prescott SL, Reimer RA, Salminen SJ, Scott K, Stanton C, Swanson KS, Cani PD, et al. 2017. Expert consensus document: The International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics (ISAPP) consensus statement on the definition and scope of prebiotics. Nat Rev Gastroenterol Hepatol. 14(8):491–502. doi:10.1038/NRGASTRO.2017.75.
Zhang N, Wang Q, Lin F, Zheng B, Huang Y, Yang Y, Xue C, Xiao M, Ye J. 2022. Neoagarotetraose alleviates high fat diet induced obesity via white adipocytes browning and regulation of gut microbiota. Carbohydr Polym. 296. doi:10.1016/j.carbpol.2022.119903.



