
JurnalPost.com – Pernahkah Kalian Berfikir Apa sebenarnya rahasia dari sebuah organisasi bisa tetap stabil berjalan selama bertahun tahun menghadapi semua cobaan? Seperti yang dikatakan Peter Drucker, seorang Ahli Manajemen
“Komunikasi yang Efektif adalah minyak pelumas yang membuat mesin organisasi berjalan dengan lancar”.
Ibarat Sebuah kapal yang berlayar mengarungi lautan dengan semua badai, hujan dan bagaimana kapal itu tetap bisa berlayar sampai tujuan tanpa karam di tengah lautan, Organisasi pasti mengalaminya jika sudah berlajan lama mulai dari kehilangan motivasi dari anggotanya, pemimpin yang tak cakap sampai drama percintaan didalamnya yang dapat membuat organisasi itu goyah bahkan hancur. Organisasi seperti karang taruna, perusahaan bahkan organisasi besar layaknya WHO pasti memiliki budaya organisasi yang berbeda dengan tipe organisasi yang berbeda pula subjektifis atau objektifis setelah itu cara manajemen dalam organisasi pasti sangat berpengaruh juga apalagi kemampuan adaptasi organisasi dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman di era modern ini.
Organisasi yang mulai dirasakan oleh kebanyakan orang terutama mahasiswa adalah Himpunan Mahasiswa atau Badan Eksekutif Mahasiswa pasti banyak kalangan mahasiswa mengikuti organisasi atau mengenal organisasi setelah di tingkatan sekolah ada Osis, pasti ketika mulai merasakan suasana beroganisasi banyak merasakan tantangan atau hambatan dalam organisasi bahkan ada yang merasa kaget karena organisasi tak seperti yang dibayangkan sebelumnya contohnya masalah dalam organisasi itu banyak, dalam perjalanannya setiap masalah dalam organisasi juga dapat membentuk bagaimana iklim organisasi itu terbentuk. Nah mulai dari situ pasti ada pertanyaan bagaimana cara merajut kepercayaan antar anggota dalam organisasi yang diibaratkan mempunyai banyak kepala yang harus disatukan menjadi satu visi dalam mencapai tujuan Bersama, biasanya itu disebut menyatukan chemistry contohnya seperti sebuah tim sepak bola yang terdiri dari 11 pemain yang harus Bersatu bahu membahu bekerja sama untuk mencetak goal dari striker, gelandang, defender dan kipper begitulah gambaran dalam mencapai tujuan Bersama dalam organisasi.

Apa Rahasia Merajut Kepercayaan dalam organisasi?
Kepercayaan merupakan elemen fundamental bagi setiap organisasi. Ketika terjalin rasa saling percaya antar anggota, organisasi tersebut akan lebih mudah mencapai tujuan bersama, meningkatkan kinerja, dan membangun fondasi kokoh untuk keberlangsungan jangka panjang. Komunikasi yang efektif berperan krusial dalam membangun dan memelihara kepercayaan dalam konteks organisasi Membangun kepercayaan dalam organisasi merupakan kunci fundamental untuk mencapai kesuksesan jangka panjang. Kepercayaan memungkinkan terciptanya kolaborasi yang efektif, pengambilan keputusan yang tepat, dan peningkatan motivasi para anggota. Ada kutipan menarik mengenai kepercayaan dalam sebuah organisasi “Kepercayaan adalah fondasi dari setiap organisasi yang sukses.” – Stephen M.R. Covey, pakar kepemimpinan dan pengembangan diri, Jadi Komunikasi adalah kunci dalam hubungan antar pasangan suami istri saja komunikasi menjadi alat tenun keharmonisan hubungan apalagi dalam organisasi yang berisi banyak orang oleh karenanya ada beberapa cara dalam merajut kepercayaan dalam organisasi yakni :
• Pertama, Transparansi dan Keterbukaan dalam komunikasi
saling terbuka dan jujur dari seluruh anggota organisasi, bahkan ketika informasi yang hendak disampaikan bersifat sulit atau tidak menyenangkan.Hindari menyembunyikan informasi ataupun melakukan kebohongan kepada antar anggota organisasi karena bagaikan bangkai yang sembunyikan pasti akan tercium kebusukannya dan Sampaikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami mengenai keputusan dan tindakan yang diambil oleh organisasi agar tidak menimbulkan miss komunikasi didalam organisasi contohnya ada PT Astra International menerapkan program komunikasi internal yang komprehensif, di mana karyawan di semua tingkatan memiliki akses terhadap informasi yang relevan tentang strategi perusahaan, kinerja keuangan, dan perkembangan industri. Hal ini membantu meningkatkan rasa percaya karyawan terhadap kepemimpinan dan kebijakan perusahaan
• Kedua, Saling Mendengarkan antar anggota
untuk mendengarkan dengan seksama masukan, keluhan, dan ide-ide dari anggota organisasi biasanya mengadakan rapat mingguan, bulanan, atau triwulan membahas kemajuan serta menunjukkan rasa empati dan penghargaan terhadap pendapat anggota organisasi, agar serius dalam mencari solusi atas permasalahan yang mereka sampaikan lalu
fokus dalam mencari solusi bukan mencari siapa yang salah dan hindari menyela atau memotong pembicaraan dalam forum organisasi agar setiap informasi yang disampaikan dalam komunikasi bisa efektif.
• Ketiga, Menjunjung Tinggi Rasa Saling Menghormati
, dalam organisasi banyak terdapat perbedaan oleh karena itu juga Hargailah setiap perbedaan dan keragaman yang ada dalam organisasi. Perlakukan seluruh anggota organisasi dengan rasa hormat, terlepas dari jabatan, latar belakang, ataupun karakteristik individu mereka mulai dari hal kecil agar terjalin ikatan rasa saling terhubung dan Hindari melontarkan komentar diskriminatif atau menyinggung perasaan orang lain supaya timbul rasa respect antar anggota organisasi seiring berjalanya waktu.

Membangun kepercayaan dalam organisasi merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan usaha dan komitmen dari semua pihak. Dengan menerapkan strategi komunikasi yang efektif dan berlandaskan teori komunikasi organisasi yang tepat, organisasi dapat menciptakan lingkungan yang aman, suportif, dan kondusif bagi terjalinnya rasa saling percaya antar anggota. Hal ini ultimately akan mendorong pencapaian tujuan bersama, peningkatan kinerja, dan kesuksesan organisasi secara berkelanjutan.
Bagaimana Membangun Kekompakan dalam Organisasi Melalui Komunikasi?
Setelah membahas tentang kepercayaan lanjut mengenai kekompakan, Kekompakan merupakan elemen penting dalam kesuksesan organisasi. Ketika anggota organisasi memiliki rasa kebersamaan dan saling mendukung, mereka dapat bekerja sama secara lebih efektif, mencapai tujuan bersama, dan menghadapi tantangan secara lebih mudah karena Kekompakan dalam organisasi tidak hanya tentang kebersamaan, tetapi juga tentang menciptakan rasa saling percaya, saling menghormati, dan saling mendukung analoginya adalah sebuah tim sepak bola dalam Sebuah tim sepak bola yang kompak bagaikan sebuah orkestra yang indah. Setiap pemain memiliki peran dan tanggung jawabnya masing-masing, namun mereka bekerja sama dengan penuh sinergi untuk mencapai satu tujuan yakni mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Kekompakan tim sepak bola dibangun melalui komunikasi yang efektif, baik di dalam maupun di luar lapangan.karena Memahami tujuan dan visi organisasi agar Ketika anggota organisasi memahami tujuan dan visi bersama, mereka lebih termotivasi untuk berkontribusi dan bekerja sama dalam mencapai tujuan tersebut bisa juga Berbagi informasi dan ide dalam Komunikasi yang terbuka dan transparan memungkinkan anggota organisasi untuk berbagi informasi, ide, dan pengalaman mereka, sehingga mendorong inovasi dan kolaborasi. Menangani konflik secara konstruktif karena Konflik merupakan hal yang wajar dalam organisasi sehingga Komunikasi yang efektif memungkinkan organisasi untuk menangani konflik secara konstruktif, sehingga meminimalkan dampak negatif dan menemukan solusi yang menguntungkan semua pihak dalam organisasi.
Bisa dikatakan kunci membangun kekompakan atau chemistry dalam sebuah organisasi melalui komunikasi yang efektif adalah waktu dalam Membangun kekompakan dalam organisasi bukanlah proses yang instan. Diperlukan waktu, dedikasi, dan komitmen berkelanjutan dari semua pihak untuk mencapai rasa kebersamaan, saling menghormati, dan saling mendukung yang kuat. Membangun kekompakan dalam organisasi membutuhkan kombinasi waktu dan saling percaya. Dengan meluangkan waktu untuk berkomunikasi secara terbuka, membangun hubungan, dan memberikan dukungan, agar dapat membangun fondasi kepercayaan yang kuat. Ketika anggota organisasi merasa dihargai, didengarkan, dan dihormati, mereka akan lebih termotivasi untuk berkontribusi, berkolaborasi, dan mencapai tujuan Bersama dan juga Membangun kekompakan dalam organisasi adalah investasi jangka panjang yang akan membuahkan hasil dalam bentuk peningkatan kinerja, inovasi, dan kesuksesan. Dengan menggabungkan waktu dan saling percaya sebagai kunci utama, supaya dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi terjalinnya rasa kebersamaan, saling mendukung, dan mencapai tujuan Bersama dalam organisasi. Terima Kasih.
Oleh: Puji Mohamad Zulfiki



