Penulis : Giadita Sahrani
Universitas Pamulang
JurnalPost.com – Alfamart adalah sebuah brand minimarket penyedia kebutuhan hidup sehari – hari yang dimiliki oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Pada tahun 1989 merupakan awal berdirinya Alfamart, dengan dimulainya usaha dagang rokok dan barang – barang konsumsi oleh Djoko Susanto dan keluarga yang kemudian mayoritas kepemilikannya dijual kepada PT. HM Sampoerna pada Desember 1989. Pada tahun 1994 Struktur kepemilikan berubah menjadi 70% dimiliki oleh PT. HM Sampoerna Tbk dan 30% dimiliki oleh PT. Sigmantara Alfindo keluarga Djoko Susanto (Ii & Perusahaan, 2018).
PT. Alfa Minimart Utama (AMU) didirikan pada tanggal 27 Juli 1999,dengan pemegang saham PT. Alfa Retailindo, Tbk sebesar 51% dan PT. Lancar Distrindo sebesar 49%. PT. Alfa Minimart Utama (AMU) ini kemudian membuka Alfa Minimart pada tanggal 18 Oktober 1999 berlokasi dijalan Beringin Raya, Karawaci Tangerang
Nilai-Nilai Perusahaan
1. Integritas yang Tinggi
Jujur, disiplin, dan konsisten dalam bekerja berlandaskan etika serta bertanggung jawab terhadap pekerjaan.
2. Inovasi Untuk Kemajuan yang Lebih Baik
Kreatif dalam bekerja, berkomitmen untuk melakukan perbaikan cara kerja secara terus menerus.
3. Kualitas dan Produktivitas yang Tertinggi.
Mampu menjalankan tugas serta fokus pada pencapaian hasil kerja yang lebih baik.
4. Kerja Sama Tim.
Terlibat aktif serta mendorong terciptanya semangat dan kekompakan tim.
5. Kepuasan Pelanggan Melalui Pelayanan Terbaik
Berinisiasi tinggi memenuhi kebutuhan dan memastikan terciptanya kepuasan pelanggan.
Pengembangan Karyawan
Pengembangan karyawan pada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dilakukan untuk meningkatkan kemampuan karyawan pada aspek pengetahuan, keahlian, serta kemampuan karyawan yang dilakukan dengan pelatihan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Program pengembangan karyawan ini melibatkan jumlah sumber daya yang tidak sedikit dan memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam meningkatkan kinerja.
PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, yang dikenal sebagai Alfamart, memiliki proses pengembangan karyawan yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan karyawan. Proses ini melibatkan berbagai tingkat manajemen, dari tingkat unit bisnis hingga tingkat korporasi, dan mencakup target penjualan, belanja modal, biaya operasional, dan alokasi sumber daya. Sistem pengembangan karyawan ini berfungsi sebagai alat perencanaan, koordinasi, dan pengendalian untuk mencapai tujuan perusahaan.
Dalam upaya meningkatkan daya jual dan saing terhadap Minimart lain, diadakan pelatihan dan pengembangan kepada para karyawan. Karyawan diwajibkan mampu bekerja secara berkelompok maupun individu, oleh sebab itu di setiap gerai toko memiliki seorang karyawan yang memiliki kompetensi mengatur sumber daya manusia maupun administrasi. Kemampuan mengatur bawahan ini yang akan menjadi bahasan mengenai pengembangan karyawan lebih spesifiknya posisi karyawan senior.
PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk memiliki sistem akuntansi manajemen yang memberikan informasi keuangan dan non-keuangan yang relevan, seperti biaya, pendapatan, profitabilitas, produktivitas, dan efisiensi. Laporan keuangan yang disusun secara berkala menjadi dasar penilaian kinerja keuangan perusahaan. Analisis rasio keuangan dilakukan untuk mengevaluasi likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan efisiensi operasional. Informasi keuangan yang terintegrasi dengan sistem pengendalian manajemen lainnya memungkinkan perusahaan untuk mengelola sumber daya secara efektif.
Dengan demikian, PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk dapat meningkatkan kemampuan karyawan dan mengelola sumber daya secara efektif, sehingga dapat meningkatkan kinerja keuangan dan mencapai tujuan perusahaan.
Penulis : Giadita Sahrani
Universitas Pamulang



