
Sidoarjo, JurnalPost.com – Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPN “Veteran” Jawa Timur kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di MA Darul Ulum Waru Sidoarjo dengan mengangkat tema “Smart Teen Finance: Belajar Mengatur Uang Saku dengan Prinsip Akuntansi.” Materi yang diberikan bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan membangun karakter disiplin finansial pada generasi muda sejak dini sebagai wujud Akuntansi Bela Negara.
Kegiatan ini didampingi oleh tim dosen Program Studi Akuntansi FEB UPN “Veteran” Jawa Timur, yaitu Dr. Lina Nasehatun Nafidah, S.E., M.Aks., Dr. Dra. Endah Susilowati, M.Si., CFrA., CBV., CMA., QRMP., yang memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan pribadi melalui pendekatan sederhana yang relevan dengan kehidupan pelajar.
Dalam pemaparannya, tim pengabdian menjelaskan bahwa akuntansi bukan hanya berkaitan dengan pencatatan keuangan perusahaan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui konsep Akuntansi Bela Negara, peserta diajak memahami bahwa kemampuan mengelola keuangan secara bertanggung jawab merupakan bagian dari pembentukan karakter disiplin, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Salah satu materi utama yang disampaikan adalah pentingnya menabung sebagai kebiasaan positif yang perlu dibangun sejak usia sekolah. Peserta diberikan pemahaman bahwa menabung tidak hanya berfungsi sebagai cadangan dana untuk kebutuhan mendesak, tetapi juga menjadi sarana untuk belajar hidup hemat, menghargai nilai uang, meningkatkan disiplin, serta memahami dasar-dasar pengelolaan keuangan pribadi.
Selain itu, tim pengabdian juga mengangkat isu yang sangat dekat dengan kehidupan remaja saat ini, yaitu fenomena Generasi Z dan perilaku konsumtif. Sebagai generasi yang tumbuh di era digital, Gen Z memiliki akses yang sangat mudah terhadap berbagai produk dan layanan melalui internet serta media sosial. Kondisi tersebut sering kali memicu perilaku konsumtif akibat pengaruh tren, budaya Fear of Missing Out (FOMO), personalisasi iklan digital, serta dorongan untuk mengikuti gaya hidup yang sedang populer.
Dalam sesi diskusi, peserta diajak mengidentifikasi berbagai faktor yang mendorong perilaku konsumtif, seperti pengaruh media sosial, kemudahan akses kredit dan pembayaran digital, kebiasaan self-reward, serta tekanan lingkungan sosial. Peserta juga diberikan wawasan mengenai dampak perilaku konsumtif terhadap kondisi keuangan pribadi, termasuk berkurangnya kemampuan menabung, rendahnya literasi keuangan, serta tidak adanya perencanaan keuangan jangka panjang.

Melalui metode penyampaian yang interaktif, para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Berbagai contoh kasus keuangan sehari-hari digunakan untuk membantu peserta memahami cara menyusun prioritas kebutuhan, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta menyusun rencana penggunaan uang saku yang lebih bijak dan produktif.
Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa kemampuan mengelola keuangan merupakan salah satu keterampilan hidup (life skills) yang sangat penting dimiliki generasi muda. Dengan pemahaman yang baik mengenai pengelolaan uang sejak remaja, diharapkan siswa mampu menjadi pribadi yang lebih mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan siswa tentang keuangan, tetapi juga mampu mengubah pola pikir mereka untuk lebih bijak dalam menggunakan uang, membangun budaya menabung, serta memiliki tujuan finansial yang jelas sejak dini,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif dan menarik. Para siswa mengajukan berbagai pertanyaan terkait cara mengatur uang saku, strategi menabung yang efektif bagi pelajar, hingga tips menghindari perilaku konsumtif akibat pengaruh media sosial. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kebutuhan akan edukasi literasi keuangan di kalangan remaja.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Akuntansi FEB UPN “Veteran” Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat melalui program-program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan generasi muda dan perkembangan zaman.
“Remaja Cerdas Finansial Hari Ini, Generasi Tangguh Indonesia Esok Hari.”




