
JurnalPost.com – Dalam rangka meningkatkan upaya perlindungan lingkungan tersebut, program Go Green dengan tanaman produktif telah diluncurkan. Program ini merupakan bagian dari laporan PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kelompok PMM 102 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Berdasarkan laporan tersebut, Go Green tanaman produktif tidak hanya berfungsi sebagai metode konservasi tanah dan air. Tapi juga sebagai salah satu inovasi dan sumber pendapatan bagi petani lokal.
Ditanamnya tanaman produktif di area yang sebelumnya gundul dapat membantu memperbaiki kualitas tanah. Selain itu, juga meningkatkan produksi tanaman produktif dalam jangka panjang.
”Melalui program ini, kita berupaya menggabungkan pelestarian lingkungan dengan pembangunan ekonomi,” ujar Ketua Kelompok PMM UMM 102 Soraya Maharanie Rachfi.
”Dengan cara ini, masyarakat mendapatkan manfaat ganda. Yaitu mereka dapat memanen tanaman produktif yang dihasilkan sekaligus menikmati manfaat lingkungan dari Go Green,” tambahnya.

Program Go Green ini telah diterapkan di beberapa daerah di Kab. Paser, dan diharapkan dapat menarik perhatian pemerintah pusat untuk diterapkan di seluruh Indonesia. Selain meningkatkan produksi tanaman, program ini juga diharapkan dapat mengurangi dampak perubahan iklim dan meningkatkan cadangan karbon.
Kelompok PMM UMM juga mencatat bahwa penanaman tanaman produktif sejauh ini telah menunjukkan hasil positif. Itu dibuktikan dengan pertumbuhan pohon yang sehat dan produksi tanaman yang meningkat.

Ini menandakan bahwa program Go Green bisa menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan produksi tanaman produktif di Indonesia serta menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat, Kelompok PMM 102 UMM berharap inisiatif ini akan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.




