
Oleh : Aulia Safitri
JurnalPost.com – Permasalahan lingkungan hidup saat ini menjadi salah satu permasalahan global yang sering mendapatkan perhatian serius. Banyak jenis permasalahan seperti pencemaran udara, pencemaran air, meningkatnya jumlah sampah plastik, kerusakan hutan, dan jenis perubahan iklim yang menunjukkan bahwa kondisi lingkungan di bumi sedang menghadapi tekanan yang cukup besar. Aktivitas yang dilakukan manusia tidak selalu memperhatikan keseimbangan alam menjadi salah satu resiko utama terjadinya kerusakan lingkungan tersebut. Kondisi ini dapat terjadi terus berlanjut tanpa adanya upaya dan usaha perbaikan, maka dampaknya tidak hanya akan dirasakan oleh generasi saat ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang.
Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam yang sangat besar, juga tidak terlepas dari berbagai jenis permasalahan lingkungan. Sampah plastik yang menumpuk, pencemaran sungai, dan kurangnya kawasan hutan, merupakan beberapa contoh masalah yang sering terjadi. Kesadaran itulah yang harus dibentuk untuk menjaga lingkungan harus dimiliki seluruh lapisan masyarakat. Salah satu kelompok yang memiliki peran penting untuk menjaga lingkungan saat ini adalah generasi muda. Generasi muda adalah generasi yang dapat menerus kan, mengendalikan dan mengembangkan pembangunan dalam pengelolaan lingkungan di masa depan. Untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini, diharapkan generasi muda dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam.
Pertama, generasi muda mempunyai potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Di usia muda, seseorang biasanya dapat lebih mudah menerima pengetahuan baru dan lebih terbuka terhadap berbagai gagasan yang inovatif. Hal ini membuat generasi muda lebih mudah untuk memahami pentingnya menjaga keleastarian lingkungan. Ketika seseorang mendapatkan pendidikan dan pemahaman yang baik tentang permasalahan lingkungan, mereka dapat menjadi relawan dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan alam. Contohnya, generasi muda dapat terlibat dalam berbagai kegiatan seperti penanaman pohon, kegiatan bersih-bersih lingkungan, pengelolaan sampah, serta kegiatan penyebaran tentang pengurangan penggunaan plastik. Kegiatan-kegiatan tersebut mungkin terlihat sederhana, namun jika dilakukan dengan konsisten dan melibatkan banyak orang, maka memberikan dampak yang sangat besar bagi lingkungan. Dengan adanya keterlibatan generasi muda dalam kegiatan pelestarian lingkungan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan juga akan meningkat.
Kedua, generasi muda saat ini memiliki akses yang sangat luas terhadap teknologi dan informasi. Perkembangan teknologi digital dan penggunaan media sosial yang semakin pesat dapat memberikan peluang yamg besar bagi generasi muda untuk menyebarkan informasi tentang isu permasalahan lingkungan. Melalui berbagai sumber seperti media sosial, mereka dapat berbagi pengetahuan, pengalaman, dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan. Banyak gerakan lingkungan yang dimulai dari kampanye di media sosial, contohnya yaitu gerakan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, gerakan membawa botol minum atau tumblr sendiri, serta gerakan memilah sampah organik dan anorganik. Kegiatan tersebut dapat dengan mudah mengajak banyak orang dalam waktu yang singkat. Dengan cara ini, generasi muda tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi penyebar informasi yang dapat memberikan pengaruh positif kepada masyarakat luas.
Ketiga, kesadaran lingkungan yang dimiliki oleh generasi muda dapat memberikan pengaruh positif terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. Ketika anak muda zaman sekarang mulai menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, kebiasaan tersebut dapat menjadi contoh bagi orang lain. Misalnya, buang sampah pada tempatnya, menghemat penggunaan air dan listrik, menggunakan tas belanja yang dapat digunakan kembali, serta mengurangi penggunaan barang sekali pakai. Kebiasaan dan tindakan sederhana tersebut jika dilakukan secara terus-menerus dapat membentuk budaya peduli lingkungan dalam masyarakat. Lingkungan yang bersih dan sehat tentu akan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, seperti mengurangi risiko penyakit, menciptakan kenyamanan, dan membantu menjaga keseimbangan ekosistem.
Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari semua pihak untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di tingkatan generasi muda. Sekolah memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Dengan berbagai kegiatan seperti program penghijauan, pengelolaan sampah di sekolah, serta kegiatan kebersihan lingkungan, siswa dapat belajar secara langsung mengenai cara menjaga lingkungan.
Referensi :
Despriana, A., Rianti, P., D.(2024). Analisis Peran Pendidikan Kelestarian Lingkungan dalam
Membentuk Kesadaran Lingkungan di Kalangan Generasi Muda. Jurnal Pendidikan Merdeka Belajar, 1(2), 1-3.



