
Surabaya, JurnalPost.com – sebagai ibu kota Provinsi Jawa Timur, menghadapi berbagai tantangan lingkungan, salah satunya adalah pengelolaan limbah organik. Di tengah kemajuan kota, RW 07 Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, menunjukkan langkah inovatif melalui program pengelolaan limbah organik berbasis komposter anaerob. Program ini diprakarsai oleh Sub Kelompok 5 KKN Non Reguler Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Program yang berlangsung dari 23 November 2024 hingga 5 Januari 2025 ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam mengelola limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat seperti pupuk kompos dan pupuk cair. Limbah organik, seperti sisa makanan dan sayuran, sering kali menjadi penyebab utama penumpukan sampah di perkotaan. Namun, melalui pendekatan inovatif berbasis fermentasi anaerob, limbah ini dapat diubah menjadi sumber daya yang bernilai tinggi.
Meningkatkan Kesadaran Lingkungan
Dalam pelatihan yang diadakan di Balai RW 07, masyarakat diajarkan cara membuat pupuk kompos dan cair melalui proses fermentasi tanpa oksigen. Metode ini tidak hanya sederhana, tetapi juga efektif dalam mengurangi emisi gas yang dihasilkan selama proses penguraian. Selain itu, pupuk yang dihasilkan dapat langsung digunakan untuk mendukung pertanian lokal.

Dampak Positif Bagi Masyarakat
Selain memberikan pelatihan, program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah organik. Kini, warga RW 07 Wonorejo mulai memanfaatkan hasil pengolahan limbah untuk taman komunitas dan kebun-kebun kecil di sekitar wilayah mereka. Langkah ini menjadi bukti bahwa solusi lingkungan tidak selalu membutuhkan teknologi canggih, tetapi cukup dengan inovasi sederhana yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Dengan keberhasilan program ini, RW 07 Wonorejo diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk mengadopsi pendekatan serupa. Surabaya, sebagai kota besar, membutuhkan inisiatif-inisiatif seperti ini untuk memastikan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.




