
JurnalPost.com – Program magang menjadi salah satu kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung. Hal tersebut juga dirasakan oleh Obi, mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan peminatan Public Relations dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang sedang melaksanakan kegiatan magang di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur.
Selama menjalani magang, Obi mendapatkan banyak pengalaman baru, khususnya dalam bidang komunikasi digital dan produksi konten. Salah satu ilmu yang paling berkesan adalah mengenai copywriting. Dalam proses tersebut, Obi mempelajari bagaimana cara menyusun kalimat yang menarik, komunikatif, dan mampu menyampaikan pesan kepada masyarakat secara efektif.
Dalam proses magang tersebut, Obi belajar bahwa sebuah konten memerlukan strategi komunikasi yang tepat agar dapat menarik perhatian masyarakat. Salah satunya melalui penggunaan hook sebagai pembuka yang menarik perhatian audiens, serta CTA yang digunakan untuk mengajak audiens berinteraksi atau mengikuti pesan yang terdapat dalam konten.
“Dari magang ini saya belajar bahwa membuat konten bukan hanya soal editing atau visual saja, tetapi bagaimana sebuah pesan bisa menarik perhatian dan dipahami audiens. Hook dan CTA menjadi hal baru yang saya pelajari dalam dunia komunikasi digital,” ujar Obi.
Selain mempelajari copywriting, Obi juga diberikan kesempatan untuk membuat script atau naskah konten untuk kebutuhan media sosial Diskominfo Jawa Timur. Pengalaman tersebut membuatnya memahami bagaimana proses perencanaan sebuah konten dilakukan sebelum diproduksi.
Menariknya, Obi tidak hanya berada di balik layar sebagai penulis script. Ia juga ikut terjun langsung ke lapangan untuk membantu mendirect jalannya proses produksi konten. Pengalaman ini menjadi tantangan tersendiri karena konsep yang telah ditulis dalam script sering kali berbeda dengan kondisi nyata di lapangan.
Perubahan situasi, kondisi lokasi, hingga teknis pengambilan gambar membuat Obi harus mampu berpikir cepat dalam mencari solusi agar hasil konten tetap sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
“Ketika terjun langsung di lapangan, saya sadar bahwa realita tidak selalu sama seperti yang ditulis di script. Dari situ saya belajar bagaimana cara beradaptasi, mengambil keputusan cepat, dan tetap menjaga arah konten agar sesuai dengan konsep awal,” tambahnya.
Bagi Obi, pengalaman magang di Diskominfo Jawa Timur menjadi implementasi nyata dari bidang Public Relations yang sedang dipelajarinya. Tidak hanya meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama tim, pengalaman ini juga memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya strategi komunikasi digital dalam menyampaikan informasi kepada publik.




