• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Pengalaman Pertama di Simposium Internasional: Suarakan Femisida

Editor Redaksi
23 Juni 2025
in Berita
Tangkapan layar saat presentasi(28/05/2025). Sumber: koleksi pribadi.

Surabaya, JurnalPost.com – Tanggal 28 Mei 2025, pukul 14.00 WIB, Febrianti Dewi, lebih sering dipanggil Dewi, seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag Surabaya). Sebagai salah satu dari lima mahasiswa Untag Surabaya yang berpartisipasi, Dewi memperoleh kesempatan istimewa untuk mempresentasikan hasil penelitiannya dalam “The 4th Undergraduate Research Symposium”. Acara ini diselenggarakan secara daring, merupakan hasil kolaborasi antara Untag Surabaya dan Xavier University – Ateneo de Cagayan, Filipina.

Partisipasi ini menandai pengalaman presentasi internasional perdana bagi Dewi. Jujur diakui, terdapat kecemasan yang mendalam menjelang acara tersebut. Dewi teringat jelas pada tanggal 22 Mei 2025 sekitar pukul 13.30 WIB, usai sesi bimbingan skripsi, dosen pembimbingnya, Pak Dey, menganjurkan Dewi untuk mengikuti kegiatan ini. Meskipun dalam hati merasa belum sepenuhnya siap, mengingat penelitian yang akan dipresentasikan masih dalam tahap awal, Dewi menyanggupinya. Terkadang, terdapat ketidakselarasan antara perasaan dan pikiran; di satu sisi hati merasa tidak siap, namun di sisi lain pikiran menyerukan, “Ayo Dewi, kesempatan ini tidak datang dua kali”.

HARI H

Tangkapan layar room 1. Sumber: koleksi pribadi (28/05/2025).

Pada hari-H, Dewi mempresentasikan penelitiannya yang berjudul “Feminist Activist’s Resistance Against Femicide (A Content Analysis of Instagram Account @indonesiahapusfemisida Posts)”. Dalam presentasi yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom ini, Dewi menguraikan alasan di balik pemilihan topik penelitiannya yang sederhana namun memiliki makna mendalam. Selama periode 2023-2025, Dewi mengamati peningkatan drastis fenomena kasus femisida di Indonesia, selanjutnya, Dewi menemukan akun Instagram @indonesiahapusfemisida yang secara aktif menyuarakan isu ini. Dewi merasa perlu untuk menggali lebih dalam, memahami bagaimana akun tersebut melakukan perlawanan terhadap femisida, dan berharap penelitiannya dapat menjadi kontribusi kecil dalam upaya besar tersebut.

Simposium ini merupakan hasil kerja sama antara Untag Surabaya dan Xavier University-Ateneo de Cagayan. Selain itu, turut berpartisipasi pula mahasiswa dari TAT UMT dan Walailak University, dengan total 14 presentasi. Karena pelaksanaannya secara daring, sesi dibagi ke dalam tiga ruang virtual. Dewi ditempatkan di Ruang 1, bersama empat presenter lainnya; dua dari Xavier University, satu dari TAR UMT, dan Dewi sebagai perwakilan Untag Surabaya. Setiap presenter diberikan waktu 10 menit untuk memaparkan penelitiannya, memfasilitasi pertukaran ide yang berharga antar peserta dari berbagai negara.

Acara dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB. Dewi berupaya menyampaikan seluruh hasil penelitiannya secara jelas, termasuk alasan kuat di balik pemilihan topik ini. Diketahui bahwa dalam akun Instagram @indonesiahapusfemisida pada periode Januari-April 2025, banyak dilakukan kampanye digital perlawanan terhadap faktor ideologis, sosiologis, dan paksaan yang berakar pada budaya patriarki, penyebab utama femisida. Beberapa faktor yang disoroti meliputi pembentukan laki-laki sebagai sosok dominan dalam budaya patriarki, objektifikasi perempuan, relasi kuasa yang timpang antara perempuan dan laki-laki, serta pemaksaan terhadap perempuan untuk menerima kekerasan berbasis gender yang berujung pada kematian perempuan atau femisida oleh laki-laki. Dewi berharap, melalui presentasi ini, kesadaran akan bahaya femisida dan urgensi perlawanan terhadapnya dapat meningkat di kalangan masyarakat luas.

Setelah presentasi selesai, Dewi merasakan kelegaan dan kebanggaan yang luar biasa. Ini bukan sekadar penyelesaian tugas akademik, melainkan juga kontribusi nyata, sekecil apa pun, terhadap isu yang sangat Dewi yakini. Pengalaman ini memperkaya wawasan Dewi dan menambah pengalaman baru, khususnya dalam melakukan presentasi berbahasa Inggris untuk pertama kalinya.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

Editor Nadia
17 September 2026
0

GELORA LITERASI: Literacy and Children's Creativity Movement as an Effort to Improve Children's Reading Interest and Creativity in Sumurgede Village...

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Editor Redaksi
28 Agustus 2026
0

CEPU, JURNALPOST — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

JurnalPost.com - Desa Sukorejo/Kota Sragen, 4 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IBDU 42 Universitas Diponegoro melaksanakan...

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

SEMARANG, JurnalPost.com - Stigma negatif di lingkungan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemuda di kawasan pesisir Bandarharjo, Kecamatan...

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Tim Pengabdian Masyarakat Polinema melakukan PKM di Desa Wisata Jamu, Karangrejo Kromengan, Kab.Malang JurnalPost.com - Dalam upaya memodernisasi sektor usaha...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.