• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Pengabdian Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG) Hilirisasi Alat Pencetak Pentol Semi-Otomatis Tingkatkan Efisiensi Produksi UMKM di Desa Sukorejo

Editor Redaksi
14 Juli 2026
in Berita

JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG) melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat melaksanakan program bertajuk “Hilirisasi Alat Pencetak Pentol Semi-Otomatis untuk Mitra Penjual Pentol Keliling demi Mewujudkan Efisiensi Kerja dan Optimalisasi Hasil Produksi” di Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026, bertempat di UMKM Pentol Krisnanto, RT.03 RW.01, Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam memberikan solusi nyata kepada masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna.

Pelaksanaan kegiatan berada di bawah supervisi Rizki Dwi Bakhtiar Surin, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang memberikan arahan, bimbingan, serta pendampingan kepada mahasiswa mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program agar kegiatan berjalan sesuai tujuan yang telah direncanakan.

Program Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan oleh empat mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG) yang berasal dari lintas program studi, yaitu Agung Samudra (NBI 1462300158) Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik, Muhammad Iqbal Elang Saputra (NBI 1152300027) Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Yudan Pratama (NBI 1412300061) Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik, serta Bunga Erliyantri Agustina (NBI 1122300064) Program Studi Ilmu Administrasi Niaga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Program ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi yang menunjukkan bahwa proses produksi pentol pada UMKM mitra masih dilakukan secara manual menggunakan tangan dan sendok. Kondisi tersebut menyebabkan proses pencetakan membutuhkan waktu sekitar 3,5 hingga 4 jam untuk menghasilkan sekitar 8 kilogram adonan pentol. Selain membutuhkan tenaga yang cukup besar, metode manual juga menghasilkan ukuran pentol yang kurang seragam, meningkatkan risiko kontaminasi akibat kontak langsung dengan tangan, serta membatasi kapasitas produksi ketika permintaan meningkat. Akibatnya, mitra belum mampu memenuhi pesanan dalam jumlah besar sehingga peluang pengembangan usaha menjadi kurang optimal.

Melalui program ini, tim Pengabdian Masyarakat menghadirkan inovasi berupa alat pencetak pentol semi-otomatis berbasis mekanisme tuas (hand-press) yang dibuat menggunakan material stainless steel food-grade sehingga aman digunakan untuk proses produksi makanan. Alat tersebut dirancang untuk membantu mempercepat proses pencetakan pentol, menghasilkan ukuran produk yang lebih seragam, meningkatkan standar higienitas, mengurangi beban kerja pelaku usaha, serta meningkatkan kapasitas produksi harian.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai fungsi dan manfaat alat kepada mitra, dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan alat, demonstrasi proses pencetakan pentol, uji coba produksi, kalibrasi alat agar menghasilkan ukuran pentol yang seragam, serta pendampingan penggunaan dan perawatan alat. Selain itu, tim mahasiswa juga menyerahkan panduan penggunaan sebagai upaya menjaga keberlanjutan pemanfaatan teknologi tepat guna tersebut sehingga dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.

Tujuan utama dari pelaksanaan program ini adalah meningkatkan efisiensi proses produksi UMKM melalui penerapan teknologi tepat guna, meningkatkan kualitas dan higienitas produk, mempercepat waktu produksi hingga lebih dari 50 persen, meningkatkan kapasitas produksi harian, serta mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing usaha mikro agar mampu berkembang secara berkelanjutan. Dengan adanya inovasi ini, diharapkan pelaku UMKM dapat memenuhi permintaan pasar yang lebih besar sekaligus meningkatkan pendapatan usahanya.

Rizki Dwi Bakhtiar Surin, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan bahwa kegiatan Pengabdian Masyarakat merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya memberikan pengalaman kepada mahasiswa, tetapi juga menghadirkan solusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, penerapan alat pencetak pentol semi-otomatis diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, menjaga kualitas dan higienitas produk, serta mendorong UMKM agar semakin berkembang dan memiliki daya saing yang lebih baik.

Sementara itu, Bunga Erliyantri Agustina selaku perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa kegiatan Pengabdian Masyarakat ini memberikan pengalaman yang sangat berharga karena mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk membantu menyelesaikan permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan mitra menjadi faktor penting dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat. “Kami berharap alat pencetak pentol semi-otomatis ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mitra sehingga mampu meningkatkan efisiensi produksi, memperbaiki kualitas hasil produksi, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi perkembangan UMKM di Desa Sukorejo,” ujar Bunga Erliyantri Agustina.

Di sisi lain, Krisnanto selaku pemilik UMKM Pentol Sukorejo mengungkapkan bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya alat pencetak pentol semi-otomatis yang diberikan oleh tim Pengabdian Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG). Menurutnya, alat tersebut mampu mempercepat proses produksi dibandingkan dengan metode manual sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan, lebih efisien, dan kapasitas produksi meningkat. “Dengan adanya alat ini, proses mencetak pentol menjadi lebih cepat sehingga produksi juga meningkat. Pekerjaan menjadi lebih ringan dan saya berharap alat ini dapat terus membantu perkembangan usaha kami ke depannya,” ujar Krisnanto.

Perangkat Desa Sukorejo juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Pengabdian Masyarakat yang menghadirkan inovasi alat pencetak pentol semi-otomatis. Menurutnya, program Teknologi Tepat Guna (TTG) tersebut cukup relevan untuk dikembangkan di Desa Sukorejo mengingat terdapat banyak pelaku UMKM yang bergerak di bidang usaha pentol. Kehadiran alat ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas pelaku usaha melalui proses produksi yang lebih cepat, menghasilkan ukuran pentol yang lebih seragam, serta berpotensi meningkatkan pendapatan mitra. Selain itu, dengan kapasitas produksi yang semakin besar, mitra juga memiliki peluang untuk mengembangkan produknya dalam bentuk frozen food, sehingga tidak hanya dipasarkan secara berkeliling, tetapi juga dapat dipasarkan sebagai produk beku yang memiliki jangkauan pasar lebih luas. Perangkat Desa Sukorejo juga berharap program ini dapat berkelanjutan dengan adanya pendampingan lanjutan dari tim mahasiswa. Menurutnya, setelah penyerahan alat dan buku panduan, perlu dilakukan evaluasi serta penyempurnaan terhadap alat apabila ditemukan kekurangan selama penggunaan, mengingat setiap teknologi tentu memiliki peluang terjadinya kendala yang perlu diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh mitra.

Program Pengabdian Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG) melalui hilirisasi alat pencetak pentol semi-otomatis di Desa Sukorejo menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan UMKM melalui penerapan teknologi tepat guna. Inovasi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi, menjaga kualitas dan higienitas produk, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperkuat daya saing usaha mikro sehingga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi mitra.

Melalui sinergi antara dosen, mahasiswa, mitra, dan masyarakat, kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang mampu menghasilkan inovasi yang aplikatif, bermanfaat, dan berkelanjutan. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG) berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Sukorejo.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

Editor Nadia
17 September 2026
0

GELORA LITERASI: Literacy and Children's Creativity Movement as an Effort to Improve Children's Reading Interest and Creativity in Sumurgede Village...

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Editor Redaksi
28 Agustus 2026
0

CEPU, JURNALPOST — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

JurnalPost.com - Desa Sukorejo/Kota Sragen, 4 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IBDU 42 Universitas Diponegoro melaksanakan...

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

SEMARANG, JurnalPost.com - Stigma negatif di lingkungan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemuda di kawasan pesisir Bandarharjo, Kecamatan...

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Tim Pengabdian Masyarakat Polinema melakukan PKM di Desa Wisata Jamu, Karangrejo Kromengan, Kab.Malang JurnalPost.com - Dalam upaya memodernisasi sektor usaha...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.