
JurnalPost.com – Pengabdian masyarakat oleh mahasiswa kelompok 44 gelombang 01 tahun 2025 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengimplemntasi pembuatan embung sebagai tadah air hujan untuk mengatasi lahan kering di kawasan lereng pada Desa Pesanggrahan, Kota Batu.
Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengapalikasikan progam kerja hasil penelitian Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kepada masyarakat desa pesanggrahan. PMM Kelompok 44 gelombang 01 tersebut di bawah bimbingan dosen pendamping lapang (DPL) Bapak Febri Arif Cahyo Wibowo, S.Hut., M.Sc yang beranggota kelopok 5 orang M Dimas inwan A. Sebagai koordinator atau ketua kelompok, Putra Aris A. Sebagai kordinator lapang, Annisa Salma Avrillia E. Sebagai bendahara, Faticha Ghoni M. Sebagai sekertaris, Alvian Dhani M. Sebagai dokumentasi kegiatan dan laporan.
Anggota kelompok 44 gelombang 01 melihat permaaslahan yang ada di kawasan desa yang dimana mayoritas lahannya adalah perkebunan atau pertanian sayur. Mahasiswa PMM kelompok 44 gelombang 01 membuat sebuah inovasi atau progam untuk masyarakat kususnya pada sektor pertanian dan perkebunan yakni membuat Embung sebuah tadah air hujan dan air sumber.

Progam kerja ini bertujuan untuk memanfaatkan luapan air sumber dan juga menyimpar air di kawasan hutan dan pertanian pada kawan lereng gunung untuk tuk penyiraman tanaman pada saat musim kemarau yang bisa di manfaatkan oleh masyarakat sekitar.
Pembuatan embung ini dari mencari lokasi dan sumber air yang strategis yang dapat mengisi air pada embung, kemudian menggali sebuah lubang dengan kedalaman 2 meter dan lebar 4 x 7 meter pada pembbuatan embbung ini menggunakan bata merah yang di lakukan gotong royong bersama masyarakat, selanjutnya membuat lubang atau buangan aliran air pada embung bagian bawah dan memasang pipa untuk di aliran ke kebung masyarakat sekitar.
Progam kerja pembuatan embung ini dapat di manfaatkan oleh masyarakat dan dapat mengatasi krisis air pada kawasan pegunungan saat musim kemarau dan dapat mendapatkan hasil perkebunan yang cukup baik dengan adanya air yang melimpah untuk memaksimalakan proses penyiraman tanaman.




