• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Pengabdian Dosen Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Politeknik Negeri Madiun (PNM) : Pemberdayaan Pengrajin Bambu Magetan Menuju Wirausaha Kreatif Penopang Wisata Berkelanjutan

Editor Redaksi
8 November 2025
in Berita

Magetan,JurnalPost.com – Tim dosen lintas perguruan tinggi dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Politeknik Negeri Madiun (PNM) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berbasis kewirausahaan PM-UPUD (Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha bambu di Kabupaten Magetan agar mampu bersaing di pasar modern. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dr. Raya Sulistyowati, S. Pd., S.M., M.Pd., CRP, sebagai ketua dengan anggota tim dosen diantaranya Dr. Aries Dwi Indriyanti, S.Kom., M.Kom., Hanna Zakiyya, S.T., M.T., serta Ir. Dimas Nur Prakoso, S.Tr.,T., M.Tr.T. dan 4 mahasiswa FEB UNESA yang terlibat dalam program ini. Program bertajuk “Pemberdayaan Pengrajin Bambu di Magetan sebagai Wirausaha Kreatif Penopang Wisata Berkelanjutan” ini berlangsung mulai Juni hingga November 2025 dan didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Kegiatan pengabdian ini menyasar dua mitra utama, yaitu UD. Bambu Hitam milik Shodikin dan UD. Bambu Murni milik Wahyudi, yang keduanya merupakan pioner industri kerajinan bambu di Desa Ringinagung, Kabupaten Magetan. Kabupaten Magetan sendiri merupakan salah satu sentra industri bambu terpenting di Jawa Timur, dengan lebih dari 5.700 unit usaha bambu yang menyumbang hingga 85,69% perekonomian daerah. Namun, potensi besar tersebut masih menghadapi tantangan berupa rendahnya inovasi desain, keterbatasan teknologi, lemahnya manajemen usaha, dan minimnya pemanfaatan media digital.

“Program ini kami rancang untuk menjawab tantangan para pengrajin agar bisa naik kelas dari usaha tradisional menjadi wirausaha kreatif yang terintegrasi dengan sektor pariwisata,” ujar Dr. Raya Sulistyowati, S. Pd., S.M., M.Pd., CRP, Ketua Tim Pelaksana PKM.

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian menghadirkan solusi komprehensif yang mencakup penerapan teknologi tepat guna seperti mesin pemotong, mesin pembelah, dan oven pengering bambu untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi. Selain itu, tim juga mengembangkan website pemasaran, modul pembukuan usaha, serta rambu K3 untuk meningkatkan keselamatan kerja dan tata kelola usaha yang lebih profesional.

Rangkaian kegiatan dimulai dari sosialisasi pentingnya K3 dan manajemen usaha, dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan teknologi, pembuatan konten digital untuk promosi, hingga pendampingan intensif dalam penerapan teknologi.

Program ini juga mengukur peningkatan keterampilan mitra melalui pre-test dan post-test, sehingga dampak kegiatan dapat terukur secara nyata.

“Selama ini kami kesulitan memenuhi permintaan pasar karena keterbatasan alat dan kurangnya pengetahuan manajemen. Kehadiran tim dosen sangat membantu kami mempercepat produksi sekaligus membuka peluang pemasaran digital,” ungkap Wahyudi, pemilik UD. Bambu Murni. Hal senada juga disampaikan Shodikin, pemilik UD. Bambu Hitam, yang menyebut program ini memberikan pengetahuan baru dan membuka peluang usaha yang lebih luas.

Program PKM ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga mendorong legalitas usaha, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta branding digital agar produk bambu Magetan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Di tahun-tahun berikutnya, kegiatan akan difokuskan pada diversifikasi desain produk khas Magetan sebagai amenitas wisata berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi industri bambu sebagai tulang punggung ekonomi kreatif daerah.

Kegiatan ini didukung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, yang turut berperan dalam fasilitasi pameran produk pasca kegiatan. Program juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa melalui keterlibatan dalam pelatihan, pendampingan, dan pembuatan konten promosi, sekaligus mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

Dengan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM, program ini diharapkan mampu menciptakan wirausaha kreatif berbasis sumber daya lokal yang tangguh, adaptif terhadap teknologi, dan menjadi bagian penting dari ekosistem pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Magetan.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

Editor Nadia
17 September 2026
0

GELORA LITERASI: Literacy and Children's Creativity Movement as an Effort to Improve Children's Reading Interest and Creativity in Sumurgede Village...

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Editor Redaksi
28 Agustus 2026
0

CEPU, JURNALPOST — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

JurnalPost.com - Desa Sukorejo/Kota Sragen, 4 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IBDU 42 Universitas Diponegoro melaksanakan...

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

SEMARANG, JurnalPost.com - Stigma negatif di lingkungan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemuda di kawasan pesisir Bandarharjo, Kecamatan...

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Tim Pengabdian Masyarakat Polinema melakukan PKM di Desa Wisata Jamu, Karangrejo Kromengan, Kab.Malang JurnalPost.com - Dalam upaya memodernisasi sektor usaha...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.