JurnalPost,com – Mahasiswa PMM kelompok 12 gelombang 7 Universitas Muhammadiyah Malang dengan DPL ibu Ririn Harini, S.kep., Ns., M.kep melakukan kegiatan edukasi mengenai penyakit Diabetes Melitus kapada masyarakat Dusun Sidokatut Desa Ketanireng. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib dilakukan bagi semua mahasiswa aktif di universitas tersebut, Pengabdian Mayarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah kegiatan pendampingan dan pelayanan mahasiswa untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dalam menerapkan aplikasi, disain, teknologi, atau perubahan sosial kea rah yang lebih baik yang dibawah naungan LPPM.
LPPM adalah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang bertujuan untuk mengaplikasikan hasil-hasil penelitian dan pendidikan civitas akademika dan juga untuk meningkatkan kualitas penelitian dan Pendidikan. Kegiatan edukasi ini digelar di pos kesehatan yang ada didusun tersebut, yang dihadiri langsung oleh kaderisasi yaitu bidan desa dari puskesmas yang rutin melakukan pengecakan kesehatan kepada masyarakat didusun Sidokatut. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu program kerja dari wujud pengabdian mahasiswa oleh masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu tanggal 14/8/2024 yang dihadiri oleh 40 warga khususnya para lansia. ” tujuan kami memilih program kerja ini karena masih minimnya pemahaman dan kurangnya pengetahuan masyarakat setempat mengenai penyakit Diabetes Melitus, sehingga kami mengusung progam kerja yang bertema pencegahan diabetes melitus dengan pembatasan konsumsi gula secara normal tiap harinya” ucap Naili Safirotul selaku koordinator kelompok 12. Diabetes Melitus sendiri merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi melebihi 130mg/dl sebelum makan atau 180 mg/dl dalam satu hingga dua jam setelah makan. Oleh karena itu, pentingnya mengetahui kadar gula yang normal agar terhindar dari penyakit Diabetes Melitus.
Pelaksanaan kegiatan ini dengan menggunakan poster yang dibagikan satu persatu kepada para lansia. Pemilihan poster sebagai media informasi dikarenakan poster sudah merangkum semua materi terkait diabetes melitus seperti bentuk pengenalan, faktor resiko, dan gejala penyakit diabetes yang tentunya dengan bahasa mudah dipahami oleh masyarakat. selain itu, masyakat dapat pengakses informasi dengan mudah, sebab informasi terkait diabetes melitus ini sudah banyak beredar namun beragamnya informasi yang ada seringkali membuat masyarakat bingung dan mempertanyakan kebenaran informasi yeng diterima. Dengan adanya edukasi ini oleh Mahasiswa PMM kelompok 12 gelombang 7 harapannya masyarakat lebih menegrti dan dapat lebih waspada dalam menjaga pola hidup yang sehat agar terhindar dari penyakit ini.

Selain itu, Mahasiswa PMM kelompok 12 gelombang 7 juga memberikan edukasi mengenai konsumsi gula yang normal per harinya. Hal ini sangat perkaitan dengan pencegahan penyakit diabetes melitus, sebab, kunci dari pencegahan penyakit diabetes melitus adalah dengan mengatur porsi yang cukup dalam mengonsumsi gula dalam tubuh. “ batas konsumsi gula untuk dewasa adalah tidak lebih dari 30 gram atau setara dengan 7 sendok teh per hari” ujar Bu Zila selaku kader kesehatan desa ketanireng.
Kegiatan edukasi dilakukan hingga pukul 14.45 dimana kegiatan edukasi direspon cukup baik oleh masyarakat setempat dan cukup aktif untuk bertanya mengenai materi yang kurang dimengerti. Harapanya dari kelompok 12 gelombang 7 semoga edukasi ini dapat menjadi bekal masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dalam upaya pencegahan dan pengendaliaan penyakit Diabetes Melitus.




