• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Pembentukan Sikap Kepemimpinan Melalui Program PMI

Editor Redaksi
16 Desember 2023
in Kolom Opini

Oleh: Fitri Khoiroh Sayidah Harahap

JurnalPost.com – Palang Merah Remaja atau PMR adalah suatu organisasi binaan dari Palang Merah Indonesia yang berpusat di sekolah-sekolah ataupun kelompok-kelompok masyarakat (sanggar, kelompok belajar, dll.) yang bertujuan membangun dan mengembangkan karakter Kepalangmerahan agar siap menjadi Relawan PMI pada masa depan. Pembentukan sikap kepemimpinan melalui program PMR merupakan suatu pendekatan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan nilai-nilai kepemimpinan pada generasi muda. Program PMR umumnya ditujukan untuk siswa-siswa di sekolah menengah atau tingkat yang setara. Berikut beberapa langkah yang dapat diambil untuk membentuk sikap kepemimpinan melalui program PMR:

Pelatihan Kepemimpinan
Siswa dapat diberikan pelatihan khusus mengenai prinsip-prinsip dasar kepemimpinan.
Materi pelatihan dapat mencakup komunikasi efektif, pengambilan keputusan, delegasi tugas, motivasi tim, dan keterampilan kepemimpinan lainnya.

Pengalaman Lapangan
Siswa dapat diberikan kesempatan untuk mengambil peran kepemimpinan dalam berbagai kegiatan sekolah, seperti kegiatan ekstrakurikuler, proyek kelompok, atau event sekolah.
Memungkinkan siswa untuk merencanakan dan melaksanakan proyek-proyek kecil yang melibatkan koordinasi dengan orang lain.

Mentoring
Menyediakan program mentoring di mana siswa yang telah memiliki keterampilan kepemimpinan dapat membimbing siswa-siswa yang baru belajar tentang kepemimpinan.
Mentoring dapat memberikan dukungan dan panduan yang personal untuk membantu siswa mengembangkan potensi kepemimpinan mereka.

Kegiatan Sosial dan Pelayanan Masyarakat
Mengorganisir kegiatan-kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat yang memerlukan kepemimpinan.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, siswa dapat belajar bekerja dalam tim, mengatasi tantangan, dan memimpin dengan efektif.

Diskusi dan Refleksi
Menyelenggarakan diskusi reguler atau forum di mana siswa dapat berbagi pengalaman mereka dalam mengambil peran kepemimpinan.
Memberikan ruang untuk refleksi, di mana siswa dapat memikirkan bagaimana mereka dapat meningkatkan keterampilan kepemimpinan mereka.

Pemberian Tanggung Jawab
Memberikan tanggung jawab kepada siswa, seperti memimpin rapat kelas, mengatur acara sekolah, atau menjadi koordinator dalam proyek-proyek tertentu. Memberikan umpan balik konstruktif untuk membantu siswa tumbuh dan berkembang dalam peran kepemimpinan mereka.

Pemantauan dan Evaluasi
Melakukan pemantauan terhadap perkembangan siswa dalam mengembangkan keterampilan kepemimpinan.
Menyelenggarakan sesi evaluasi untuk membantu siswa mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan merencanakan tindakan perbaikan.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

thumb

MEMPERBARUI JANJI KEBANGSAAN

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Oleh: Raja Oloan Tumanggor Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara Jakarta; Alumnus Westfaelische Wilhelms-Universitaet Muenster, Jerman JurnalPost.com - Setiap 17 Agustus...

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Editor Redaksi
10 Agustus 2026
0

Oleh: Filha Fasha Gunawan Afiliasi: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) JurnalPost.com - Di era layar lipat dan media sosial yang serba...

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Editor Redaksi
8 Agustus 2026
0

Penulis : Ghazi Muhammad Syarief Afiliasi : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu? Timeline...

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Editor Redaksi
5 Agustus 2026
0

Oleh: Christine Margareta Ratupayung Surbakti, Emanuel De Lura, dan Laila Meiliyandrie Indah Wardani Mahasiswa Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana JurnalPost.com...

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre   

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre  

Editor Redaksi
4 Agustus 2026
0

SUMBER FOTO;https://iep.utm.edu/sartre-ex/https://www.primevideo.com/-/id/detail/0J7Y9UVDPJYTG6TM5CJB3KQAA7 Penulis: Rahma Ramadhani Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Kontak: @realrahma1910 (instagram) Pernahkah kamu merasa...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.