
JurnalPost.com – Lansia merupakan seseorang yang sudah berumur 60 tahun keatas dimana tubuh akan mengalami penuaan yang ditandai dengan perubahan bentuk fisik, penurunan fungsi tubuh, dan beberapa masalah lainnya, penurunan tersebut dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti kekurangan nutrisi, penyakit bawaan, permasalahan psikis, dan yang lainnya.
Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita memiliki 60 lansia, yang terdiri dari 25 lansia sudah tidak dapat beraktivitas (bedrest), dan selebihnya masih bisa beraktivitas namun sudah susah untuk berkomunikasi. Dengan jumlah lansia begitu panti ini mempunyai 15 pegawai dimana hanya terdapat 2 tenaga kesehatan sekaligus administrasi panti dan sisanya adalah tenaga teknis pengelola panti, tenaga kebersihan & dapur.

Dengan situasi yang ada kami Mahasiswa S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya, bekerja sama dengan beberapa petugas kesehatan dari Puskesmas Sosial Kota Palembang mencoba membantu, serta membersamai Lansia, melakukan Pendekatan Holistik pada lansia dengan melibatkan perhatian yang menyeluruh terhadap kesejahteraan fisik, mental, sosial, dan emosional di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita melalui kegiatan dimulai dengan Senam bagi lansia, penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta pemeriksaaan kesehatan gratis seperti penimbangan berat badan, pengukuran tekanan darah, cek gula darah, kolesterol dan asam urat. Diakhir pemeriksaan kesehatan para Lansia akan mendapatkan edukasi dan konseling terkait hasil pemeriksaan dan diberikan obat jika diperlukan.

Kegiatan ini diharapkan untuk menjadi contoh dan evaluasi untuk Pemerintah khususnya Dinas yang terkait dalam pengelolaan panti, perlu ditingkatkan pengawasan kesehariannya dikarenakan jumlah petugas dan lansia tidak seimbang, serta pembiayaan sehari-hari kebutuhan lansia seperti makanan sehat, kebutuhan sandang, pampers dan alat kebersihan juga butuh donasi lebih.
Lansia harus menjadi perhatian segala pihak mengingat kondisi mereka yang sudah tidak seperti dulu lagi, membutuhkan bantuan lebih dalam kesehariannya, sudah tidak memiliki penghasilan, fisik yang lemah, belum lagi melemahnya ingatan dan lain-lain, sehingga aktivitas, kebutuhan, dan kesehatannya harus terus-menerus di perhatikan.




