
JurnalPost.com – Kelompok pengajian ibu Majlis Taklim An-Nisa di desa Kelurahan Botoran Kabupaten Tulungagung mendapatkan pelatihan cara budidaya ikan dan tanaman secara terpadu di dalam wadah ember yang lebih dikenal dengan istilah “Budikdamber” oleh tim dosen dari Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur yang diketuai oleh ibu Dr.Ir. Makhziah, M.P. Budidaya ikan dan tanaman di dalam ember ini sangat cocok dilakukan oleh ibu-ibu terutama di wilayah perkotaan.
Kelurahan Botoran yang terletak di dalam pusat kota di Kabupaten Tulungagung termasuk wilayah yang padat penduduk sehingga sedikit mempunyai lahan kosong. Memelihara ikan di dalam ember yang diintegrasikan dengan menanam tanaman sayuran di atasnya sangat sesuai untuk dilakukan di wilayah perkotaan yang mempunyai lahan sempit atau memanfaatkan halaman rumah yang tidak terlalu luas. Ikan dipelihara dan kotoran serta sisa makanan ikan dapat menjadi nutrisi bagi sayuran. Hal ini dapat meningkatkan nilai gizi dan kemandirian masyarakat terhadap pangan.
Kegiatan meliputi pengenalan Budikdamber, praktek merakit instalasi Budikdaber, pelepasan bibit ikan di dalam wadah ember, penanaman benih sayuran, pendampingan pemeliharaan sampai dengan panen sayuran dan ikan. Dalam pelatihan ini ikan yang dipelihara adalan ikan lele dan tanaman yang dibudidayakan adalah tanaman kangkung. Ikan lele dipilih karena mudah pemeliharaannya, demikian juga tanaman kangkung sangat mudah tumbuh pada media air yang tidak mengalir.
Kegiatan berjalan dengan sukses sampai dengan ikan lele bisa dipanen setelah kurang lebih 3 bulan, sedangkan panen kangkung dilakukan dengan cara memotong batang kangkung dan dapat dipanen beberapa kali.
Penulis : Makhziah




