• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

New Challenge: Pemilu Amerika 2024 Dan Dua Sisi Koin, Donald Trump Dan Kelemahan Pemerintahan Joe Biden

Editor Redaksi
30 Juni 2023
in Kolom Opini

Oleh: Marissya Febby Octavia
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Program Studi Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

JurnalPost.com – Kontestasi pemilu 2024 di Amerika Serikat semakin dekat dan memanas, perdebatan politik kian memanas. namun apa yang menjadi perdebatan adalah dengan kemunculan dua nama ini yaitu, nama Donald trump dengan segala kontroversinya dan Joe Biden yang saat ini menghadapi kritik terkait kelemahan sistem pemerintahannya. dengan hal ini yang menjadi pertanyaan adalah kenapa kedua calon ini masih dipertahankan dalam kontestasi kali ini.

Sosok Donald trump merupakan seorang tokoh yang berpengaruh pada politik amerika serikat. kebijakan kontroversial yang dibentuk oleh presiden Donald trump lahir dari kepribadiannya yang aktif-negatif. bentuk kepribadian yang sentimental dan optimis menghasilkan kebijakan yang sifatnya kontroversial dalam aspek politik dan ekonomi. secara politik, ketika amerika memberikan pengakuan terhadap yerusalem menyebabkan eskalasi konflik di timur tengah meningkat. lalu, pernyataan provokatif presiden Trump tentang Korea Utara pun menimbulkan masalah. hal ini pun terjadi dalam bidang ekonomi dimana kebijakan proteksionisme oleh Donald trump memicu perang dagang cina dengan beberapa negara.

Tidak mengherankan lagi setiap pemimpin pasti memiliki karakter yang berbeda. Joe biden dengan pengetahuan politik nya yang luas juga memiliki keterbatasan. dalam memimpin ia memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi dan ia memiliki tipikal pemimpin yang sifatnya suka mendengar aspirasi dari rakyatnya secara demokratis namun dengan karena beberapa janji masih menggantung menyebabkan kinerjanya menjadi diragukan.

Namun, Joe Biden juga memiliki kekuatan yang dapat mendukungnya dalam pemilu 2024. Salah satunya adalah kebijakan-kebijakan yang progresif dan pro-rakyat yang telah dia perkenalkan. Banyak pemilih yang mendukung Biden karena mereka percaya bahwa dia adalah pemimpin yang dapat membawa perubahan positif bagi Amerika Serikat. Selain itu, dukungan dari kelompok minoritas, seperti kelompok kulit hitam dan Latinnya, juga dapat menjadi kekuatan bagi Joe Biden dalam pemilu mendatang.

Pemilu Amerika Serikat 2024 akan menjadi pertarungan politik yang sengit antara Donald Trump dan Joe Biden. Kedua kandidat memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing yang dapat mempengaruhi hasil pemilu. Bagi Trump, popularitasnya di kalangan pemilih Amerika Serikat dapat memberinya keunggulan dalam perolehan suara. Namun, citra negatifnya dan kontroversi seputar pemerintahannya dapat menjadi hambatan.

Sementara itu, Biden memiliki keuntungan sebagai Presiden saat ini dan langkah-langkah yang diambil untuk memulihkan Amerika Serikat. Namun, kurangnya dukungan dari kelompok konservatif dan skeptisisme terhadap pemerintahannya dapat menjadi tantangan besar. Dengan demikian, hasil pemilu 2024 sangat sulit diprediksi dan akan menjadi kontestasi politik yang menarik untuk disaksikan.

Dalam kesimpulannya, pemilu Amerika Serikat 2024 adalah kontestasi yang penuh dengan tantangan dan kontroversi. Donald Trump dan Joe Biden adalah dua sisi koin yang memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing. Pemilih Amerika Serikat akan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum membuat keputusan dalam pemilu mendatang. Dalam demokrasi yang kuat seperti Amerika Serikat, pemilu adalah saat-saat penting yang dapat menentukan arah negara ini dalam beberapa tahun ke depan.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

thumb

MEMPERBARUI JANJI KEBANGSAAN

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Oleh: Raja Oloan Tumanggor Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara Jakarta; Alumnus Westfaelische Wilhelms-Universitaet Muenster, Jerman JurnalPost.com - Setiap 17 Agustus...

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Editor Redaksi
10 Agustus 2026
0

Oleh: Filha Fasha Gunawan Afiliasi: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) JurnalPost.com - Di era layar lipat dan media sosial yang serba...

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Editor Redaksi
8 Agustus 2026
0

Penulis : Ghazi Muhammad Syarief Afiliasi : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu? Timeline...

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Editor Redaksi
5 Agustus 2026
0

Oleh: Christine Margareta Ratupayung Surbakti, Emanuel De Lura, dan Laila Meiliyandrie Indah Wardani Mahasiswa Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana JurnalPost.com...

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre   

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre  

Editor Redaksi
4 Agustus 2026
0

SUMBER FOTO;https://iep.utm.edu/sartre-ex/https://www.primevideo.com/-/id/detail/0J7Y9UVDPJYTG6TM5CJB3KQAA7 Penulis: Rahma Ramadhani Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Kontak: @realrahma1910 (instagram) Pernahkah kamu merasa...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.