• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Menteri Israel Serukan Perintah Buat Serang Masjid Al-Aqsa di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Editor Redaksi
31 Maret 2024
in Kolom Opini

Oleh: Digeris Bahrudin
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya / Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik / Ilmu Komunikasi

JurnalPost.com – Membahas peperangan antara Israel dengan Pelestina seperti tidak ada habis-habisanya pertikaian Israel dan Palestina ini adalah konflik milliter dan politik yang sedang berlangsung dari abad ke-19 hingga pada saat ini. Konflik ini adalah salah-satu konflik tepanjang yang masih berlangsung didunia, berbagai upaya telah dilakukan untuk menyelesaikan konflik ini sebagai bagia proses perdamaian antara Israel dengan Palestina.

Konflik masih terus berlanjut sampai sekarang seperti yang diunggah di akun Instagram ahquote baru-baru ini yaitu mentri Israel ingin menyerang Masjid Al Aqsa Palestina di kala 10 terakhir Ramadhan, bukankah Israel ingin menyerang 10 terakhir Ramadhan ini tanpa ada alasan tersendiri?, ya pasti ada maksudnya tersendiri Israel ingin menyerang 10 terakhir ramadahan di Masjid Al Aqsa ini dikarenakan 10 terakhir bulan ramadahan ini diperinganti sebagai malam yang paling Istimewa bagi umat Islam yaitu malam Lailatul Qadar yang Dimana seperti disebutkan di dalam Kitab suci bagi umat Islam yaitu Al-Qur’an sebagai malam yang baik dari seribu bulan. Malam ini sangat penting bagi umat Islam karena pada malam ini diturunkanya Al-Qur’an yang menjadi petunjuk bagi umat manusia.

Tetapi bukan malam Lailatul Qadar yang akan kita bahas disini melainkan kenapa Mentri Israel ingin menyerang Masjid Al-Aqsa pada saat 10 hari terkahir Ramadhan, yang kita ketahui selama ini perang tersebut temasuk perang militer dan perang politik, menurut presepsi saya bahwa perang ini bukan hanya perang militer dan politik tetapi sepertinya Israel ini sangat membenci Agama Islam jikalau mereka ingin menyerang seharusnya menyerang ke Otoritas Nasional Palestina (PNA) ataupun ke Hamas tetapi mereka sering kali melakukan penyerangan ke warga Sipil dan anak-anak yang lemah bukankah itu termasuk ke dalam kejahatan peperangan.

Ada beberapa penyebab juga mengapa Mentri Ben-Gvir ingin memprovokasi kubunya untuk menyerang Masjid Al Aqsa Palestina antara lain sebagai berikut:

Ingin menguasai Masjid Al Aqsa Sepenuhnya
Yang dimana masa jabatan Ben-Gvier sebagai mentri Keamanan Nasional Israel ia sudah melakukan banyak hal yang kontroversial, salah satunya yang sangat menimbulkan kerisauan yaitu memprovokasi kubunya untuk menyerang Masjid Al Aqsa di 10 hari terakhir pasca Ramadhan mungkin dengan tujuan ingin memegang sepenuhnya Masjid Al Aqsa dikarenakan sebelumya sudah pernah mau menguasai Masjid Al Aqsa tetapi serirng kali gagal.

Apakah benar Ben-Gvier dari dulu paling anti Palestina?
Ben-Gvier memiliki sejarah yang sangat rumit dalam memprovokasi penduduk Palestina dan kubu sayap kiri Israel, dengan keinginan yang sangat membara Ben-Gvier sering melontarkan kata-kata bahwa dia sangat anti palestina, tidak hanya itu Menteri Ben-Gvier juga sering sering berkomentar rasisme tentang Palestina.

Bukan hanya sampai disitu saja dari beberapa laporan sejumlah media, selama Ramadhan ini mentri Ben-Gvir juga diketahui sudah berulang-ulang kali mencoba untuk menghalangi jamaah Palestina dari Yarusalem ke Masjid Al Aqsa yang ingin menunaikan shalat Tarawih di sana, sehingga beberapa jamaah terpaksa harus shalat di halaman Masjid, bukankah semua tindakan yang dilakukan Israel ke Palestina itu sangat tidak manusiawi dan diluar akal sehat.

From the river to the sea Palestine will be free

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

thumb

MEMPERBARUI JANJI KEBANGSAAN

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Oleh: Raja Oloan Tumanggor Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara Jakarta; Alumnus Westfaelische Wilhelms-Universitaet Muenster, Jerman JurnalPost.com - Setiap 17 Agustus...

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Editor Redaksi
10 Agustus 2026
0

Oleh: Filha Fasha Gunawan Afiliasi: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) JurnalPost.com - Di era layar lipat dan media sosial yang serba...

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Editor Redaksi
8 Agustus 2026
0

Penulis : Ghazi Muhammad Syarief Afiliasi : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu? Timeline...

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Editor Redaksi
5 Agustus 2026
0

Oleh: Christine Margareta Ratupayung Surbakti, Emanuel De Lura, dan Laila Meiliyandrie Indah Wardani Mahasiswa Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana JurnalPost.com...

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre   

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre  

Editor Redaksi
4 Agustus 2026
0

SUMBER FOTO;https://iep.utm.edu/sartre-ex/https://www.primevideo.com/-/id/detail/0J7Y9UVDPJYTG6TM5CJB3KQAA7 Penulis: Rahma Ramadhani Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Kontak: @realrahma1910 (instagram) Pernahkah kamu merasa...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.