
Oleh: Digeris Bahrudin
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya / Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik / Ilmu Komunikasi
JurnalPost.com – Membahas peperangan antara Israel dengan Pelestina seperti tidak ada habis-habisanya pertikaian Israel dan Palestina ini adalah konflik milliter dan politik yang sedang berlangsung dari abad ke-19 hingga pada saat ini. Konflik ini adalah salah-satu konflik tepanjang yang masih berlangsung didunia, berbagai upaya telah dilakukan untuk menyelesaikan konflik ini sebagai bagia proses perdamaian antara Israel dengan Palestina.
Konflik masih terus berlanjut sampai sekarang seperti yang diunggah di akun Instagram ahquote baru-baru ini yaitu mentri Israel ingin menyerang Masjid Al Aqsa Palestina di kala 10 terakhir Ramadhan, bukankah Israel ingin menyerang 10 terakhir Ramadhan ini tanpa ada alasan tersendiri?, ya pasti ada maksudnya tersendiri Israel ingin menyerang 10 terakhir ramadahan di Masjid Al Aqsa ini dikarenakan 10 terakhir bulan ramadahan ini diperinganti sebagai malam yang paling Istimewa bagi umat Islam yaitu malam Lailatul Qadar yang Dimana seperti disebutkan di dalam Kitab suci bagi umat Islam yaitu Al-Qur’an sebagai malam yang baik dari seribu bulan. Malam ini sangat penting bagi umat Islam karena pada malam ini diturunkanya Al-Qur’an yang menjadi petunjuk bagi umat manusia.
Tetapi bukan malam Lailatul Qadar yang akan kita bahas disini melainkan kenapa Mentri Israel ingin menyerang Masjid Al-Aqsa pada saat 10 hari terkahir Ramadhan, yang kita ketahui selama ini perang tersebut temasuk perang militer dan perang politik, menurut presepsi saya bahwa perang ini bukan hanya perang militer dan politik tetapi sepertinya Israel ini sangat membenci Agama Islam jikalau mereka ingin menyerang seharusnya menyerang ke Otoritas Nasional Palestina (PNA) ataupun ke Hamas tetapi mereka sering kali melakukan penyerangan ke warga Sipil dan anak-anak yang lemah bukankah itu termasuk ke dalam kejahatan peperangan.
Ada beberapa penyebab juga mengapa Mentri Ben-Gvir ingin memprovokasi kubunya untuk menyerang Masjid Al Aqsa Palestina antara lain sebagai berikut:
Ingin menguasai Masjid Al Aqsa Sepenuhnya
Yang dimana masa jabatan Ben-Gvier sebagai mentri Keamanan Nasional Israel ia sudah melakukan banyak hal yang kontroversial, salah satunya yang sangat menimbulkan kerisauan yaitu memprovokasi kubunya untuk menyerang Masjid Al Aqsa di 10 hari terakhir pasca Ramadhan mungkin dengan tujuan ingin memegang sepenuhnya Masjid Al Aqsa dikarenakan sebelumya sudah pernah mau menguasai Masjid Al Aqsa tetapi serirng kali gagal.
Apakah benar Ben-Gvier dari dulu paling anti Palestina?
Ben-Gvier memiliki sejarah yang sangat rumit dalam memprovokasi penduduk Palestina dan kubu sayap kiri Israel, dengan keinginan yang sangat membara Ben-Gvier sering melontarkan kata-kata bahwa dia sangat anti palestina, tidak hanya itu Menteri Ben-Gvier juga sering sering berkomentar rasisme tentang Palestina.

Bukan hanya sampai disitu saja dari beberapa laporan sejumlah media, selama Ramadhan ini mentri Ben-Gvir juga diketahui sudah berulang-ulang kali mencoba untuk menghalangi jamaah Palestina dari Yarusalem ke Masjid Al Aqsa yang ingin menunaikan shalat Tarawih di sana, sehingga beberapa jamaah terpaksa harus shalat di halaman Masjid, bukankah semua tindakan yang dilakukan Israel ke Palestina itu sangat tidak manusiawi dan diluar akal sehat.
From the river to the sea Palestine will be free



