Yogyakarta, JurnalPost.com – Dalam proses seleksi kerja, banyak perusahaan mencantumkan batasan usia maksimal 30 tahun, sebagai salah satu kriteria utama. Hal ini sering kali menjadi kendala bagi pencari kerja yang sudah melewati usia tersebut, terutama bagi mereka yang baru ingin memulai karier di dunia profesional.
Saat saya magang di divisi HR Rekrutmen PT Infomedia Nusantara, saya menemukan bahwa usia pelamar menjadi salah satu faktor penting dalam screening CV. Selain itu, HR juga mempertimbangkan pengalaman kerja yang relevan, keterampilan, dan kesiapan mental pelamar dalam menghadapi dunia kerja.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) usia 25-29 tahun masih cukup tinggi, yakni sekitar 7,02%. Ini menunjukkan bahwa banyak lulusan yang masih berjuang mendapatkan pekerjaan di usia tersebut, padahal persaingan semakin ketat dengan lulusan yang lebih muda.
Kenapa HRD Menerapkan Batasan Usia?
Banyak pencari kerja mempertanyakan, “Kenapa sih harus ada batasan usia? Bukannya yang penting kemampuan?”. Namun, dari hasil observasi selama magang, ada beberapa alasan mengapa perusahaan menetapkan batas usia dalam rekrutmen:
- Adaptasi dengan Budaya Kerja – Perusahaan mencari karyawan yang bisa berkembang dan beradaptasi dengan budaya kerja mereka. Kandidat yang lebih muda dianggap lebih fleksibel dan memiliki daya tahan lebih tinggi terhadap tuntutan kerja.
- Ekspektasi Gaji & Jenjang Karier – Kandidat dengan usia lebih tua cenderung memiliki ekspektasi gaji lebih tinggi, sementara perusahaan sering kali mencari talenta untuk posisi entry-level dengan gaji yang lebih kompetitif.
- Efisiensi dalam Proses Pengembangan Karyawan – Banyak perusahaan memiliki program pelatihan & pengembangan karyawan (training development program) yang dirancang untuk usia tertentu. Kandidat yang lebih muda lebih mudah dibentuk sesuai dengan visi dan budaya perusahaan.
- Stabilitas & Mobilitas Karier – Beberapa posisi membutuhkan tenaga yang lebih energik, mobilitas tinggi, dan kesiapan mental dalam menghadapi tekanan kerja. Kandidat dengan usia lebih muda dianggap lebih tahan terhadap tekanan ini.
Namun, tidak semua perusahaan menerapkan batas usia secara kaku. Beberapa perusahaan tetap mempertimbangkan pelamar yang lebih tua jika memiliki keterampilan dan pengalaman unik yang dibutuhkan perusahaan.
Masalahnya Bukan Cuma Batasan Usia, Tapi SDM Itu Sendiri
Selain batasan usia, ada faktor lain yang membuat pelamar kerja kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan, yaitu kurangnya kesiapan SDM.
- Minimnya Pengalaman & Skill yang Sesuai – Banyak lulusan baru yang belum memiliki pengalaman kerja yang relevan dengan industri yang mereka tuju. Hal ini membuat mereka kalah saing dengan kandidat lain yang sudah memiliki pengalaman magang atau freelance.
- Skill Gap yang Besar – Menurut laporan McKinsey (2023), 87% perusahaan di Indonesia kesulitan menemukan kandidat dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan formal saja tidak cukup, tetapi harus diimbangi dengan keterampilan teknis dan soft skill yang sesuai dengan dunia kerja.
- Kurangnya Kesadaran akan Kompetisi Global – Banyak pelamar hanya fokus pada perusahaan besar atau posisi tertentu, tanpa mempertimbangkan peluang di industri lain yang mungkin lebih sesuai dengan keahlian mereka.
Etika & Egoisme dalam Dunia Kerja
Bukan hanya perusahaan yang selektif, pelamar kerja pun terkadang memiliki standar yang terlalu tinggi tanpa mempertimbangkan kesiapan mereka sendiri.
- Mau Gaji Tinggi Tanpa Pengalaman – Banyak fresh graduate yang menolak pekerjaan dengan gaji standar karena merasa tidak sesuai dengan ekspektasi mereka, padahal belum memiliki pengalaman yang cukup.
- Terlalu Memilih Perusahaan & Jabatan – Beberapa pencari kerja hanya ingin bekerja di perusahaan besar atau posisi tertentu tanpa mempertimbangkan peluang lain yang sebenarnya bisa menjadi batu loncatan bagi karier mereka.
- Kurang Komitmen & Loyalitas – Perusahaan sering kali ragu merekrut pelamar yang memiliki riwayat kerja singkat di berbagai perusahaan (job hopper), karena dianggap tidak memiliki komitmen jangka panjang.
Menurut survei LinkedIn (2022), 80% HRD lebih mempertimbangkan pengalaman kerja yang relevan daripada hanya melihat usia kandidat. Ini berarti, meskipun ada batasan usia, kesempatan tetap ada bagi mereka yang memiliki keterampilan dan pengalaman yang cukup.
Batasan usia dalam seleksi kerja memang menjadi tantangan bagi banyak pencari kerja, terutama bagi mereka yang belum memiliki pengalaman yang cukup. Namun, dengan persiapan yang matang, keterampilan yang diperbarui, dan strategi yang tepat, peluang untuk mendapatkan pekerjaan tetap terbuka lebar.
Tentang PT Infomedia Nusantara Yogyakarta
PT Infomedia Nusantara adalah bagian dari Telkom Indonesia yang bergerak di bidang Business
Process Outsourcing (BPO) dan Human Resource Services. Dengan pengalaman lebih dari 30
tahun, perusahaan ini membantu berbagai industri dalam proses rekrutmen dan pengelolaan SDM.
Kontak
Leni Suciani
HR Recruiter Intern – PT Infomedia Nusantara Yogyakarta
Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Email: [email protected]
Linkedn: linkedin.com/in/leni-suciani-093a72348



