
JurnalPost.com – Tim KKN-T IDBU UNDIP 26 mengenalkan inovasi akuaponik melalui pembuatan budigalon ikan lele dengan tanaman kemangi kepada Karang Taruna Perumahan Puri Delta Asri 5 RW 14, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Kegiatan sosial kemasyarakatan mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan tersebut dilaksanakan pada Minggu (26/7/2026) di Pos RT 5 RW 14, Perumahan Puri Delta Asri 5. Sebanyak 10 peserta dari karang taruna yang merupakan perwakilan dari setiap RT di RW 14 mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan penyampaian materi mengenai akuaponik serta praktik pembuatan budigalon.
Budigalon merupakan inovasi pemanfaatan galon bekas sebagai wadah budidaya ikan lele yang dipadukan dengan tanaman kemangi. Sistem tersebut dirancang sebagai salah satu alternatif budidaya di lingkungan perumahan yang memiliki keterbatasan lahan.Dalam praktiknya, ikan lele berukuran 3–4 sentimeter dimasukkan ke dalam setiap galon sebanyak enam hingga tujuh ekor. Peserta kemudian mempelajari cara mengombinasikan budidaya ikan dengan tanaman kemangi melalui sistem akuaponik.
Selain memanfaatkan barang bekas, sistem akuaponik budigalon memungkinkan masyarakat mengembangkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu wadah. Air dari tempat pemeliharaan ikan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman, sedangkan tanaman membantu menjaga kualitas air dalam sistem budidaya. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif budidaya sederhana, hemat tempat, dan produktif bagi masyarakat di kawasan perumahan.

“Program kerja budigalon ini cukup bagus dan menarik karena kami mendapat pengetahuan baru mengenai cara membudidayakan ikan lele dan tanaman. Jika terus dirawat dan dikembangkan, budigalon tidak hanya bermanfaat untuk konsumsi, tetapi juga berpotensi menghasilkan pendapatan,” ujar Rafi, Sekretaris Karang Taruna RW 14.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima sosialisasi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembuatan budigalon. Praktik dilakukan agar peserta dapat memahami tahapan pembuatan serta memiliki gambaran mengenai cara penerapannya di lingkungan tempat tinggal. Sebanyak tiga prototipe budigalon dihasilkan dari kegiatan tersebut yang mana bukan hanya tanaman kemangi saja yang digunakan melainkan ada juga tanaman selada dan Bak Choy. Prototipe itu diharapkan dapat menjadi contoh sederhana bagi masyarakat untuk mengembangkan budidaya lele dan tanaman pangan dengan memanfaatkan lahan terbatas.
Nadhif, salah satu anggota sekaligus humas Karang Taruna RW 14, menyampaikan bahwa “Kegiatan berjalan lancar dan tidak mengalami kendala. Dari sosialisasi tersebut, saya mendapatkan pengetahuan mengenai cara membudidayakan ikan lele melalui budigalon dengan baik dan benar. Langkah-langkah yang disampaikan kemudian saya praktikkan, dan sampai sekarang kondisi ikan lele tetap sehat,” ujar Nadhif, anggota Karang Taruna RW 14.
Nadhif juga menyampaikan bahwa budigalon memiliki manfaat yang cukup luas bagi masyarakat.
“Menurut saya, manfaat budigalon cukup banyak. Selain hasilnya dapat dimanfaatkan untuk konsumsi, budigalon juga berpotensi dikembangkan di wilayah RT sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan kas RT,” lanjutnya
Melalui kegiatan ini, Tim KKN-T IDBU Undip 26 berharap inovasi budigalon dapat mendorong pemanfaatan barang bekas, meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai akuaponik, serta menjadi alternatif budidaya yang produktif dan ramah lingkungan di kawasan perumahan.




