
Yogyakarta, JurnalPost.com – Pelaksanaan magang di BPJS Ketenagakerjaan periode 20 Januari 2025 hingga 20 Maret 2025 telah berhasil dilaksanakan oleh mahasiswi program studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi peserta magang maupun masyarakat pekerja. Dua bulan yang awalnya saya kira akan dipenuhi dengan tugas-tugas administratif ternyata berubah menjadi pengalaman yang membuka wawasan saya tentang dunia kerja, terutama dalam bidang jaminan sosial tenaga kerja. Dari melayani peserta, berkunjung ke perusahaan, hingga melakukan sosialisasi aplikasi JMO dan pendaftaran kepesertaan, setiap hari membawa pengalaman dan tantangan baru yang tidak pernah saya duga sebelumnya.
Salah satu hal paling menarik selama magang adalah ketika saya mendapat kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosialisasi yg dilakukan dengan kunjungan perusahaan. Awalnya, saya merasa sedikit canggung karena harus berhadapan dengan berbagai macam orang dengan pertanyaan dan kebutuhan yang berbeda-beda. Namun, semakin lama saya semakin terbiasa dan mulai memahami betapa pentingnya pelayanan yang cepat, akurat, dan ramah bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dari membantu peserta mengecek kepesertaan hingga memberikan informasi tentang manfaat program BPJS, saya menyadari bahwa peran ini tidak hanya sekadar pekerjaan administratif, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap hak-hak pekerja di Indonesia.
Bersama tim BPJS Ketenagakerjaan, saya mengunjungi berbagai perusahaan untuk memastikan kepatuhan mereka dalam mendaftarkan pekerja sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dari sini, saya melihat langsung bagaimana perusahaan berinteraksi dengan BPJS dan bagaimana pentingnya kesadaran akan jaminan sosial bagi pekerja. Ada perusahaan yang sangat tertib dalam pendaftaran kepesertaan, tetapi ada juga yang masih perlu diberikan edukasi lebih lanjut mengenai kewajibannya. Saya belajar banyak tentang pentingnya memberikan edukasi yang jelas dan mudah dipahami agar lebih banyak pekerja yang sadar akan manfaat perlindungan sosial ini. Berbicara di depan orang banyak tentu menjadi tantangan tersendiri, tetapi setelah beberapa kali melakukannya, saya mulai merasa lebih percaya diri dalam menyampaikan informasi.
Pelaksanaan magang ini sejalan dengan filosofi ajaran Tamansiswa, khususnya konsep Tri Kon (Kontinuitas, Konvergensi, dan Konsentris). Dalam hal ini, kontinuitas tercermin dalam kesinambungan antara teori yang dipelajari di kelas dengan praktik di dunia kerja. Konvergensi tampak dalam integrasi antara akademik dan industri, di mana mahasiswa tidak hanya belajar tetapi juga berkontribusi bagi masyarakat pekerja. Sementara itu, konsentris diwujudkan dalam upaya mahasiswa untuk tidak hanya meningkatkan kompetensi pribadi, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Dengan demikian, magang ini tidak hanya menjadi pengalaman akademik semata, tetapi juga sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri serta mengaplikasikan nilai-nilai sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Magang ini bukan sekadar tentang mengisi waktu sebelum lulus, tetapi tentang memahami bagaimana sebuah sistem bekerja untuk masyarakat. Saya sangat bersyukur atas pengalaman ini dan berharap suatu hari nanti bisa kembali berkontribusi dalam dunia jaminan sosial, entah sebagai bagian dari BPJS Ketenagakerjaan atau dalam kapasitas lain yang mendukung kesejahteraan pekerja di Indonesia.
Penulis :
Wiji Tri Wahyuni
Dr. Tri Ratna Purnamarini, S.E., Ak., M.M., CPHRM
(Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa)




