
Yogyakarta, JurnalPost.com – Program magang adalah tahapan yang diperlukan bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung. Salah satu kesempatan berharga didapatkan melalui pengalaman magang di Hotel Mercure Pangkalan Bun. Mahasiswa yang menjalani program akan memperoleh wawasan mengenai pengelolaan keuangan dan operasional perhotelan terkhusus di bidang finance. Hotel Mercure Pangkalan Bun merupakan bagian dari jaringan hotel internasional Accor memiliki reputasi tinggi dalam industri perhotelan. Berlokasi strategis hanya 15 menit dari Bandara Iskandar Pangkalan Bun, hotel tersebut menjadi destinasi pilihan wisatawan juga pebisnis. Dengan desain hotel lokalisasi dengan budaya lokal suku Dayak, menawarkan kenyamanan dan pengalaman unik bagi tamunya.

Dalam program magang, mahasiswa bertugas di bidang finance yang mencakup financial control, cost control, purchasing, receiving, accounts payable (AP), dan accounts receivable (AR). Tugas-tugas tersebut memberikan pemahaman terkait bagaimana keuangan hotel dikelola secara efisien dan sistematis. Beberapa tugas utama dilakukan selama magang antara lain pembuatan invoice perusahaan dengan memastikan keakuratan data pelanggan dan pencatatan dalam sistem keuangan hotel, pengelolaan cost hotel untuk memastikan efisiensi biaya operasional tanpa mengurangi kualitas layanan, pencatatan dan pengelolaan kewajiban pembayaran kepada vendor, dan penggunaan sistem e-Branch yang mempermudah transaksi keuangan dengan vendor dan pencatatan cash sales secara digital. Selain itu, rekapitulasi pembelian dan kebutuhan hotel juga dilakukan untuk memastikan semua transaksi sesuai dengan anggaran dan kebutuhan operasional hotel, serta verifikasi pembayaran pelanggan guna mencocokkan transaksi dengan laporan keuangan harian.
Selama magang, mahasiswa menghadapi beberapa kendala, contohnya keterbatasan akses ke sistem keuangan hotel, adaptasi terhadap prosedur kerja, serta koordinasi antar departemen yang kurang efektif. Akan tetapi, solusi diterapkan untuk mengatasi kendala tersebut, antara lain memanfaatkan alternatif pencatatan transaksi sebelum data resmi dimasukkan ke dalam sistem utama, melakukan koordinasi lebih intensif dengan supervisor dan staf terkait untuk menghindari keterlambatan dalam pekerjaan, dan mengembangkan keterampilan komunikasi agar koordinasi antar departemen berjalan lebih efektif.

Program magang di Hotel Mercure Pangkalan Bun memberikan manfaat bagi mahasiswa, baik dalam pengembangan keterampilan teknis maupun soft-skill. Beberapa manfaat yang diperoleh yaitu pemahaman mendalam tentang sistem keuangan yang memberikan wawasan nyata tentang bagaimana operasional finansial sebuah hotel dijalankan secara sistematis. Kemampuan komunikasi dan kerja sama juga meningkat karena harus berkoordinasi dengan berbagai departemen, sementara manajemen waktu dan penyelesaian masalah semakin terasah akibat tuntutan adaptasi dalam lingkungan kerja yang dinamis.
Berdasarkan pengalaman magang berikut, terdapat beberapa rekomendasi yang dapat diberikan untuk meningkatkan efektivitas program magang di masa mendatang. Pihak hotel dapat memberikan pelatihan awal secara komprehensif bagi peserta magang agar mereka lebih cepat beradaptasi, meningkatkan fleksibilitas akses sistem keuangan bagi peserta magang untuk memperlancar tugas-tugas berkaitan dengan data keuangan, dan menggunakan platform komunikasi internal sistematis untuk mempercepat koordinasi antar departemen.
Dengan pengalaman yang diperoleh selama magang, mahasiswa berharap dapat mengaplikasikan ilmu didapat untuk karier masa depan terkhusus di industri perhotelan dan manajemen keuangan. Magang di Hotel Mercure Pangkalan Bun menjadi bukti bahwa pengalaman kerja dapat memberikan wawasan bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja nantinya.
Penulis : Cantika Monita B dan Ratih Kusumawardhani, SE., M.Sc
(Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa)




