
Bantul, JurnalPost.com – Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam Tim PLK LOKASEVA menggelar program mitigasi bencana kebakaran bersama Pemadam Kebakaran Kabupaten Bantul. Kegiatan ini dilaksanakan di LKS Panti Asuhan Anak Balita Yayasan Gotong Royong Tegal Krapyak, Sewon, Bantul.
Program tersebut menjadi bagian dari Pembelajaran Luar Kampus (PLK) UNY melalui kegiatan UNY Mengabdi. Kegiatan pengabdian berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, mulai pertengahan Februari hingga Mei 2026.
Tim PLK LOKASEVA dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan Muhamad Nur Chozin, S.Pd., M.P.A. Tim ini beranggotakan 10 mahasiswa dari berbagai program studi, yakni Auriel Juanito, Nikmah Arifiani, Vamdim Hermawan, Anik Ambarwati, Amelia Diah Novitasari, Adzkia Gyda, Erlang Dwi Fitrianta, Daffa Raihan Allamsyah, Adnan Tegar Romadhani, dan Rega Nugraha.
Selama pengabdian, mahasiswa menyusun sejumlah program kerja sesuai kebutuhan panti. Program yang dijalankan meliputi edukasi pembelajaran berbasis games based learning, pengenalan kewirausahaan melalui ekonomi kreatif, hingga edukasi keselamatan bencana.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah pengenalan profesi dan pelatihan mitigasi bencana kebakaran. Kegiatan ini digelar pada 28 Maret 2026 dengan melibatkan pengurus serta anak-anak LKS Panti Asuhan Anak Balita Yayasan Gotong Royong Tegal Krapyak.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak dikenalkan dengan profesi pemadam kebakaran, peralatan damkar, alat pemadam api sederhana, hingga cara menangani kebocoran gas. Mereka juga mendapat kesempatan praktik langsung memadamkan api dalam skala kecil dengan pendampingan petugas.
Erlang Dwi Fitrianta selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan program ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa kepada masyarakat. Menurutnya, ilmu yang diperoleh di bangku kuliah perlu diimplementasikan secara langsung melalui kegiatan yang bermanfaat.
“Melalui program PLK ini kami mencoba mewujudkan dampak nyata. Mahasiswa dengan ilmu yang sudah didapat di perkuliahan dapat mengimplementasikannya secara langsung di masyarakat, salah satunya dengan memberikan pembelajaran yang tidak membosankan kepada anak-anak melalui experiential learning bersama Damkar Bantul,” ujar Erlang.
Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini kepada anak-anak tentang langkah yang perlu dilakukan saat menghadapi kebakaran skala kecil. Selain itu, kegiatan tersebut juga dinilai bermanfaat bagi pengurus dan pengasuh panti, terutama karena aktivitas dapur di panti cukup aktif dan berkaitan dengan penggunaan gas elpiji.
Melalui program ini, Tim PLK LOKASEVA ingin menunjukkan bahwa Pembelajaran Luar Kampus tidak hanya berhenti pada teori. Mahasiswa juga dapat turun langsung ke masyarakat untuk menghadirkan pembelajaran yang aplikatif, edukatif, dan berdampak.




