
JurnalPost.com – Isu stunting merupakan isu nasional yang menjadi prioritas pemerintah Indonesia. IPB bersama BKKBN berkolaborasi dalam menaggulangi stunting di daerah- daerah terdampak stunting melalui kegiatan KKN-T. Tim KKN-T IPB desa Neglasari mengadakan proyek GERMAI (Gerakan Makan Ikan) dengan konsep lomba memasak masakan berbahan dasar Ikan antar RT dan membeli suplai bahan baku ikan segar dari pembudidaya ikan setempat dalam langkah memberdayakannya.
Proyek ini dilakukan pada Senin 29 Juli 2024 di RW 04 Neglasari bertujuan mensosialisasikan definis stunting, pencegahannya dan pengenalan masakan berbahan dasar ikan kepada anak-anak.

Kegiatan dimulai dengan sosialisasi kepada ibu-ibu setempat tentang pentingnya memberikan asupan gizi lengkap kepada anak-anak, khususnya sedang masa pertumbuhan dengan penyampaian dari dosen ahli IPB, Ibu Dr. Ir. Diah Krisnatuti, M.S. Kemudian dilanjutkan dengan perlombaan masak masakan berbahan dasar ikan oleh ibu-ibu antar RT.
Warga sangat antusias dengan program ini, dilihat dari tim ibu-ibu yang mengikuti lomba begitu kreatif dan inovatif dalam membuat masakan-masakan berbahan dasar ikan. Anak-anak pun antusias menyicipi makanan-makanan yang sudah dibuat dan dinilai oleh tim juri.
Perangkat desa pun sangat mendukung kegiatan ini, dikarenakan memiliki dampak yang positif bagi warga dalam meningkatkan konsumsi makanan berbasis ikan. “Harapannya, dari kegiatan ini mampu meningkatkan daya konsumsi ikan dan memberdayakan pembudidaya ikan desa neglasari” Ujar Bu Ela selaku bu Lurah Neglasari.
Dengan program ini, mampu meningkatkan kesadaran akan pemenuhan gizi bagi anak pada masa pertumbuhan dan mendukung penurunan angka stunting di desa Neglasari yang berkelanjutan serta menjadi model praktik penanganan isu stunting yang kreatif, asik dan menyenangkan.




