
MAGELANG, JurnalPost.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggelar pelatihan pembuatan nugget berbahan dasar terong di Rumah Dukuh Dusun Kroyo, Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang melibatkan ibu-ibu Dusun Kroyo tersebut menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat untuk mengembangkan potensi pangan lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil pertanian warga.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN UMBY memperkenalkan alternatif pengolahan terong menjadi produk makanan yang lebih inovatif. Terong yang selama ini umumnya dimanfaatkan sebagai bahan sayuran dapat diolah menjadi nugget yang praktis, menarik, dan memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk bernilai ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai bahan-bahan yang dibutuhkan serta tahapan pembuatan nugget terong. Peserta kemudian dilibatkan secara langsung dalam proses pengolahan, mulai dari menyiapkan bahan, membuat adonan, membentuk nugget, hingga tahap pemasakan.
Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta tidak hanya menyaksikan demonstrasi, tetapi juga mencoba langsung proses pembuatan nugget terong sehingga keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan kembali secara mandiri.
Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan, Patricius Berlian Rizki Nurcahyono, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi salah satu indikator positif dalam pelaksanaan program tersebut.

“Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan ini, antusiasme masyarakat sangat tinggi karena mereka ingin mengetahui bagaimana pengolahan terong sebagai inovasi dan ide baru yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai jual serta berpotensi menjadi usaha UMKM,” ujar Patricius.
Pelatihan tersebut juga diarahkan untuk mendorong masyarakat melihat terong tidak hanya sebagai bahan pangan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi sebagai komoditas yang dapat dikembangkan menjadi beragam produk olahan.
Dengan inovasi pengolahan tersebut, terong diharapkan dapat memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus membuka peluang pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan masyarakat Dusun Kroyo.
Mahasiswa KKN UMBY berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada tahap demonstrasi, tetapi menjadi langkah awal bagi warga dalam mengembangkan berbagai inovasi produk berbahan dasar pangan lokal.
Selain meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah makanan, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pemanfaatan potensi desa secara berkelanjutan dan mendorong munculnya peluang usaha baru.
Melalui program KKN, mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta berupaya mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang dimiliki untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Pelatihan pembuatan nugget terong menjadi salah satu bentuk pemberdayaan yang diarahkan untuk memperkuat keterampilan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi pangan lokal.
Penulis: Sinta Monica
Universitas Mercu Buana Yogyakarta




