• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

LOVE OF MONEY & PILIHAN KARIER GEN Z

Editor Redaksi
10 Desember 2025
in Artikel

Penulis :
Alessia Lirion (Mahasiswa Fakultas Psikologi – UNTAR)
Vanessa Aurellia (Mahasiswa Fakultas Psikologi – UNTAR)
Isranifa Mashliha (Mahasiswa Fakultas Psikologi – UNTAR)
Meike Kurniawati (Dosen Fakultas Psikologi – UNTAR)

JurnalPost.com – Generasi Z (Gen Z) dikenal sebagai generasi yang inovatif, melek teknologi, dan memiliki kecenderungan untuk mencari kebebasan dalam bekerja (Prasetyo & Kristanti, 2020), cenderung mengejar gaya hidup mandiri dan kebebasan finansial. Tumbuh besar dengan akses tak terbatas ke media sosial dan budaya online. Gen Z juga banyak terpapar dengan budaya popular di media social yang mengangkat narasi kesuksesan finansial, flexing, crazy rich, pemilik perusahaan startup yang meraih keuntungan dan nama besar dalam waktu singkat. Kisah orang hebat yang meraih “sukses dalam semalam” , dan masih banyak lagi.

Hal ini tentunya sedikit banyak mempengaruhi pola piker gen Z terutama dalam kaitannya dengan uang. Love of money merupakan kecintaan akan uang yang merujuk pada sikap dorongan berlebih untuk mendapatkan uang maupun kekayaan dan menjadikan uang menjadi tujuan utama.

Fenomena love of money juga merujuk pada sikap individu terhadap uang, yang mencerminkan bagaimana seseorang memandang dan memperlakukan uang dalam kehidupan mereka (Tang et al., 2008). Tidak ada yang salah dengan love of money. Hidup memang butuh uang bukan?

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa individu dengan tingkat love of money yang tinggi cenderung memiliki motivasi lebih besar untuk mencapai keberhasilan finansial, termasuk dalam bidang kewirausahaan (Ding, 2021). Dalam konteks Generasi Z, yang sering dikaitkan dengan ambisi finansial dan keinginan untuk memperoleh penghasilan secara mandiri, love of money dapat menjadi salah satu faktor penting yang mendorong mereka untuk terjun ke dunia usaha (Huang & Wang, 2022).

Fenomena ini semakin relevan di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kemandirian finansial di kalangan Gen Z, yang sering kali merasa tidak ingin bergantung pada pekerjaan konvensional atau pihak lain (Firdausi,et al 2024). Namun demikian, love of money juga dapat membawa dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik, seperti perilaku konsumtif berlebihan atau fokus yang terlalu besar pada keuntungan materi tanpa mempertimbangkan nilai-nilai etika (Amalina et al., 2020).

Dalam konteks berwirausaha, love of money dapat menjadi dilema. Di satu sisi, kecintaan terhadap uang dapat memotivasi individu untuk menciptakan inovasi, mengambil risiko, dan bekerja keras demi mencapai tujuan finansial (Amalina et al., 2020). Sikap ini tentunya diperlukan untuk mencapai kesuksesan berwirausaha. Di sisi lain, love of money yang berlebihan dapat membuat Gen Z terlalu fokus pada keuntungan semata, mengabaikan aspek etika bisnis, keberlanjutan, dan keseimbangan hidup. Terlalu fokus dengan uang juga dapat menghambat inovasi dan pengambilan resiko, dua hal penting yang seharusnya dimiliki wirausahawan (Lau et al., 2019).

Penelitian yang dilakukan oleh Lirion, Aurellia et al (2025) tentang Pengaruh Love of Money Terhadap Minat Gen Z dalam berwirausaha menemukan bahwa kecintaan terhadap uang merupakan faktor psikologis yang berhubungan yang berpengaruh kuat & signifikan dalam membentuk minat berwirausaha Generasi Z. Semakin besar rasa cinta seseorang terhadap uang, semakin besar kemungkinannya untuk memilih karier sebagai wirausahawan

Cinta terhadap uang adalah dua sisi mata uang. Mau sisi yang mana tergantung pilihan masing-masing individu.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.