
JurnalPost.com – Bahasa Inggris merupakan bahasa yang dapat digunakan di berbagai negara. Rasanya, jika menguasai bahasa ini kita dapat berkeliling dunia kemana saja. Bukan hanya sekedar untuk berjalan-jalan, Bahasa Inggris juga penting dalam pendidikan. Banyak sekali literatur dengan pembahasan lengkap dan bagus menggunakan Bahasa Inggris. Oleh karena itu, Bahasa Inggris sangat penting untuk era saat ini.
Belajar Bahasa Inggris dapat dimulai sejak dini. Mulai dari sering mendengar hingga mengenali berbagai kosakata. Oleh sebab itu, Mahasiswa Departemen Manajemen berinisiatif untuk membuat sebuah program mengajar untuk anak-anak sekitar. Program mengajar ini merupakan bukti nyata kontribusi Mahasiswa Departemen Manajemen IPB University dalam mendukung terwujudnya SDGs Goal 4 yaitu Pendidikan Berkualitas dan pemenuhan mata kuliah Capstone Manajemen Berkelanjutan.
Program ini merupakan kegiatan mengajar Bahasa Inggris yang bekerja sama dengan Yayasan Zayna Nurfirdaus Indonesia (Yazani) bertempat di Neglasari, Bogor, Jawa Barat. Pengajaran dilakukan pada anak-anak usia sekolah dasar di Yazani. Program ini dilaksanakan oleh tiga Mahasiswa Departemen Manajemen IPB University yaitu Alvi, Fanya, dan Raihani. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ragam kosakata Bahasa Inggris yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari. Tidak hanya kosakata tetapi pelafalan juga ditekankan dalam program ini. Selain itu, kegiatan dilaksanakan dengan metode dan sarana yang menyenangkan sehingga anak-anak tidak merasa terbebani. Salah satu sarana yang digunakan adalah Learning Card. Learning Card merupakan sarana pembelajaran berupa kartu dengan gambar dan warna yang menarik diharapkan dengan gambar yang menarik anak-anak akan lebih mudah mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris.
Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari bulan September – November 2024. Kegiatan diawali dengan survei tempat dan post-test. Setelah melakukan post-test dan survey didapatkan bahwa anak-anak Yazani belum memiliki ragam kosakata yang cukup dan tingkat percaya diri dalam melafalkan bahasa inggris yang cukup rendah. Oleh karena itu, pelajaran diawal dengan cara memperkenalkan diri dalam bahasa inggris. Tiap anak diajarkan cara pengucapan yang benar. Lalu dipersilahkan satu per satu untuk memperkenalkan diri. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri.

Setiap pertemuannya anak-anak Yazani akan diajarkan terlebih dahulu bagaimana pelafalan kosakata dalam Bahasa Inggris. Mulai dari anggota tubuh, anggota keluarga, kata kerja hingga buah dan sayur. Untuk lebih mengingat kosakata anak-anak akan diajak bermain kartu Learning Card diakhir pelajaran. Berbagai macam permainan dapat dilakukan melalui Learning Card seperti tebak gambar, tebak arti hingga memilih kartu dengan kosakata yang disebutkan. Tidak lupa juga rutin diberikan latihan soal agar mengetahui cara penulisan dalam Bahasa Inggris. Selama pelajaran, anak-anak selalu didampingi sehingga saat mengalami kesulitan mereka tidak akan merasa sendiri.
Rangkaian kegiatan terlaksana denga baik dan menyenangkan. Anak-anak terlihat antusias setiap kegiatan mengajar berlangsung. Kegiatan diakhiri dengan pre-test dan pemberian hadiah bagi anak-anak yang aktif. Berdasarkan hasil pre-test, anak-anak Yazani mengalami peningkatan kemampuan dan pengetahuan Bahasa Inggris. Diharapkan peningkatan ini dapat terus berlanjut.
Selain Learning Card, mahasiswa juga merancang modul pembelajaran agar dapat dipelajari kembali oleh anak-anak Yazani atau dapat digunakan sebagai program lanjutan bagi relawan yang ingin bekerja sama dengan Yazani. Diharapkan program ini dapat memberikan bekal ilmu dan motivasi bagi anak-anak Yazani dan membuat mereka lebih percaya diri lagi dalam berbahasa Inggris. Program yang sudah dilaksanakan semoga dapat terus berkelanjutan dan menjadi dasar dalam Yazani atau relawan yang ingin mengembangkan program lebih baik lagi.
Penulis : Alvi Khumairoh, Mahasiswa Departemen Manajemen IPB University dan Hardiana Widyastuti, S.Hut., M.M., Dosen Departemen Manajemen IPB University




