• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Krisis Kepercayaan Vaksinasi di Era Digital: Dari Hoaks ke Ancaman Kesehatan Publik

Editor Redaksi
7 Mei 2026
in Artikel

Oleh : Ari Sanjaya
Mata Kuliah: Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu: Aulia Rahmi, S.Pd., M.Pd.
Semester Genap, Tahun Ajaran 2025-2026

JurnalPost.com – Kemajuan teknologi digital semestinya memperkuat literasi kesehatan masyarakat. Namun yang terjadi justru sebaliknya: derasnya arus informasi tidak selalu diikuti meningkatnya kepercayaan terhadap kesehatan masyarakat. Situasi ini harus menjadi perhatian kita bersama karna dalam beberapa tahun terakhir, kepercayaan masyarakat terhadap vaksinasi cenderung menurun. Fenomena ini bukan sekadar persoalan komunikasi, melainkan ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat.

Data memperlihatkan bahwa pada April 2025 mencatat cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia yang sempat melampaui 94 persen pada 2022, turun menjadi sekitar 87 persen pada 2024. Anggota DPR RI, Vita Ervina, mengingatkan bahwa penurunan ini berpotensi mengancam kesehatan anak jika tidak segera direspons secara serius. Penurunan ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Analisis Radio Republik Indonesia (RRI) pada 2025 menempatkannya dalam konteks yang lebih luas, yakni ketahanan sistem kesehatan. Munculnya kembali penyakit menular di sejumlah daerah menjadi penanda lemahnya perlindungan kolektif. Dalam kerangka ini, imunisasi bukan sekadar program rutinitas tahunan, melainkan fondasi kesehatan masyarakat.

Salah satu pemicu utama situasi ini adalah melimpahnya media informasi di ruang digital. Klarifikasi resmi pemerintah pada 2025 membantah klaim bahwa vaksin Pfizer berbahaya bagi bayi yang disusui. Informasi tersebut dinyatakan sebagai hoaks dan tidak memiliki dasar ilmiah. Namun, dalam praktiknya, konten semacam ini justru lebih cepat menyebar di kalangan masyarakat yang membuat masyarakat enggan untuk melakukan vaksinasi.

Di era digital, konten yang ramai kerap lebih dipercaya, dibandingkan dengan kebenaran dari informasi yang disampaikan. Akibatnya, persepsi publik terhadap vaksinasi lebih banyak dibentuk oleh apa yang viral, bukan oleh bukti ilmiah. Di titik inilah krisis vaksinasi berhubungan erat dengan krisis kepercayaan.

Krisis yang kita alami sekarang tidak berdiri sendiri. Ia dipengaruhi oleh rendahnya literasi digital, cara penyampaian informasi kesehatan belum bisa menyesuaikan dengan kondisi masyarakat saat ini, serta belum optimalnya kehadiran otoritas sebagai sumber informasi terpercaya. Ketika informasi yang benar tidak disampaikan secara efektif, maka ruang publik dengan mudah diisi oleh konten yang tidak memiliki kejelasan dan kebenaran terhadap informasi yang didapatkan.

Dampaknya, Penurunan kepercayaan masyarakat terhadap imunisasi membuka peluang munculnya kembali penyakit yang sebenarnya dapat dicegah, seperti campak, serta meningkatkan risiko penyebaran penyakit lain. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi membebani layanan kesehatan dan melemahnya sistem kesehatan nasional.

Karena itu, upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat menjadi perhatian penuh. Pemerintah perlu memperkuat komunikasi kesehatan yang transparan, konsisten, dan berbasis bukti. Edukasi harus menyesuaikan dengan kondisi masyarakat dan memanfaatkan platform digital yang dekat dengan masyarakat. Tenaga kesehatan perlu berperan aktif sebagai rujukan utama yang valid, sementara media massa harus menjaga akurasi agar tidak turut menyebarkan informasi yang tidak benar.

Pada akhirnya, vaksinasi bukan semata tentang kesehatan saja, melainkan soal kepercayaan. Tanpa adanya kepercayaan, program sebaik apapun sulit mencapai hasil optimal. Di era digital saat ini, menjaga kepercayaan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.