• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Komedi Sarkasme Kebobrokan Birokrasi yang Dituangkan Melalui Film Good News (2025)

Editor Redaksi
5 November 2025
in Artikel
(Sumber: Girls Beyond “Kronologi Asli dari Film Korea ‘Good News’ yang Tayang di Netflix”)

Penulis: Nahnu Fitria Nurul Hayati Basuki
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

JurnalPost – Media populer telah lama menjadi sarana untuk mengkritik kinerja dan kebobrokan pemegang kuasa. Salah satunya adalah film terbaru dari Netflix berjudul Good News (2025). Film bergenre black comedy ini menceritakan perjuangan KCIA dan militer Korea Selatan dalam menghadapi pembajakan pesawat Jepang yang akan direncanakan untuk mendarat di Pyongyang. Konflik dalam alur cerita berfokus pada pertentangan birokrasi dan ketegangan situasi dengan bumbu komedi gelap.  

Dengan mengambil latar tahun 70an, film ini mengisahkan tentang pembajakan pesawat penumpang Jepang oleh Red Army Fraction yang merupakan kelompok komunis sayap kiri yang menentang kapitalisme. Kelompok tersebut meminta pilot untuk membawa pesawat ke bandara Pyongyang, Korea Utara. Namun, ketiadaan hubungan diplomatik antara Jepang dan Korea Utara menyebabkan adanya kendala dalam proses pendaratan. Kendala inilah yang kemudian mengakibatkan kekacauan situasi. Di tengah situasi inilah seorang lelaki misterius, Mr. Nobody, dipanggil untuk melakukan operasi penyelamatan dengan melibatkan militer Korea Selatan dan Amerika Serikat. Dengan menyoroti kekacauan dalam sistem birokrasi, ketegangan dihadirkan dalam bentuk satir politik yang menghibur.  

Film Good News (2025) tidak hanya membahas mengenai upaya penyelamatan dan perjuangan pembajakan pesawat, melainkan juga propaganda dan produksi kebeneran dalam media. Pembahasan mengenai propaganda dan kekuasaan dalam film ini dapat dihubungkan dengan pandangan Diskursus dan Kekuasaan menurut Michel Foucault. Menurut Foucault, kekuasaan bukan sesuatu yang dipegang, melainkan sebuah relasi yang menyebar dan bekerja melalui diskursus (Foucault, 2021). Diskursus dibangun di atas asumsi-asumsi luas yang menjadi ciri khas dialog antaranggota kelompok tertentu atau pada momen sejarah tertentu (Kurniawan,
2023). Dalam film ini, diskursus keamanan nasional dan kebutuhan akan ‘berita baik’ untuk kepentingan politik digunakan oleh KCIA dan para pejabat untuk membenarkan keputusankeputusan yang absurd dan penuh manipulasi.  

Selain itu, film ini berfokus pada sosok Mr. Nobody yang merepresentasikan kekuasaan anonim dan keahlian khusus danbekerja di luar birokrasi formal. Kekuasaan yang ia miliki berasal dari pengetahuan dan kemampuan bertindak yang memungkinkan untuk mengontrol ‘berita baik’ di lapangan. Hal ini membuktikan bahwa kekuasaan yang sebenarnya seringkali menyebar melalui individu yang memiliki akses ke sebuah diskursus tertentu.  

Secara garis besar, film ini merupakan suatu bentuk kritik satir terhadap bagaimana kekuasaan negara berusaha untuk membentuk ‘kebenaran’ agar sesuai dengan narasi yang diinginkan, serta memaksakan ‘kebenaran’ yang sudah direkayasa kepada publik. Film Good News (2025) dijadikan sebagai cerminan terhadap struktur kekuasaan yang kaku dan ideologi yang mengutamakan citra negara di atas kemanusiaan. Struktur kekuasaan yang ditampilkan adalah birokrasi yang lumpuh dan tidak jelas, di mana kekuasaan untuk menunda dan berdebat menjadi lebih didahulukan dan dianggap lebih mendesak daripada kekuasaan untuk bertindak cepat dan etis.  

Inti dari cerminan ideologis pada film ini adalah obsesi terhadap ‘berita baik’. Ideologi ini memiliki pengaruh yang sangat kuat yang kemudian menyebabkan para pejabat dan semua yang terlibat membenarkan tindakan yang paling ekstrem, seperti merekayasa seluruh bandara dan mempertaruhkan nyawa sandera, hanya untuk menciptakan narasi penyelamatan yang sempurna dan mencegah kekalahan simbolis. Film ini secara satir menunjukkan bahwa dalamkondisi krisis politik propaganda dan citra telah menggantikan kebenaran yang sesunggugnya sebagai tujuan tertinggi dari struktur kekuasaan.
 
Sumber:
Foucault, M. (2021). Kekuasaan, Pengetahuan, dan Hegemoni Bahasa dalam Perspektif Michele Foucault dan Francis Bacon 1. 4(1), 33–43.
Kurniawan, R. (2023). Konsep Diskursus dalam Karya Michel Foucault. 6(1), 21–28.
https://rri.co.id/hiburan/1911443/tayang-di-netflix-intip-sinopsis-film-good-news

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.