
Penulis : Ananda Romzul Hilmi Argi
Fakultas : Ilmu Hukum
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
JurnalPost.com – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) R19 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menyelenggarakan pelatihan ecoprint bagi ibu-ibu PKK sebagai upaya pemberdayaan ekonomi keluarga dan pemanfaatan bahan alam di lingkungan sekitar. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari peserta karena memberikan keterampilan baru yang bernilai ekonomi.
Pelatihan berlangsung di balai desa dan diikuti oleh ibu PKK. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN R19 Untag Surabaya memperkenalkan teknik ecoprint, yaitu proses pencetakan motif kain menggunakan daun, bunga, dan bagian tumbuhan lain tanpa bahan kimia berbahaya. Peserta dibimbing langsung mulai dari pengenalan alat dan bahan, proses penataan daun di atas kain, teknik pemukulan atau pengukusan, hingga tahap pengeringan.
Ketua kelompok KKN R19 menjelaskan bahwa pelatihan ecoprint tidak hanya bertujuan menambah keterampilan, tetapi juga mendorong kreativitas serta peluang usaha rumahan. Menurutnya, produk ecoprint memiliki nilai jual tinggi karena motifnya unik dan ramah lingkungan. Melalui pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu PKK dapat mengembangkan produk seperti jilbab, tas, taplak, maupun kain hias.
Perwakilan pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap program KKN ini dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga. Selain keterampilan teknis, mahasiswa KKN juga memberikan sosialisasi mengenai peluang pemasaran produk ecoprint melalui media sosial dan pameran lokal.
Para peserta mengaku senang mengikuti kegiatan ini karena mendapatkan pengalaman langsung dan hasil karya yang dapat dibawa pulang. Mereka berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan disertai pendampingan usaha.
Melalui pelatihan ecoprint ini, KKN R19 Untag Surabaya berupaya menghadirkan program yang tepat guna, kreatif, serta berdampak nyata bagi masyarakat. Program ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya produk kerajinan ecoprint khas desa setempat sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga.




