• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Ketika AI Mengambil Alih: Risiko Kognitif dalam Penggunaan GAI oleh Mahasiswa

Editor Redaksi
30 Mei 2026
in Artikel

AI Mengambil Alih

Oleh:  Listra Chatalia Silitonga, Tiara Nailah Mahmud, Elga Adhi Bunarwan, Sri Tiatri, Jap Tji Beng
Laboratorium Kognisi Edukasi dan Inovasi Teknologi, Universitas Tarumanagara

JurnalPost.com – Beberapa universitas, menuntut mahasiswa untuk menyelesaikan tugas dengan waktu yang cepat (Li et al., 2026). Tuntutan tersebut mendorong mahasiswa mencari bantuan dengan menggunakan Generative Artificial Intelligence (GAI). Menurut Badan Pusat Statistik Kota Bekasi, penggunaan Generative Artificial Intelligence (GAI) dapat membantu dalam efisiensi waktu. Pernyataan tersebut didukung oleh Global Student Survey 2025 yang menyatakan sebanyak 55% mahasiswa terbantu oleh GAI untuk belajar lebih cepat. Namun, efisiensi waktu yang ditawarkan oleh teknologi GAI tersebut, berpotensi meningkatkan penggunaan GAI yang berlebihan. Dengan demikian, terdapat kekhawatiran penggunaan GAI secara berlebihan dapat memengaruhi proses kognitif mahasiswa.

Kekhawatiran akan penggunaan GAI secara berlebihan pada mahasiswa dapat muncul apabila terdapat kondisi ketergantungan atau GAI dependency. GAI dependency didefinisikan sebagai kondisi ketika individu menunjukkan potensi untuk terlalu bergantung terhadap respons GAI (Gerlich, 2025).  Adanya GAI dependency dapat menyebabkan penurunan kemampuan kognitif (Macnamara et al., 2024). Proses kognitif yang berpotensi terdampak termasuk working memory, critical thinking, dan  pemikiran yang menimbulkan motivasi belajar.

Proses kognitif melibatkan working memory yang berfungsi sebagai penyimpanan sementara bagi informasi yang sedang diproses (Sweller, 2023). Pada proses kognitif diperlukan pemahaman mendalam agar informasi dapat disimpan ke dalam long-term memory. Namun, terlalu seringnya mahasiswa mengandalkan GAI (GAI Dependency) untuk kecepatan mencari jawaban, merangkum informasi, atau menyusun tugas secara instan, dapat membuat working memory mahasiswa menjadi jarang dilatih. Penggunaan GAI berlebihan tanpa tujuan yang jelas, dapat  berisiko menghambat pembentukan long-term memory karena mahasiswa kurang memahami informasi secara mendalam (Mahmud et al., 2026). Hambatan long-term memory dapat dikarenakan proses kognitif yang terganggu akibat GAI Dependency. Akibat lain adalah terpengaruhnya kemampuan lain yang lebih kompleks.

Kondisi GAI dependency juga dapat mempengaruhi critical thinking mahasiswa. Pengaruh GAI dependency tersebut dapat dilihat dari menurunnya active reasoning serta rendahnya keterlibatan dalam deep learning (Tian  &  Zhang,  2025; Alkam et al., 2026). Hal ini dapat disebabkan karena mahasiswa yang memakai GAI secara pasif dan cenderung tidak melakukan verifikasi ulang terhadap respons GAI (Nasr et al., 2025). GAI juga dapat memberikan respons berbentuk halusinasi atau tidak sesuai fakta. Halusinasi GAI dapat menurunkan kemampuan critical thinking karena mahasiswa tidak dapat melakukan validasi informasi (Alazzawi & Lam, 2026).

Lepas dari kecenderungan ketergantungan, penggunaan GAI dapat meningkatkan critical thinking apabila terdapat beberapa faktor. Faktor yang berpengaruh dalam peningkatan critical thinking mahasiswa adalah literasi informasi dan efikasi diri mahasiswa, bidang dan tingkat keilmuan mahasiswa, dan adanya bimbingan pedagogis dalam penggunaan GAI (Silitonga et al., 2026). Faktor-faktor tersebut perlu diperhatikan agar mahasiswa tetap terlibat aktif dalam proses belajar. Melalui faktor tersebut, penggunaan GAI berpotensi mendukung perkembangan critical thinking mahasiswa.

Salah satu faktor lain yang berperan dalam mendukung proses critical thinking adalah motivasi belajar. Motivasi belajar berperan sebagai mediator dalam penggunaan GAI yang mendorong peningkatan kemampuan belajar mahasiswa (Bunarwan et al., 2026; Zhen, 2025). Motivasi mahasiswa sangat dipengaruhi oleh adanya proses pembelajaran yang mendukung keterlibatan aktif. Selain itu, teknologi GAI dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran agar dalam proses belajar mahasiswa tetap menggunakan proses critical thinking (Bunarwan et al., 2026). Mahasiswa yang selalu mengandalkan penggunaan GAI untuk menjawab tugas seringkali mengalami kesulitan ketika menjelaskan jawaban tanpa bantuan teknologi GAI.

Untuk menghindari penggunaan GAI secara berlebihan, mahasiswa disarankan untuk membiasakan memeriksa dan mengelola kembali informasi yang didapatkan. Respon mahasiswa dalam teknologi GAI sangat berperan penting agar kemampuan critical thinking mahasiswa tetap terlatih, dan teknologi berfungsi sebagai alat bantu bukan pengganti proses belajar. Selain itu, mahasiswa perlu memahami bahwa tidak seluruh informasi dari GAI dapat digunakan secara langsung. Dengan menggunakan GAI secara bijak, mahasiswa dapat melatih kemampuan berpikir dan memanfaatkan teknologi sebagai pendukung.

Referensi
Alazzawi, M., & Lam, K. (2026). Uptake of large language models by London medical students: Exploratory qualitative interview study. JMIR Formative Research, 10, e82828. https://doi.org/10.2196/82828

Alkam, R. S., Alsawalqa, R. O., & Alreesi, R. (2026). The moderating role of academic integrity in the relationship between artificial intelligence and critical thinking among graduate students in Jordan. Frontiers in Education, 11. https://doi.org/10.3389/feduc.2026.1776308

Badan Pusat Statistik Kota Bekasi. (25 November 2025). Internalisasi dan Pemanfaatan Gen-AI Sensus Ekonomi KBLI 2025 di BPS Kota Bekasi. Diakses pada 23 Mei 2026, dari https://bekasikota.bps.go.id/id/news/2025/11/25/220/internalisasi-dan-pemanfaatan-gen-ai-sensus-ekonomi-kbli-2025-di-bps-kota-bekasi.html

Bunarwan, E. A., Tiatri, S., Beng, J. T., Dinatha, V. O. D., Nurkholiza, R., Salsabila, T. M., Silitonga, L. C., Mahmud, T. N., & Azzahra, C. S. (2026). Peran penggunaan Generative Artificial Intelligence (GAI) terhadap motivasi belajar Mahasiswa: Scoping Review. PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(2), 1125–1138. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.10343

Gerlich, M. (2025). AI tools in society: Impacts on cognitive offloading and the future of critical thinking. Societies, 15(1), 6. https://doi.org/10.3390/soc15010006

Macnamara, B. N., Berber, I., Çavuşoğlu, M. C., Krupinski, E. A., Nallapareddy, N., Nelson, N. E., Smith, P. J., Wilson-Delfosse, A. L., & Ray, S. (2024). Does using artificial intelligence assistance accelerate skill decay and hinder skill development without performers’ awareness? Cognitive Research: Principles and Implications, 9(1). https://doi.org/10.1186/s41235-024-00572-8

Mahmud, T. N., Tiatri, S., Beng, J. T., Dinatha, V. O. D., Nurkholiza, R., Salsabila, T. M., Bunarwan, E. A., Silitonga, L. C., & Azzahra, C. S. (2026). Cognitive Offloading dalam Penggunaan Generative Artificial Intelligence (GAI) dan Perannya terhadap Working Memory Mahasiswa: Scoping Review. Jurnal Pendidikan MIPA, 16(2), 488–500. https://doi.org/10.37630/jpm.v16i2.4252

Nasr, N. R., Tu, C., Werner, J., Bauer, T., Yen, C., & Sujo-Montes, L. (2025). Exploring the impact of generative AI ChatGPT on critical thinking in higher education: Passive AI-directed use or Human–AI supported collaboration? Education Sciences, 15(9), 1198. https://doi.org/10.3390/educsci15091198

Silitonga, L. C., Tiatri, S., Beng, J. T., Dinatha, V. O., Nurkholiza, R., Salsabila, T. M., Mahmud, T. N., Bunarwan, E. A., & Azzahra, C. S. (2026). Implikasi Ketergantungan Generative Artificial Intelligence (GAI) pada Kemampuan Berpikir Kritis Siswa: Sebuah Tinjauan Sistematis. Jurnal Pendidikan MIPA, 16(3), 711-723. https://ejournal.tsb.ac.id/index.php/jpm/article/view/4325/1783

Sweller, J. (2023). The Development of Cognitive Load Theory: Replication Crises and Incorporation of Other Theories     Can     Lead     to     Theory     Expansion. Educational     Psychology     Review, 35(4),     95. https://doi.org/10.1007/s10648-023-09817-2

Tian, J., & Zhang, R. (2025). Learners’ AI dependence and critical thinking: The psychological mechanism of fatigue and the social buffering role of AI literacy. Acta Psychologica, 260, 105725. https://doi.org/10.1016/j.actpsy.2025.105725

Yonatan, A. Z. (2025, October 6). 95% Mahasiswa RI Gunakan AI dalam Proses Pembelajaran. Good Stats. Diakses pada 23 Mei 2026 dari https://www.chegg.org/global-student-survey-2025

Zhen, X. (2025). Application of artificial intelligence in English learning: The interactive effects of teacher support, learning motivation, and autonomous learning ability. Acta Psychologica, 261, 105960. https://doi.org/10.1016/j.actpsy.2025.105960\

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.