
JurnalPost.com – Siapa lagi Yang Ingin menggantikan Peran guru Jika bukan kita, Tau nggak sih guys,di portal Data Pendidikan ada Guru dan calon di Indonesia yang mencapai 4.685.726 angka yang nggak sedikit.ada banyak guru juga dari penjuru desa terpencil,pinggir kota,bahkan pusat kota.Mereka rela mengajar untuk mendidik anak bangsa agar menjadi hebat,dan menjadi anak bangsa yang pintar.Tau nggak kalo guru itu selalu mendidik,membimbing dan mengajarkan pada anak anak di sekolah agar membentuk pribadi nya agar menjadi lebih baik.
Tapi,ada sekian banyak guru yang digaji rendah bahkan jauh dari kata cukup.ada banyak guru yang digaji bahkan tidak digaji.di pelosok desa.Contohnya ada seorang guru di Bulukumba yang di gaji 300 ribu,yang harus jalan kaki melewati jembatan bambu untuk menempuh ke sekolah,ia melewati jarak kurang lebih 10 kilometer untuk menempuh nya,kadang ia harus memkai motor untuk menempuhnya.
Guru pun ternyata ada kelompoknya,yaitu guru PNS dan Honorer.Kalian tau nggak kalua guru PNS ada tunjangan tunjangan hidup dan gaji yang cukup.tapi bagaimana dengan Nasib guru honorer?Guru honorer digaji dibawah upah bahkan nyaris tak layak untuk seorang guru yang telah berjasa mendidik anak bangsa.
Coba bayangkan apa jadinya bangsa ini tanpa jasanya seorang guru?apa anak bangsa ini akan menjadi anak anak yang pandai berpikir kritis dan bisa belajar mengeja dengan baik dan benar?sepertinya tidak.
Jangan salahkan kedua kedudukan seorang guru.Guru PNS atau Honorer,mereka Adalah seoarng pahlawan Indonesia.bahkan Ki Hadjar Dewantara yang dijuluki seagai bapak Pendidikan itu juga salah satu guru pertama yang membuka jalannya guru guru lain untuk berkembang dan mulai menempuh jejak beliau.Ki Hadjar Dewantara memiliki pesan yaitu” Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”yang artinya di depan memberi teladan di Tengah membangun semangat di belakang memberi dorongan/motivasi.
Saya harap Guru Guru bisa menyontoh bapak Ki Hadjar dewantara yang semangat dalam mendidik bangsa,agar suatu saat nanti Indonesia akan menjadi negara yang dapat berkembang.di era tahun 1980 an hingga pertengahan 1990 an Indonesia pernah dijuluki negara Macan Asia.itu juga tak luput dari kinerja guru dan dedikasi guru hingga menciptakan tokoh tokoh yang sangat hebat seperti Bapak BJ.Habibie,R.A.Kartini,Drs.Mohammat Hatta,Gusdur dan masih banyak lagi tokoh tokoh yang berperan penting di Indonesia.
Apapun yang terjadi kedepannya, Guru tetaplah profesi yang hebat dan setia pada bangsa negara dan profesi guru tidak akan pernah pudar di masa masa yang akan datang.
Penulis:MARYAM MAQDIS/Mahasiswa Universitas mercubuana Yogyakarta Jurusan Bimbingan Konseling



