
Benowo, Surabaya, JurnalPost.com — Kelompok mahasiswa Pengabdian masayarakat Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melakukan terobosan digital bagi pelaku UMKM dengan mengembangkan website booking service online untuk Bengkel Murni Jaya yang berlokasi di Benowo, Surabaya. Program ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan membantu UMKM meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas jangkauan pemasaran di era digital.
Bengkel Murni Jaya, yang dikelola oleh Pak Yakub, selama ini dikenal sebagai penyedia jasa las, body repair, dan repaint mobil yang terpercaya di wilayah Benowo. Namun, meningkatnya kebutuhan pelanggan akan layanan cepat dan terjadwal membuat sistem pemesanan manual dirasa kurang efisien. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa PENGABDIAN MASYARAKAT Untag hadir dengan solusi digital berupa pembuatan website yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan layanan secara online tanpa harus datang langsung ke lokasi bengkel.
Website tersebut dilengkapi fitur jadwal layanan, deskripsi jenis servis, kontak langsung, hingga notifikasi pemesanan. Dengan sistem ini, pelanggan dapat menentukan waktu kunjungan sesuai kebutuhan, sementara Bengkel Murni Jaya dapat mengatur waktu pengerjaan lebih efektif.
Menurut Pak Yakub, inovasi yang dilakukan mahasiswa PENGABDIAN MASYARAKAT Untag sangat membantu dalam pengelolaan layanan harian mereka dalam mengatur pesenan untuk perbaikan mobil.
“Adanya sistem booking online ini membuat pekerjaan lebih tertata. Pelanggan juga semakin mudah menghubungi kami tanpa harus menunggu lama,” ungkap pak Yakub selaku pemilik bengkel mobil Murni Jaya, Sabtu (06/122/2025).
Ketua kelompok PENGABDIAN MASYARAKAT menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi langkah awal transformasi digital bagi UMKM bengkel di Surabaya Barat. Selain membuat website, mahasiswa juga memberikan pelatihan penggunaan sistem agar pemilik bengkel dapat mengelola pemesanan secara mandiri setelah masa PENGABDIAN MASYARAKAT berakhir.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran mahasiswa dalam mendukung UMKM agar mampu berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kolaborasi antara akademisi dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat mempercepat digitalisasi sektor jasa, khususnya pada usaha bengkel dan perbaikan kendaraan.




