• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

KARAKTER KEPEMIMPINAN YANG IDEAL DI ERA GENERASI MILENIAL

Editor Redaksi
24 April 2024
in Artikel

Oleh: Fery Syahputra
STIE Pembangunan, Tanjungpinang, Indonesia

Email : [email protected]

Pendahuluan
Berbicara soal kepemimpinan adalah sebuah isu yang menarik untuk diperbincangkan, oleh karena kepemimpinan sangat dibutuhkan dalam setiap generasi. Itu artinya, dalam sebuah kepemimpinan butuh seorang pemimpin yang berkarakter yang mampu memimpin, mampu memahami perubahan dan perkembangan setiap zaman. Setiap generasi mewakili generasinya, karena di setiap generasi miliki kemampuan dan model yang berbeda-beda. Hal ini tentunya akan sangat berdampak pada perkembangan pola pikir, dan kepemimpinan seseorang. Oleh karena itu, seorang pemimpin juga harus bisa beradaptasi dengan kecepatan yang sedang berlangsung saat ini. Karakter kepemimpinan milenial tidak sama dengan karakter kepemimpinan lama dari generasi sebelumnya. Dengan berdasar pada generasi milenial seperti digambarkan di atas, maka gaya kepemimpinan yang dibangun pun perlu beradaptasi dengan pola pikir dan gaya hidup milenial.

Karakteristik Generasi Milenial

1. Melek teknologi
Generasi milenial memiliki kemampuan mengakses teknologi informasi yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Media sosial menjadi bagian kehidupan mereka sehari-hari. Internet pun menjadi sumber informasi dan pengetahuan bagi mereka. Apa pun kebutuhan informasi yang mereka perlukan, sebagian besar mereka peroleh dari internet dan media sosial.

2. Memiliki Keberanian dalam Berinovasi
Menurut Kane (2019) dalam The Balance Careers, milenial adalah generasi yang achievementoriented atau berorientasi pada pencapaian. Generasi milenial dididik oleh orang tuanya untuk menjadi lebih baik dari mereka dan generasi sebelumnya. Oleh karena itu, generasi milenial tumbuh dengan karakteristik percaya diri, ambisius, dan ingin lebih daripada orang lain.

3. Menyukai Sesuatu yang Serba Cepat dan Instan
Generasi Milenial dianggap sebagai generasi yang mudah beradaptasi terhadap banyak hal. Mereka melihat segala sesuatu dengan mudah atau berubah secara cepat, salah satunya dalam hal teknologi. Dengan kemampuan adaptasi terhadap setiap perubahan dengan cepat sehingga generasi milenial tumbuh dengan karakter yang serba cepat dan instan.

4. Mudah Bosan
Kebiasaan generasi milenial yang sering mencoba hal baru membawa mereka menjadi generasi yang mudah bosan. Generasi milenial senang membuka diri pada hal-hal baru. Kemudahan mengakses internet, memberikan peluang bagi Generasi Milenial untuk mengetahui hal-hal baru. Namun, ketika dihadapkan oleh hal yang sama untuk waktu yang lama, generasi milenial akan mudah bosan.

Karakter Kepemimpinan Ideal
Kepemimpinan yang ideal sedikitnya mempunyai 8 (delapan) karakter, yaitu :

1. Cerdas.
Kecerdasan didapat dari hasil belajar, sehingga kaya akan ilmu pengetahuan. Jika seseorang akan cerdas, maka sangat diperlukan semangat belajar dengan tekun dan rajin. Dalam hal ini seorang pemimpin akan bisa dengan cepat dan tepat membuat suatu.

2. Bertanggung jawab.
Seorang pemimpin yang ideal harus bertanggung jawab, dalam artian bahwa bertanggung jawab terhadap dirinya dan juga terhadap anggotanya dalam suatu organisasi. Bertanggung jawab salah satu beban terberat, namun terasa ringan jika dibarengi dengan iman dan taqwa.

3. Jujur.
Seorang pemimpin yang ideal harus jujur, sehingga akan mampu untuk terbuka pada anggotanya dalam segala kebijakan yang diambil. Seorang pemimpin yang mempunyai sifat jujur, pasti akan membuat seluruh anggota percaya terhadap segala perkataan dan tindakannya akan cepat diikuti dan dilaksanakan oleh seluruh anggota organisasinya.

4. Dapat dipercaya.
Seorang pemimpin yang ideal harus dapat dipercaya, sehingga akan mampu untuk saling percaya dan tidak ada kecurigaan. Kepercayaan inilah yang memacu setiap anggota untuk lebih maju.

5. Inisiatif.
Seorang pemimpin yang ideal harus inisiatif, sehingga akan mampu untuk memutuskan segala hal dengan benar. Selain itu juga memiliki kemampuan untuk menemukan solusi yang baik demi kemajuan organisasinya.

6. Konsisten dan tegas.
Konsisten dalam artian bahwa seorang pemimpin akan mampu menjalankan setiap aturan dan kebijakan. Sedangkan tegas yang dalam artian bahwa seorang pemimpin tidak membebaskan anggotanya, namun juga tidak mengekang anggotanya.

7. Adil.
Seorang pemimpin yang ideal harus berbuat adil, sehingga mampu untuk memperlakukan anggotanya dengan perlakuan yang sama sesuai dengan tugas dan bidangnya masing-masing.

8. Lugas
Seorang pemimpin yang ideal harus lugas, sehingga akan mampu untuk menjelaskan pemikirannya secara langsung dan tidak bertele-tele.

Kepemimpinan Nasional Untuk Generasi Milenial di Era Digital
Generasi Milenial adalah kelompok demografi setelah Generasi X. Para ahli dan peneliti biasanya menggunakan awal 1980-an sebagai awal kelahiran kelompok ini dan pertengahan tahun 1990-an hingga awal 2000-an sebagai akhir kelahiran. Milenial pada umumnya adalah anak-anak dari generasi Baby Boomers dan Gen-X yang tua. Milenial kadang-kadang disebut sebagai ‘Echo Boomers’ karena adanya ‘booming’ (peningkatan besar) tingkat kelahiran di tahun 1980-an dan 1990-an, sedangkan era digital adalah istilah yang di gunakan dalam kemunculan digital, jaringan internet khususnya teknologi informasi komputer.

Media baru Era Digital sering digunakan untuk menggambarkan teknologi digital. Media ini memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat aringan atau internet, selain internet seperti media cetak, televisi, majalah, koran dan lain-lain bukanlah termasuk dalam kategori media baru.

Maka dari itu, kriteria kepemimpinan nasional milenial yang dibutuhkan bagi generasi saat ini adalah:

1) Inovatif
Kepemimpinan ini akan memunculkan inovasi dan ide-ide terbaru sehingga memungkinkan sebuah organisasi bertahan dan berkembang dengan baik, meskipun memiliki banyak rintangan yang menghadangnya.

2) Kreatif
Pemimpin yang menunjukkan kreativitasnya akan mampu menciptakan kreasi yang unggul, meningkat sesuatu yang sederhana menjadi menarik dan mampu meningkatkan kreatifitas dalam setiap pekerjaan di lingkungan sekitar agar menciptakan warna yang baru bagi organisasi.

3) Transformatif
Pemimpin akan terus mendorong adanya perubahan yang bersifat transformatif untuk melakukan pembaharuan organisasi kearah yang lebih baik, maju, dan terfokus pada tujuan yang telah ditetapkan agar berjalan secara efisien dan efektif.

4) Inventif
Pemimpin mendorong adanya penemuan terbaru yang dijadikan sebagai terobosan untuk mengembangkan kegiatan organisasi sehingga yang nantinya dapat menjadi teladan dan manfaat bagi masyarakat luas yang membutuhkannya.

5) Transparatif
Pemimpin mendorong bahwa setiap kegiatan ataupun strategi yang dijalankan organisasi harus transparatif, sehingga bisa diakses oleh seluruh pemangku kepentingan dan bisa diawasi oleh lembaga pemerintahan untuk mencegah adanya budaya korupsi, kolusi, ataupun nepotisme dalam organisasi masyarakat.

6) Interaktif
Pemimpin harus selalu responsif, merakyat sehingga selalu berada di tengah masyarakat baik secara fisik maupun psikologis untuk memberikan solusi alternatif terhadap permasalahan rakyat, mau dikritik, dan menjadi bagian dari interaksi sosial antara pemimpin dengan rakyat.

Lima karakter kepemimpinan yang dibutuhkan pada era generasi milenial sebagai berikut.

1. Menjadi seorang berkemampuan digital yang handal (Digital Skill)
Menjadi pemimpinan di era Milenial, perlu untuk terus mengembangkan ketrampilannya dan melek tenologi mengikuti teknologi terupdate yang dapat diterapkan di pekerjaannya. Dengan digital skill yang mumpuni, pemimpin akan merasakan manfaatnya.

2. Menjadi seorang pembangun hubungan (Connector)
Pemimpin di era milenial perlu menginvestasikan waktu dalam membangun hubungan. Milenial merupakan generasi kerja yang lebih terbuka dalam berkomunikasi dan berinteraksi serta memiliki tujuan mencari berbagai pengalaman ketika bekerja. Menyikapi hal ini, pemimpin perlu membangun hubungan dengan mengadakan pertemuan baik secara tatap muka atau via media online yang kini kerap digunakan milenial untuk berinteraksi.

3. Menjadi seorang pemberi tantangan (Challenger)
Seorang pemimpin harus memiliki keberanian untuk mengambil sebuah langkah atau keputusan penting yang bertentangan dengan kebiasaan lama. Ini adalah tantangan bagi para pemimpin milenial dalam mengubah kondisi tersebut dan menanamkan nilai bahwa berbeda itu boleh asalkan dengan perencanaan dan tujuan yang jelas.

4. Menjadi seorang yang mendorong kolaborasi untuk meningkatkan motivasi dan kepuasan.
Anggota tim yang kuat, yang saling memotivasi satu sama lain. Sehingga, generasi milenial dapat mencapai kepuasan kerja. Kolaborasi yang kuat akan membantu para generasi milenial untuk mendapatkan self-fulfilment dalam setiap pekerjaan yang mereka berikan.

5. Menjadi Seorang yang lincah dan cepat beradaptasi
Seorang pemimpin yang agile adalah ciri pemimpin yang memungkinkan untuk menyesuaikan dengan pola dan ritme tersebut. Pemimpin yang agile dapat digambarkan sebagai pemimpin yang cerdas melihat peluang, cepat dalam beradaptasi, dan lincah dalam memfasilitasi perubahan. Pemimpin yang agile adalah pemimpin yang open minded dan memiliki ambiguity acceptance, yakni bersedia menerima ketidakjelasan.
Ada tiga syarat yang perlu diketahui untuk rakyat sebelum memilih pemimpin:

1) Memilih secara adil bukan karena ada pemberian atau pun karena masih memiliki tali persaudaraan, dan lain sebagainya. Melainkan memilih pemimpin berdasarkan sifat yang memenuhi syarat sebagai pemimpin ada di dalam kepribadian calon atau kandidat tersebut.
2) Memiliki pengetahuan yang tajam tentang siapa yang memenuhi syarat berhak menjadi pemimpin.
3) Memiliki pandangan dan kebijakan yang objektif tentang siapa kandidat yang lebih kuat dan pantas yang dirasa mampu untuk membawa kemaslahatan bagi negara dan bangsa.
Robinson (dalam Ginting, 1999:26), para ahli mengemukakan bahwa peranan yang perlu ditampilkan pemimpin, adalah :
a. mencetuskan ide atau sebagai seorang kepala;
b. memberi informasi;
c. sebagai seorang perencana;
d. memberi sugesti;
e. mengaktifkan anggota;
f. mengawasi kegiatan;
g. memberi semangat untuk mencapai tujuan;
h. sebagai katalisator;
i. mewakili kelompok;
j. memberi tanggung jawab;
k. menciptakan rasa aman, dan
l. sebagai ahli dalam bidang yang dipimpinnya.

Penutup
Pada era generasi milenial saat ini pergolakan dan tantangan untuk memiliki pemimpinyang sesuai dengan era saat ini tidak kecil. Sebab, pola kepemimpinan milenial tidak sama dengan kepemimpinan lama dari generasi sebelumnya. Oleh karena itu, tipe kepemimpinan yang dibangun perlu beradaptasi dengan ritme, pola pikir dan gaya hidup. Karakter kepemimpinan pada era milenial memiliki pendekatan yang khas karena digitalisasi yang merambah dunia kerja tidak memungkinkan lagi bagi pemimpin untuk bertindak secara konvensional. Oleh karena pemimpin di era melenial perlu mengaplikasikan karakter kepemimpinan yang ideal pada era generasi milenial, yaitu pemimpin berkemampuan digital yang handal, pembangun hubungan harmoni dan ideal, demikian juga sebagai pemimpin yang selalu memberi tantangan, serta pendorong kolaborasi untuk meningkatkan motivasi dan kepuasan.

Referensi
Ahmad, Muktamar. (2022). Karakter kepemimpinan ideal pada era generasi milenial. Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora, 1(2), 142-148
Ainun, Najib. (2018). Kontruksi Pemimpin Ideal Untuk Indonesia. Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia, 3(1),
Natasya, V., Leuwol, dkk. (2023). Karakteristik Kepemimpinan Ideal di Era Generasi Milenial. Journal on Education, 5(2), 4292-4302
Sahadi, & Otong, H., Taufiq. (2020). Karakter Kepemimpinan Ideal dalam Organisasi. Jurnal MODERAT, 6(3), 513-5244678
Verah, & Felix, M., Pratama. (2023). Karakter Kepemimpinan Yang Ideal Dalam Sebuah Organisasi. Publikasi Riset Mahasiswa Manajemen, 4(2), 195-204

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.