• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

IPad Kids : Dampak Internet terhadap Perubahan Perilaku Komunikasi Gen Z

Editor Redaksi
20 November 2024
in Artikel

Oleh, Adinda Febriyanti
NIM : 1152300121
Mahasiswa aktif Universitas Negeri 17 Agustus 1945 Surabaya

“IPad Kids” adalah sebuah kata slang dari yang mengacu pada seseorang yang selalu

JurnalPost.com – Menggunakan gadget sehingga merubah kepribadian dan gaya hidup mereka. “IPad Kids” ini digambarkan sebagai seseorang yang bermain game atau menonton video dengan durasi yang sangat lama. “IPad Kids” bisa ditemui pada banyak kalangan, terutama kalangan remaja.

“IPad Kids” menjadi trend di sosial media TikTok. Tidak sedikit konten kreator yang membahas dan membuat konten tentang “IPad Kids” ini. Ada yang memberi tanggapan baik dan buruk, ada pula yang membuat trend ini menjadi lelucon.

Berdasarkan observasi, remaja “”IPad Kids” sendiri mengakui bahwa memang tidak bisa jauh dari gadget. Bahkan pada saat berkegiatan seperti makan, buang air besar. Mandi, menonton tv, dll. Terkadang, beberapa orang yang tidak termasuk “IPad Kids” merasa kesal, karena mereka tetap fokus pada gadget disaat sedang mengobrol atau berkumpul.

Fenomena ini cukup penting untuk memberikan informasi kepada remaja yang kecanduan gadget. Karena hal ini dapat memberikan perubahan yang signifikan terhadap remaja. Dapat juga untuk memberi peringatan kepada orang tua agar tidak membiasakan menjadikan gadget sebagai penolong disaat anak atau remaja sedang marah atau tantrum.

Berdasarkan peristiwa sebelumnya, riset pada tahun 2020 menyatakan bahwa 19,3% remaja mengalami kecanduan gadget. Sejumlah 2.933 remaja mengalami peningkatan durasi online hingga 11,6 jam per hari. Inilah awal mula sebutan “IPad Kids” muncul dan menjadi trend di era sekarang.

Jika fenomena “IPad Kids” ini tidak mereda hingga diwajarkan, maka akan menjadi kebiasaan buruk untuk masa depan. Dikarenakan hal ini tidak hanya sekedar trend saja, tetapi ini adalah hal yang cukup serius.

Meskipun ada sisi positifnya, fenomena ini harus ditanggapi dan diperhatikan dengan bijak baik oleh remaja itu sendiri ataupun oleh orang tua.

“IPad Kids” tentunya akan memberikan dampak yang signifikan kepada remaja. Dampak negatif akan lebih banyak dibandingkan dampak positif.

Dampak positif dari fenomena ini yaitu : Peningkatan bahasa, menjadi akses ke berbagai aplikasi dan konten digital yang kaya kan bahasa, dapat meningkatkan pemahaman terhadap bahasa. Keterampilan digital, penggunaan perangkat sejak dini dapat membantu untuk mengembangkan keterampilan yang penting di era sekarang, seperti kemampuan mengedit, berkomunikasi, dan mencari informasi. Dan juga pengembangan komunikasi non-verbal, mereka dapat belajar untuk mengekspresikan diri melalui bahasa tubuh, ekspresi wajah dan intonasi suara.

Namun negatifnya, menurunkan keterampilan komunikasi tatap muka: yang dimana anak anak atau remaja terlalu banyak menghabiskan waktu dengan gadget dibanding berinteraksi dengan orang lain. Kesulitan mengelola emosi juga menjadi salah satu dampak negatif dari fenomena ini, karena komunikasi melalui gadget atau perangkat digital dapat menyulitkan mereka untuk memahami dan mengelola emosi terhadap orang lain. Dan juga kurangnya perhatian pada lingkungan sekitar, terlalu sering menggunakan gadget membuat mereka kurang memperhatikan lingkungan sekitar dan kehilangan kesempatan untuk belajar dari dunia nyata.

Bagaimana cara menyeimbangkan 2 dampak tersebut? Yaitu dengan cara membatasi waktu penggunaan, seperti menetapkan batasan waktu yang jelas untuk penggunaan gadget, memilih konten yang sesuai, mengawasi konten sesuai umur dan minat mereka.

Jadi bisa disimpulkan, Fenomena “iPad Kids” adalah cerminan dari perkembangan zaman. Penggunaan perangkat digital dapat memberikan banyak manfaat bagi anak-anak maupun remaha, namun perlu diimbangi dengan aktivitas non-digital agar perkembangan mereka secara keseluruhan menjadi optimal. Dengan bimbingan yang tepat, mereka dapat tumbuh menjadi individu yang cerdas, kreatif, dan memiliki keterampilan komunikasi yang baik.

Artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas Dosen Pengampu mata kuliah Sistem Komunikasi Indonesia, Drs. Widianto Ekoputro, M.A

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.