
Surabaya, JurnalPost.com. 10 Desember 2025 – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya membuktikan bahwa kreativitas komunikasi dapat memecahkan masalah lingkungan dan sekaligus mendorong ekonomi kerakyatan. Melalui Kampanye Digital PR “Branding & Communication Mission” (#Brandcomm), tim mahasiswa berhasil mendampingi ibu-ibu pelaku UMKM di Kampung Kue Rungkut Surabaya mengubah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai jual tinggi: lilin aromaterapi ramah lingkungan.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari mata kuliah Manajemen Public Relations, yang berfokus pada Program Komunikasi Pemberdayaan.
Putri Sabrina Firnanda Rahayu, Ketua Pelaksana Kampanye #Brandcomm, menyatakan bahwa,”Misi kami sederhana: mengubah limbah yang mencemari menjadi peluang ekonomi baru. Di Kampung Kue, limbah minyak jelantah seringkali menjadi isu. Kami tidak hanya memberi tahu, tapi menunjukkan bahwa dengan sentuhan ilmu komunikasi dan branding, limbah ini bisa menjadi lilin aromaterapi premium yang memiliki cerita unik.”
Program ini disambut antusias oleh ibu-ibu UMKM di Kampung Kue Rungkut. Dalam pelatihan intensif, mahasiswa mengajarkan teknik pengolahan jelantah menjadi bahan dasar lilin, proses purifying, hingga menambahkan aroma terapi, menjadikannya produk yang aman dan menarik.
Solusi Lingkungan: Membantu mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah.
Peningkatan Ekonomi: Memberikan keterampilan baru bagi ibu-ibu, sehingga mereka memiliki produk sampingan yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
Kegiatan ini secara digital disosialisasikan melalui Kampanye #Brandcomm di platform media sosial prodi, yang bertujuan untuk meningkatkan awareness publik terhadap peran aktif UNTAG Surabaya sebagai perguruan tinggi yang inovatif dan berdampak sosial.
— SELESAI —
Narahubung Media:
Adinda Diana Nadifa
Public Relation #Brandcomm
0817034489309
[email protected]




