
Penulis:
Ikhwan Kunto Alfarisi
JurnalPost.com – Umat Islam sangat dianjurkan untuk berdoa. Doa secara bahasa berasal dari kata “da’aa-yad’uu-du’aa-an” yang artinya memohon atau meminta. Menurut istilah, doa adalah permohonan dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT.
Doa merupakan wujud permohonan bantuan dari seorang hamba kepada Allah SWT dengan menampakkan kefakiran kepada-Nya dan membebaskan diri dari keyakinan akan adanya kekuatan selain Dia.
Anjuran untuk berdoa ada di dalam Al-Quran surat Al-a’raf ayat 55 yang berbunyi: “Mohonlah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut”.
Rasulullah mengatakan bahwa berdoa merupakan salah satu bentuk ibadah. Dari Nu’man bin Basyir, Rasulullah SAW bersabda: “Berdoa adalah suatu ibadah.” (HR Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah & Tirmidzi)
Dalam riwayat dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW juga menyampaikan: “Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah SWT selain berdoa.” (HR Tirmidzi & Ibnu Majah)
Rasulullah bersabda: “Doa adalah senjata orang mukmin, tiang agama, dan cahaya langit-langit serta bumi.” (HR Abu Ya’la, dari Ali bin Abu Thalib)
Doa Yang Mustajab
Dalam ajaran Islam, doa mustajab mengacu pada doa-doa yang berpotensi dikabulkan oleh Allah dengan cara yang benar, pada waktu-waktu yang dianjurkan, serta dalam keadaan yang penuh keikhlasan. Doa yang dilakukan seperti ini diyakini lebih cepat mendapatkan jawaban dari Allah SWT.
Doa mustajab berpatokan pada permohonan yang disampaikan dengan hati tulus dan dalam waktu-waktu yang penuh keberkahan.
Namun perlu kita pahami bahwa Allah menjawab doa-doa hamba-Nya dalam tiga cara. Pertama, doa dikabulkan secara langsung sesuai permintaan.
Kedua, doa tidak langsung dijawab namun ibadah yang kita lakukan menjadi pahala yang tersimpan untuk kebaikan di dunia maupun di akhirat. Ketiga, Allah mengabulkan doa-doa dalam bentuk perlindungan dari hal-hal buruk yang mungkin menimpa kita dalam kehidupan sehari-hari.
Waktu-waktu Mustajab dalam Berdoa
Untuk mengetahui waktu-waktu mustajab dalam berdoa sangat penting agar permohonan kita lebih besar peluangnya dikabulkan oleh Allah SWT. Ada beberapa momen-momen yang telah disebutkan dalam pelbagai hadits sebagai waktu terbaik untuk berdoa. Dengan memanfaatkan waktu-waktu tersebut, Anda bisa lebih fokus dan khusyuk dalam menyampaikan harapan dan permintaan kepada Sang Pencipta.
Waktu Doa yang Mustajab antara lain:
1. Berdoa di Dua Per Tiga Malam
Waktu dua per tiga malam biasanya berlangsung sekitar pukul 00.00 hingga 03.00 dini hari. Pada waktu ini, kondisi pikiran manusia cenderung lebih tenang dan rileks karena berada dalam fase gelombang otak alfa dan beta.
Dalam keadaan seperti ini, setiap doa atau afirmasi yang kita ucapkan akan lebih mudah tertanam dalam pikiran bawah sadar, yang kemudian dapat mempengaruhi tindakan dan keputusan kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan semua yang kita harapkan.
2. Berdoa di Antara Adzan dan Iqamah
Ketika adzan berkumandang, umat Islam dianjurkan untuk menghentikan aktivitas sejenak dan menyempatkan diri untuk berdoa. Dalam waktu ini, termasuk saat menjelang iqamah, merupakan salah satu momen mustajab untuk berdoa.
Gunakan kesempatan ini untuk memohon kepada Allah dengan penuh kekhusyukan, karena doa yang dipanjatkan di antara adzan dan iqamah sangat berpotensi dikabulkan.
3. Berdoa di Hari Jumat sore
Hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Allah SWT menjadikan hari ini penuh berkah dan keutamaan, salah satunya adalah adanya waktu khusus di mana doa-doa lebih mudah dikabulkan.
Oleh karena itu, memperbanyak doa di hari Jumat petang sangat dianjurkan, terutama pada waktu-waktu yang diyakini sebagai momen mustajab, seperti setelah Ashar hingga menjelang Maghrib.
4. Berdoa Setelah Salat Fardhu
Salah satu waktu terbaik untuk berdoa adalah setelah menunaikan salat fardhu lima waktu. Maka dari itu, sebaiknya kita tidak terburu-buru meninggalkan tempat shalat. Gunakan momen setelah salam sebagai kesempatan untuk memanjatkan doa-doa karena waktu ini termasuk dalam waktu yang diberkahi dan memiliki peluang besar agar doa-doa kita dikabulkan oleh Allah SWT.
5. Berdoa saat Hujan Turun
Mungkin tidak banyak yang menyadari bahwa turunnya hujan merupakan salah satu momen istimewa untuk berdoa. Hujan adalah rahmat dari Allah SWT yang membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh makhluk hidup.
Di saat hujan turun, Allah membuka peluang bagi hamba-Nya untuk menyampaikan doa-doa dan harapan. Bahkan Rasulullah SAW sendiri memanjatkan doa agar hujan yang turun menjadi hujan yang penuh berkah dan membawa kebaikan bagi semua makhluk.
6. Berdoa saat Sujud dalam Shalat.
Sujud adalah bentuk paling rendah dan penuh penghambaan seorang hamba di hadapan TuhanNya. Dalam posisi ini, kita semua dianjurkan untuk memperbanyak doa karena sujud merupakan saat terdekat antara manusia dan Allah SWT. Momen sujud menjadi waktu yang sangat tepat untuk mengutarakan segala keinginan, permohonan, dan keluh kesah dengan sepenuh hati.
7. Berdoa pada saat perjalanan (safar).
Ketika kita sedang dalam perjalanan, maka kita sangat dianjurkan untuk berdoa karena pada saat itulah doa kita akan terkabulkan.
8. Berdoa pada saat menuntut ilmu dan sedang mencari nafkah halal.
Ketika kita sedang menuntut ilmu dan sedang mencari nafkah halal maka insya Allah doa kita akan dikabulkan oleh Allah karena Allah sangat senang kepada hamba-hamba-Nya yang senantiasa menuntut ilmu dan kerja keras untuk keluarganya.
Dari penjelasan tersebut, maka kita diharapkan perbanyak berdoa karena doa sangat mudah dilakukan dan tanpa biaya apapun. Doa juga bisa dikerjakan dimanapun dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT.
Penulis:
Ikhwan Kunto Alfarisi
(Jakarta, 28 November 2025)



