
Penulis : Irna Hafizah Tanjung, Karlina Sari Anggita Daulay, Muhammad Raghib
JurnalPost.com – Kesehatan merupakan salah satu fokus utama yang menjadi perhatian global, dengan berbagai langkah yang diambil oleh masyarakat dan pemerintah untuk memajukannya. Salah satu pendekatan yang saat ini banyak dikembangkan untuk mengurangi resiko mengalami penyakit adalah dengan memperkenalkan asuransi kesehatan. Konsep ini menjadi krusial dalam menghadapi risiko kehidupan sehari-hari karena setiap individu tidak terhindar dari berbagai ancaman yang bisa muncul secara tak terduga. Melindungi diri dengan asuransi kesehatan merupakan hal yang penting dari berbagai macam risiko penyakit hingga kecelakaan.
Risiko merupakan ketidakpastian yang jika terjadi, dapat mendatangkan kerugian baik dalam bentuk material maupun non-material. Walaupun risiko tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, berbagai upaya bisa dilakukan untuk menguranginya, salah satunya melalui penggunaan asuransi kesehatan yang memberikan perlindungan terhadap potensi kerugian akibat penyakit mendadak. Asuransi kesehatan menjadi solusi penting dalam mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan penyakit di masa depan, membantu meringankan beban ekonomi yang mungkin timbul dari musibah tak terduga tersebut.
Di antara berbagai jenis asuransi kesehatan yang tersedia, sangat penting bagi setiap individu untuk memilih asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhannya. Asuransi kesehatan menjadi kebutuhan utama di tengah meningkatnya biaya pengobatan dan perawatan rumah sakit yang semakin mahal. Oleh karena itu, memiliki perlindungan kesehatan melalui asuransi adalah langkah bijak untuk memastikan bahwa risiko finansial yang disebabkan oleh penyakit tidak menjadi beban berat. Setiap orang perlu mulai mempertimbangkan partisipasi dalam program asuransi kesehatan untuk mengantisipasi biaya tak terduga akibat kondisi kesehatan yang tidak terduga.
Dari wawancara yang kami lakukan terhadap Informan merupakan seorang yang menggunakan BPJS Kesehatan ataupun yang pernah menggunakan BPJS Kesehatan dan seseorang yang menggunakan Asuransi kesehatan swasta maupun yang pernah menggunakan asuransi kesehatan swasta. Dalam mengambil sebuah keputusan pembiayaan kesehatan terutama dalam memilih layanan asuransi, tentunya terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan tersebut yaitu terdiri dari faktor motivasi, persepsi, sikap, dan pengetahuan. Faktor tersebut menjadi hal yang mempengaruhi persepsi masyarakat terkait asuransi yang membuat masyarakat memilih asuransi tersebut. Faktor motivasi yang merupakan bagian dari faktor psikologi juga sangat mempengaruhi perilaku konsumen dalam memilih.
Dari hasil wawancara kami mengidentifikasi beberapa faktor pendorong terhadap pilihan masyarakat dalam memilih BPJS Kesehatan antara lain biaya operasional yang lebih murah, menyesuaikan dengan jumlah pendapatan, mempertimbangkan tingkat risiko kesehatan mereka dalam memilih BPJS kesehatan, dan banyaknya jumlah anggota keluarga. Sedangkan faktor pendorong masyarakat dalam memilih asuransi kesehatan swasta antara lain mendapatkan fasilitas yang lebih baik, lebih banyak akses untuk ke rumah sakit, prosesnya lebih mudah, menawarkan asuransi yang lebih spesifik untuk kasus yang darurat, dan memberi pendidikan kepada masyarakat akan lebih sadar agar memiliki perlindungan kesehatan.
Artikel ini untuk publikasi tugas untuk mata kuliah Asuransi dan Jaminan Sosial dengan Dosen Pengampu : Dr. Hairani Siregar, S.Sos,. M.SP. dan Dra. Berlianti, M.SP




