• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Eufemisme

Editor Redaksi
28 November 2025
in Artikel

Pendahuluan
Eufemisme, yakni penggunaan istilah yang lebih lembut untuk menggantikan kata-kata yang lebih keras atau tabu, memiliki peran penting dalam interaksi manusia. Dari sisi etika berbahasa, eufemisme berfungsi untuk menjaga hubungan antar individu dan menghindari konflik. Namun, dalam konteks publik, terutama dalam politik dan media, eufemisme sering kali menjadi alat yang ambigu, berfungsi sebagai pendekatan diplomatik sekaligus memiliki potensi untuk memutarbalikkan makna.

Pembahasan
Di satu sisi, eufemisme memberikan keuntungan dalam kehidupan sosial. Ini memungkinkan kita untuk membahas isu-isu sensitif seperti kematian dengan menggunakan istilah “meninggal dunia” bukannya “mati”, menunjukkan kondisi fisik dengan istilah “berkebutuhan khusus” bukan “cacat”, atau status pekerjaan dengan menyebut “asisten rumah tangga” alih-alih “pembantu”. Hal ini mencerminkan etika serta penggunaan bahasa yang menghormati martabat seseorang dan menjaga keseimbangan dalam interaksi sosial.

Namun, terdapat sisi negatif dari eufemisme yang muncul saat digunakan dalam konteks kekuasaan dan informasi. Dalam ranah politik, istilah “penyesuaian tarif” dapat berarti “kenaikan harga”, atau “normalisasi” digunakan untuk merujuk pada “penghapusan subsidi”. Dalam keadaan ini, eufemisme berfungsi sebagai alat retoris untuk memanipulasi persepsi publik, meminimalkan dampak kebijakan yang tidak populer, atau bahkan menyembunyikan fakta. Penggunaan bahasa yang tidak langsung ini dapat mengaburkan kebenaran dan menyulitkan masyarakat untuk memahami dengan jelas.

Media massa juga sering terjebak dalam penggunaan eufemisme berlebihan, terutama untuk menghindari kritik dari masa lalu atau mempertahankan kesan objektif. Sebagai akibatnya, informasi menjadi tidak jelas dan makna utama dari suatu peristiwa menjadi samar.

Penegasan ulang
Secara pribadi, saya berkeyakinan bahwa eufemisme adalah salah satu aspek bahasa yang sangat berpengaruh dan tidak memihak. Keberhasilan eufemisme sangat tergantung pada tujuan penggunaannya. Ketika digunakan untuk menunjukkan penghormatan dan perhatian dalam interaksi sehari-hari, eufemisme mencerminkan budaya dan peradaban yang positif. Namun, jika dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memengaruhi opini publik atau menyembunyikan fakta, eufemisme dapat menghalangi komunikasi yang terbuka dan jujur. Oleh karena itu, sebagai penerimaan informasi, kita perlu tetap kritis dan berhati-hati dalam menentukan kapan eufemisme berfungsi sebagai tanda kesopanan, dan kapan ia menjadi penghalang dalam berkomunikasi.

Oleh: Gifara Putri Yuansyah, Mahasiswa Universitas Mulawarman Fakultas Farmasi

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.