
SEMARANG, JurnalPost.com, 26 Juli 2026 – Mahasiswa KKN Tematik IDBU-45 Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan sosialisasi penguatan ketahanan keluarga melalui edukasi parenting di era digital dan pengelolaan keuangan keluarga bagi warga RW 02, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan keluarga pesisir dalam menghadapi perubahan sosial, perkembangan teknologi digital, serta dinamika ekonomi keluarga.
Program yang berada di bawah koordinasi dosen Muhammad Arief Zuliyah, S.IP., LL.M. tersebut mengangkat tema besar KKN Tematik IDBU-45, yaitu “Mewujudkan Ketahanan Keluarga Pesisir di Kelurahan Bandarharjo melalui Resiliensi Psikososial dan Pemberdayaan Ekonomi Adaptif.” Kegiatan ini diinisiasi sebagai perwujudan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan serta SDG 16 mengenai Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.
Ketua KKN Tematik IDBU-45 Undip, Ariel, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan bekal yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari serta membangun kebiasaan positif di kehidupan warga sehari-hari. Melalui edukasi parenting dan literasi keuangan, mahasiswa KKN berupaya mendampingi warga dalam menghadapi perubahan, perkembangan digital, dan tantangan ekonomi keluarga.

Membangun Pengasuhan Adaptif di Era Digital
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sesi edukasi mengenai pola pengasuhan anak di era digital yang disampaikan oleh Annisa Nur Hikmatus Solikhah, S.Psi., M.Psi. Dalam sesi ini, Annisa menjelaskan bahwa penggunaan gawai telah menjadi bagian dari kehidupan anak sehingga orang tua perlu mengembangan kemampuan beradaptasi, bukan hanya menerapkan batasan.
“Orang tua saat ini perlu menyadari bahwa gawai sudah menjadi bagian dari kehidupan anak. Karena itu, yang penting bukan hanya memberikan batasan kepada anak tetapi juga bagaimana orang tua dapat hadir, mendampingi, dan membangun komunikasi yang baik dengan anak,” ujar Annisa.
Materi tersebut mendapat respons antusias dari peserta. Dalam sesi diskusi, sejumlah orang tua membagikan pengalaman mereka menghadapi anak yang sulit lepas dari gawai, sehingga forum berkembang menjadi ruang berbagi solusi berdasarkan pengalaman sehari-hari. Setelah sesi diskusi dilakukan Annisa selaku pembicara memberikan kata penutup nya dan memberikan semangat kepada para orang tua untuk tetap mendampingi anak di era digital seperti ini.
Literasi Keuangan untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan edukasi pengelolaan keuangan keluarga yang disampaikan oleh Feno Adrian, mahasiswa Jurusan Ekonomi Universitas Diponegoro sekaligus anggota KKN Tematik IDBU-45 Undip, Peserta diperkenalkan bagaimana melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran menggunakan aplikasi yang mudah diakses sehingga dapat digunakan setiap hari.
Feno menjelaskan bahwa kebiasaan mencatat keuangan dapat membantu keluarga mengenali pola pengeluaran, menyusun prioritas kebutuhan rumah tangga, dan membangun pengelolaan ekonomi yang lebih terencana. Selain itu, Feno juga menjelaskan tata cara penggunaan aplikasi sehingga dapat langsung digunakan. Tata cara penggunaan dimulai dari cara membuat akun hingga memasukan nominal pemasukan dan pengeluaran. Pendekatan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi kebiasaan untuk mengelola pola pemasukan dan pengeluaran, khususnya bagi keluarga pesisir yang menghadapi dinamika ekonomi yang terjadi saat ini.

Penguatan Resiliensi Keluarga sebagai Investasi Jangka Panjang
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Tematik IDBU-45 UNDIP berupaya menghadirkan solusi yang dekat dengan kebutuhan warga Bandarharjo. Dengan mengedepankan partisipasi aktif masyarakat melalui diskusi dan praktik langsung, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga pesisir dalam menghadapi perubahan ekonomi, sosial, dan digital yang terus berkembang.
Penulis/Reporter: Ratu Salma Benani Gustiar
Fotografer: Shafhah Azmi Putri




