• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Dibalik Kebermanfaat BPJS Kesehatan Dan Hambatan Yang Di Rasakan Masyarakat

Editor Redaksi
7 Oktober 2024
in Berita

JurnalPost.com – BPJS Kesehatan merupakan program jaminan kesehatan yang sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan medis yang terjangkau. Namun, sejumlah kendala masih menjadi keluhan para pengguna, terutama dalam hal antrean panjang dan sulitnya akses ke dokter spesialis. Berdasarkan wawancara dengan seorang pengguna BPJS, diketahui beberapa hal yang dirasakan terkait pengalaman dan kepuasan terhadap layanan yang diberikan.

Hal ini juga terjadi di lingkungan Gg Saudara Karya Setuju Kelurahan Sei Agus Kecamatan Medan Barat. Banyak pengguna BPJS kesehatan di lingkungan tersebut, kami sebagai penulis, berhasil mewawancarai pengguna BPJS kesehatan tentang layanan BPJS kesehatan . Apakah ada kendala dalam mengunakan layanan dan kebermanfaatan seperti apa dalam mengunakan layanan.

Penulis Dicky Kurniawan_210902030, Natasyah Nur Putri Harahap_210902022, Syndi Febriani_21092068. Kami mengambil lokasi ini di karenakan banyak nya pengguna BPJS dilingkungan ini, juga Karena sempat ada keraguan dari pengguna tentang perubahan prosedur dari sistem konvensional menjadi sistem online,awal nya ada keraguan bahwa sistem tersebut akan mempersulit pelayanan. Oleh karena itu peneliti akan mengupas lebih dalam tentang hal tersebut dan pelayanan BPJS lain nya dilingkungan ini.

Beberapa pengguna yang diwawancarai menyatakan bahwa secara umum, layanan BPJS Kesehatan sudah memadai. Namun, ia menyoroti waktu tunggu yang lama di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS. “Pengalaman saya cukup baik, tapi antrean di beberapa rumah sakit atau puskesmas itu lama sekali, terutama kalau lagi ramai,” ujar pengguna tersebut.sedangkan penguna yang lain mengatakan “ Layanan BPJS suda baik namun karena antrean yang Panjang sehingga hal tersebut sangat memakan waktu.” Ujarnya.

Antrean panjang ini, menurutnya, disebabkan oleh jumlah tenaga medis yang terbatas, terutama di beberapa rumah sakit. “Ada rumah sakit yang kelihatannya kekurangan dokter, jadi pasien yang antre lama banget. Semoga bisa ada penambahan tenaga medis biar prosesnya nggak lama,” tambahnya.

Selain antrean panjang, pengguna BPJS juga mengeluhkan kesulitan dalam mendapatkan rujukan ke dokter spesialis. Pengguna menjelaskan bahwa proses untuk bertemu dokter spesialis membutuhkan waktu yang tidak sebentar, karena harus menunggu giliran setelah mendapatkan rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas.

“Untuk ketemu spesialis itu susah. Saya pernah harus menunggu beberapa minggu karena antrean penuh,” ungkapnya. Sistem rujukan bertingkat yang diberlakukan BPJS memang bertujuan untuk mengatur alur pasien, namun bagi mereka yang membutuhkan penanganan cepat, hal ini dirasa cukup memberatkan.

Pengguna juga memberikan pandangannya terkait proses pendaftaran dan aktivasi BPJS. Menurutnya, sistem pendaftaran online sudah cukup membantu, tetapi ia juga menyoroti kendala yang terjadi ketika server BPJS mengalami gangguan. “Daftarnya gampang, apalagi sekarang bisa online, tapi kadang-kadang server BPJS down. Ini bikin proses aktivasi jadi terhambat,” jelasnya. Di lain sisi pengguna yang bebrbeda menuturkan “ sulitnya akses untuk mendaftar BPJS masih menjadi masalah tersendiri, terlalu ribet” pungkasnya. Ia berharap agar ke depannya, permasalahan teknis ini dapat segera diatasi sehingga tidak mengganggu proses administrasi dan aktivasi layanan BPJS.

Meskipun layanan BPJS cukup lengkap, pengguna merasa bahwa informasi mengenai prosedur dan syarat-syaratnya masih kurang tersosialisasikan dengan baik. Banyak peserta yang merasa bingung dengan beberapa aturan, terutama terkait dengan pengajuan klaim atau mendapatkan rujukan. “Informasi BPJS itu sebenarnya sudah ada, tapi banyak yang masih kurang jelas. Banyak orang yang akhirnya bingung sama syarat-syaratnya, terutama untuk klaim,” ujarnya.

Mengenai kualitas pelayanan, pengguna menyatakan dirinya cukup puas. Namun, ia menyoroti lambatnya proses mendapatkan rujukan ke dokter spesialis yang dinilai mengurangi kenyamanan pengguna. “Saya cukup puas, tapi kalau untuk yang butuh rujukan spesialis, itu lama banget prosesnya. Itu yang jadi kendala,” katanya. Namun di lain sisi penguna lainnya mengatakan “ ia tidak pernah menerima layanan ke dokter spesialis”.

Dalam wawancara tersebut, pengguna juga mengungkapkan pendapatnya terkait besaran iuran bulanan BPJS. Menurutnya, iuran bulanan yang dibayarkan sudah sesuai dengan layanan yang diberikan, terutama jika melihat cakupan layanan kesehatan yang luas. “Kalau soal iuran, saya rasa sudah cukup sesuai dengan layanannya. Kita bisa dapat perawatan dari yang dasar sampai spesialis, itu sangat membantu,” tuturnya.

Dalam wawancara yang penulis lakukan , penulis bertanya mengenai manfaat BPJS dalam kehidupan nya terutama bidang Kesehatan. “BPJS sangat membantu, terutama bagi ibu-ibu dalam mendapatkan layanan kesehatan selama kehamilan dan persalinan tanpa harus khawatir biaya”.tuturnya.

BPJS Kesehatan memberikan manfaat bagi mereka golongan masyarakat kelas menengah kebawah, mereka mendapatkan kepastian untuk berobat secara biaya yang lebih murah dan kepastian mendapatkan layanan Kesehatan. Salah satu pengguna yang kami waancara juga mengaku bahwa tetangga nya sangat terbantu dengan BPJS Kesehatan ini, ketika melakukan persalinan dirumah sakit, dan juga obat yang diberikan juga obat yang berkualitas sama baiknya dengan pasien non BPJS Kesehatan.

Di akhir wawancara, pengguna memberikan saran agar sistem antrean di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS dapat diperbaiki agar lebih efisien. Ia juga berharap agar ada penambahan jumlah tenaga medis, terutama di rumah sakit yang sering padat oleh pasien BPJS.

“Saran saya, BPJS harus lebih memperbaiki sistem antreannya, biar nggak lama. Dan mungkin kalau bisa, ada tambahan dokter atau tenaga medis di rumah sakit yang kerja sama dengan BPJS, supaya pasien nggak terlalu lama nunggu,” pungkasnya.

Kesimpulan
BPJS Kesehatan memang telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan layanan kesehatan dengan biaya yang terjangkau. Namun, tantangan dalam hal antrean panjang, sulitnya akses ke dokter spesialis, serta kurangnya sosialisasi terkait informasi BPJS masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diperbaiki. Dengan peningkatan di beberapa aspek, diharapkan layanan BPJS Kesehatan dapat semakin memuaskan dan memberikan kemudahan akses kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

Editor Nadia
17 September 2026
0

GELORA LITERASI: Literacy and Children's Creativity Movement as an Effort to Improve Children's Reading Interest and Creativity in Sumurgede Village...

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Editor Redaksi
28 Agustus 2026
0

CEPU, JURNALPOST — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

JurnalPost.com - Desa Sukorejo/Kota Sragen, 4 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IBDU 42 Universitas Diponegoro melaksanakan...

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

SEMARANG, JurnalPost.com - Stigma negatif di lingkungan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemuda di kawasan pesisir Bandarharjo, Kecamatan...

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Tim Pengabdian Masyarakat Polinema melakukan PKM di Desa Wisata Jamu, Karangrejo Kromengan, Kab.Malang JurnalPost.com - Dalam upaya memodernisasi sektor usaha...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.