• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Darurat Sampah di Tangerang Selatan: Antara Pertumbuhan Kota dan Krisis Pengelolaan Lingkungan

Editor Redaksi
11 Januari 2026
in Kolom Opini
Tumpukan sampah di Tangerang Selatan mengganggu lingkungan dan mobilitas warga. Sumber: detik.com

Oleh: Rismaya Kurnia Savitri

JurnalPost.com – Dengan menjadi penyangga ibu kota, Kota Tangerang Selatan mengalami peningkatan aktivitas ekonomi, pembangunan perumahan, dan peningkatan jumlah penduduk. Namun dibalik citra kota kontemporer, ada masalah mendasar yang belum tertangani dengan baik, yaitu masalah sampah. Produksi sampah yang terus meningkat tidak diimbangi oleh sumber daya dan sistem pengelolaan yang memadai, sehingga masalah ini menimbulkan bahaya besar bagi kualitas hidup masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Bedasarkan data timbulan sampah Kota Tangerang Selatan dalam periode 2020-2024 terlihat peningkatan volume sampah yang cukup signifikan, dan puncaknya terdapat di tahun 2024 yang mencapai 414,750 ton per tahun. Peningkatan ini menunjukan bahwa pertumbuhan aktivitas perkotaan dan jumlah penduduk tidak diimbangi dengan sistem pengelolaan sampah yang memadai, sehingga menambah tekanan besar terhadap kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang sebagai tumpuan utama pengelolaan sampah di Tangerang Selatan.

Data Timbulan Sampah Kota Tangerang Selatan Tahun 2020–2024 Sumber: Sistem Informasi Manajemen Lingkungan (SIMALIH), Pemerintah Kota Tangerang Selatan, diakses melalui simalih.tangerangselatankota.go.id.

Pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, sektor swasta, akademisi, dan media menjadi relevan dalam situasi ini. Pemerintah daerah harus berhenti bergantung pada TPA sebagai Solusi akhir. Sebaliknya, mereka harus mendorong partisipasi masyarakat dala pemilahan sampah, keterlibatan swasta dalam teknologi pengolahan, kontribusi akademisi melalui penelitian dan inovasi, dan peran media dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Jika tidak ada kerja sama lintas pihak timbulan sampah yang semakin meningkat akan mempersulit pengelolaan dan memperpanjang keadaan darutat lingkungan di Tangerang Selatan.

Kondisi sosial dan lingkungan masyarakat dipengaruhi langsung oleh peningkatan timbulan sampah di Tangerang Selatan. Sampah sekarang bukan hanya masalah kebersihan kota tapi sekarang telah menyebabkan pencemaran lingkungan dan masalah kesehatan bagi orang-orang di sekitar TPA Cipeucang. Keluhan seperti bau menyengat dan pencemaran air tanah menunjukan bahwa masalah sampah telah berkembang menjadi masalah keadilan lingkungan dan kesehatan publik.

Problem sampah inimenunjukan betapa kurangnya kolaborasi antara perencanaan kota, kebijakan lingkungan, dan peartisipasi publik. Sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan belum ada untuk mengimbangi pertumbuhan permukiman dan pusat komersial yang cepat. Mengandalkan TPA sebagai solusi utama menunjukan bahwa pengelolaan sampah masih bersifat hilir dan belum focus pada pengurangan sumber.

Pendekatan pentahelix menjadi sangat relevan untuk diterapkan di Tangerang Selatan dalam situasi ini. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, akademisi, dan media diperlukan untuk mendorong pemilahan sampah sejak rumah tangga, memperkuat bank sampah, mengembangkan metode baru untuk mengolah limbah, dan meningkatkan kesadaran publik secara berkelanjutan tentang masalah ini. Kebijakan pengelolaan sampah dapat berhenti pada solusi jangka pendek jika seluruh aktor tidak terlibat.

Oleh karena itu, keadaan darurat sampah di Tangerang Selatan harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata Kelola lingkungan perkotaan. Kebijakan pengurangan sampah dari hulu harus diperkuat, transparansi data harus ditingkatkan, dan perilaku masyarakat harus diubah. Ditengah majunya modernisasi Kota Tangerang Selatan, krisis sampah akan terus berulang jika tidak ada komitmen dan kerja sama lintas pihak yang konsisten.

Oleh: Rismaya Kurnia Savitri

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

thumb

MEMPERBARUI JANJI KEBANGSAAN

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Oleh: Raja Oloan Tumanggor Dosen Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara Jakarta; Alumnus Westfaelische Wilhelms-Universitaet Muenster, Jerman JurnalPost.com - Setiap 17 Agustus...

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Mengapa Kita Suka Dengar Streamer ‘Yapping’?

Editor Redaksi
10 Agustus 2026
0

Oleh: Filha Fasha Gunawan Afiliasi: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) JurnalPost.com - Di era layar lipat dan media sosial yang serba...

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu?

Editor Redaksi
8 Agustus 2026
0

Penulis : Ghazi Muhammad Syarief Afiliasi : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Mengapa Menjadi Diri Sendiri Masih Menjadi Hal Tabu? Timeline...

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Gen Z di Tengah Toxic Workplace: Psikologi Positif sebagai Kunci untuk Bertahan

Editor Redaksi
5 Agustus 2026
0

Oleh: Christine Margareta Ratupayung Surbakti, Emanuel De Lura, dan Laila Meiliyandrie Indah Wardani Mahasiswa Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana JurnalPost.com...

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre   

Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tekanan Sosial:  Makna Kebebasan dalam Film Pride and Prejudice dari Perspektif Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre  

Editor Redaksi
4 Agustus 2026
0

SUMBER FOTO;https://iep.utm.edu/sartre-ex/https://www.primevideo.com/-/id/detail/0J7Y9UVDPJYTG6TM5CJB3KQAA7 Penulis: Rahma Ramadhani Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia Kontak: @realrahma1910 (instagram) Pernahkah kamu merasa...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.