• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Dari Pengendali Tikus Menuju Eduwisata: KKN-T IDBU 53 UNDIP Perkuat UMKM Sukoharjo Dukung SDGs

Editor Redaksi
19 Agustus 2026
in Berita

#P2KKNUNDIP #LPPMUNDIP #UNDIP

SUKOHARJO, JurnalPost.com – Burung hantu Tyto alba di Kelurahan Sukoharjo bukan sekadar predator alami yang membantu mengendalikan hama tikus. Potensi tersebut kini dikembangkan sebagai bagian dari wisata edukasi berbasis masyarakat. Upaya itu menjadi salah satu fokus Kelompok 3 KKN-T IDBU 53 Universitas Diponegoro dalam mendorong pengelolaan potensi lokal melalui penguatan UMKM, tata kelola wisata, dan pengembangan eduwisata konservasi.

Kelurahan Sukoharjo memiliki beragam potensi yang tumbuh dari karakter agraris dan kehidupan masyarakat setempat. Guyangan Kebo, Sate Keong sebagai Wisata Kuliner, Kesenian Lesung, tradisi Sadranan di kawasan Makam Kyai Langsur, serta konservasi Tyto alba menjadi bagian dari kekayaan budaya dan ekologi yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Konservasi Tyto alba sendiri pada awalnya dikembangkan sebagai solusi alami untuk mengendalikan hama tikus, kemudian berkembang menjadi sarana edukasi konservasi satwa dan pertanian berkelanjutan. Potensi tersebut membuka peluang bagi pengembangan wisata sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat.

Namun, berbagai potensi tersebut belum sepenuhnya terhubung dalam pengelolaan wisata yang terpadu. Pendataan UMKM dan aset wisata masih membutuhkan penataan, sementara administrasi, pencatatan keuangan, promosi, dan kelembagaan pengelola juga perlu diperkuat. Kondisi ini menjadi tantangan agar potensi lokal tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan dapat dikelola secara lebih terarah dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Upaya menjawab kebutuhan tersebut dilakukan melalui Multidisiplin 1: Penguatan Sistem Manajemen, Pemberdayaan Masyarakat, dan Ekonomi UMKM Pendukung Wisata Kelurahan Sukoharjo yang dilaksanakan pada 13 Agustus 2026. Program menyasar pengelola wisata Kampung Klurahan dan mencakup pendataan UMKM, sosialisasi aspek hukum dan perlindungan usaha, serta pembukuan sederhana. Sebanyak 22 UMKM berhasil didata, sementara tiga UMKM diantaranya mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Selain kegiatan pendampingan, tim juga menyusun Buku Manajemen Masyarakat “Penguatan Sistem Manajemen, Pemberdayaan Masyarakat, dan Ekonomi UMKM Pendukung Wisata Kelurahan Sukoharjo” sebagai salah satu luaran program. Pelaksanaan kegiatan tersebut dinyatakan berjalan baik, tertib, dan lancar serta memberikan manfaat bagi pengelola wisata Kampung Klurahan.

Penguatan dari sisi ekonomi dan manajemen tersebut kemudian berlanjut melalui Multidisiplin 2: Pengembangan Wisata Edukasi (Edutourism) Berbasis Masyarakat dan Tata Kelola Berkelanjutan Konservasi Burung Hantu Tyto alba. Kegiatan dilaksanakan di Sekretariat P4S Harmoni pada 5 Agustus 2026 dan diikuti 14 peserta pengelola wisata P4S Harmoni. Program mencakup sejumlah aspek pengelolaan wisata, antara lain penyusunan HPP dan RAB paket eduwisata, monitoring keuangan, pencatatan inventaris, digitalisasi transaksi melalui QRIS, strategi pemasaran, tata kelola lingkungan, aspek hukum, serta rencana pengelolaan wisata berbasis masyarakat. Berita acara kegiatan menyatakan program terlaksana dengan baik, tertib, dan lancar serta memberikan manfaat bagi peserta sosialisasi.
Sebagai salah satu luaran Multidisiplin 2, tim menyusun Buku Pengembangan Wisata Edukasi (Edutourism) Berbasis Masyarakat dan Tata Kelola Berkelanjutan Konservasi Burung Hantu Tyto alba yang telah diserahkan kepada P4S Harmoni. Buku tersebut diharapkan menjadi bahan acuan bagi pengelola dalam melanjutkan pengembangan wisata edukasi setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir. Dengan demikian, hasil program tidak hanya berupa kegiatan pendampingan, tetapi juga menghasilkan bahan yang dapat digunakan kembali dalam proses pengelolaan wisata.

Kepala Kelurahan Sukoharjo, Sri Rahayu, S.E., M.M., menilai kehadiran mahasiswa KKN membawa kesan positif bagi lingkungan kelurahan. “Selama mahasiswa KKN berada di sini, kesannya selalu positif. Anak-anaknya ramah, sopan, komunikatif, dan berkontribusi terhadap masyarakat. Mereka tidak hanya menjalankan program, tetapi juga mau mendengarkan kebutuhan masyarakat dan peduli terhadap warga. Mereka bukan hanya mahasiswa KKN, tetapi sudah kami anggap sebagai keluarga Kelurahan Sukoharjo,” ujarnya.

Sri Rahayu juga menilai KKN menjadi ruang pertemuan antara perguruan tinggi dan masyarakat. “KKN menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan masyarakat. Masyarakat dapat ilmu, mahasiswa mendapat pengalaman dari interaksi. Harapannya, program yang telah dilakukan dapat terus bermanfaat dan dapat dilanjutkan oleh masyarakat,” katanya.

Rangkaian program tersebut menunjukkan upaya menghubungkan potensi lokal dengan pengelolaan ekonomi dan wisata yang lebih terarah. Penguatan UMKM, pencatatan keuangan, kelembagaan, dan strategi promosi mendukung SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, sementara pengembangan wisata edukasi berbasis masyarakat dan konservasi Tyto alba sejalan dengan SDGs 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Melalui kolaborasi mahasiswa, pemerintah kelurahan, pengelola wisata, pelaku UMKM, dan masyarakat, program KKN-T IDBU 53 UNDIP diharapkan dapat terus memberi manfaat setelah masa pengabdian berakhir.

 

 

 

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

Editor Nadia
17 September 2026
0

GELORA LITERASI: Literacy and Children's Creativity Movement as an Effort to Improve Children's Reading Interest and Creativity in Sumurgede Village...

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Editor Redaksi
28 Agustus 2026
0

CEPU, JURNALPOST — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

JurnalPost.com - Desa Sukorejo/Kota Sragen, 4 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IBDU 42 Universitas Diponegoro melaksanakan...

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

SEMARANG, JurnalPost.com - Stigma negatif di lingkungan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemuda di kawasan pesisir Bandarharjo, Kecamatan...

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Tim Pengabdian Masyarakat Polinema melakukan PKM di Desa Wisata Jamu, Karangrejo Kromengan, Kab.Malang JurnalPost.com - Dalam upaya memodernisasi sektor usaha...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.