• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Dampak Limbah Domestik di Teluk Jakarta terhadap Kualitas Air dan Ekosistem

Editor Redaksi
5 Desember 2025
in Artikel

Oleh: Ismira Islah Syahwinda, Meika Nur Faisha, Felina Nurhalisa

(sumber : zcfawya.wordpress.com)

Jakarta, JurnalPost.com – Perairan Teluk Jakarta kian terancam oleh beban limbah domestik yang masif, menyebabkan penurunan kualitas air dan kerusakan ekosistem laut. Morfologi Teluk Jakarta yang berbentuk cekungan dan bersifat semi tertutup membuat wilayah ini sangat rentan menampung serta mengakumulasi bahan pencemar yang masuk, terutama dari kawasan perkotaan padat penduduk. Limbah organik serta anorganik dari 13 sungai yang bermuara ke teluk ini berkontribusi hingga 75 % terhadap pencemaran, memicu kematian massal ikan yang berulang selama lebih dari tiga dekade. Kondisi ini diperparah oleh perkembangan permukiman dan kawasan komersial di daerah penyangga yang umumnya tidak dilengkapi fasilitas pengolahan air limbah memadai.

(sumber : megapolitan.kompas.com)

Fenomena ini sering terjadi di awal musim hujan, saat debit air sungai meningkat dan membawa nutrisi berlebih seperti fosfat serta nitrat. Akibatnya, terjadi ledakan populasi fitoplankton atau blooming yang menyerap oksigen terlarut, sehingga ikan ekonomis seperti kembung, baronang, dan tembang mati secara massal. Di wilayah perairan yang dangkal, derasnya arus dan besarnya debit air dapat mengaduk lapisan dasar sehingga sedimen yang kaya bahan pencemar terangkat ke kolom air atau terjadi upwelling. Selain itu, upwelling sedimen beracun memperburuk kondisi, dengan indeks pencemaran muara teluk menunjukkan tingkat sedang hingga berat sejak 2010.

Dampaknya meluas ke nelayan dan pembudidaya kerang hijau, dengan potensi kerugian ekonomi mencapai ratusan miliar rupiah per tahun akibat penurunan hasil tangkapan serta terhambatnya aktivitas budidaya. Produksi ikan demersal dan pelagis kecil terus menurun, sehingga pendapatan nelayan tradisional yang menggantungkan hidup pada sumber daya Teluk Jakarta ikut tergerus. Di sisi lain, kerang hijau yang banyak dibudidayakan di wilayah ini cenderung mengakumulasi logam berat seperti merkuri dan timbal dalam jaringan tubuhnya. Kondisi tersebut membuat hasil perikanan berisiko membahayakan kesehatan manusia melalui rantai makanan ketika ikan dan kerang tercemar tetap dikonsumsi.

Para ahli menekankan perlunya mitigasi segera, termasuk pembangunan IPAL komunal di 13 sungai, normalisasi sungai, dan koordinasi antarinstansi seperti Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta serta KKP. Tanpa langkah terintegrasi, bencana lingkungan ini berpotensi mengganggu mata pencaharian ribuan nelayan dan wisata pantai Ancol.

Sumber Referensi :
Edward, E., & Kusnadi, A. 2023. Review on monitoring of water quality of the Jakarta Bay, Indonesia. In E3S Web of Conferences (Vol. 454, p. 02003). EDP Sciences
Sachoemar, S.I. dan Wahjono, H.D. 2017. Kondisi Pencemaran Lingkungan Perairan di Teluk Jakarta. JAI, 3(1): 1-14
Samusamu, A.S., Rachmawati, P.F., Puspasari, R., Hartati, S.T. 2019. Mitigasi Dan Penanganan Bencana Lingkungan Di Teluk Jakarta. Jurnal Riset Jakarta, 12(2): 77-88.
Yusual, M.S., Hasim, H., Arif, A.A., Pratomo et al., 2025. Review Eutrofikasi: Risiko dalam Kesuburan Lingkungan Perairan dan Upaya Penanggulangannya. Jurnal Kesehatan Lingkungan di Lingkungan, 24(1): 124-135.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.