• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Belajar dari Air Mata Anak di PAUD, Bukan Sekadar Tangisan tapi Proses Adaptasi

Editor Redaksi
27 April 2026
in Artikel

Anak di PAUD

Oleh: Risa Ristiani, Mahasiswi S1 PIAUD

“Kenapa anak menangis saat ditinggal di PAUD? Ini yang sering disalahpahami Orang Tua”
“Tangisan di hari pertama sekolah, wajar atau tanda masalah?”

Setiap pagi, tangisan kecil sering terdengar di depan pintu PAUD. Seorang anak memeluk erat ibunya, menolak berpisah, bahkan terkadang berusaha kembali pulang. Pemandangan ini bukan hal yang langka, justru sangat umum terjadi. Bagi sebagian orang tua, momen ini bisa menimbulkan rasa khawatir sekaligus pertanyaan: “Kenapa anak saya tidak seperti yang lain?” Padahal, tidak semua anak mampu beradaptasi dengan cepat, dan itu sepenuhnya wajar.

Sebut saja A, anak usia 4 tahun yang setiap pagi selalu menangis saat ibunya hendak pulang. Ia menolak masuk kelas dan tampak cemas berada di lingkungan baru. Kondisi ini tidak hanya berlangsung satu atau dua hari, tetapi lebih dari dua minggu. Sementara itu, teman-temannya mulai terlihat nyaman bermain, A masih berusaha menyesuaikan diri dengan situasi yang baginya terasa asing.

Fenomena seperti ini sering terjadi di PAUD. Pada usia dini, anak memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan orang tua, terutama seorang ibu pengasuh utama. Ketika harus berpisah, mereka bisa merasa kehilangan rasa aman.

Beberapa faktor yang memengaruhi kondisi ini antara lain:
• Anak belum terbiasa berpisah dari orang tua
• Waktu bersama keluarga di rumah lebih dominan
• Lingkungan sekolah masih terasa asing
• Anak belum membangun kepercayaan dengan guru dan teman

Penting untuk dipahami, kondisi ini bukan berarti anak “manja”. Justru, anak sedang berada dalam proses belajar untuk mandiri dan mengenal dunia di luar rumah. Dalam situasi ini, peran orang tua dan guru menjadi sangat penting. Pendekatan yang tepat dapat membantu anak melewati fase adaptasi dengan lebih nyaman.
Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:

Pertama, membangun rutinitas yang konsisten.
Anak akan merasa lebih aman ketika memiliki pola yang sama setiap hari, mulai dari waktu berangkat hingga waktu dijemput.

Kedua, berpamitan secara singkat namun hangat.
Perpisahan yang terlalu lama justru dapat memperkuat rasa cemas. Cukup dengan pelukan dan kalimat sederhana seperti, “Nanti mama jemput lagi, ya.”

Ketiga, guru memberikan sambutan yang ramah.
Senyuman, sapaan, dan perhatian kecil dari guru dapat membantu anak merasa diterima di lingkungan baru.

Keempat, mengajak anak terlibat dalam aktivitas bermain.
Di usia dini, bermain adalah cara utama anak belajar. Ketika anak mulai menikmati kegiatan, rasa cemas biasanya akan berkurang secara alami.

Perlu diingat, proses adaptasi tidak terjadi secara instan. Pada kasus A, perubahan mulai terlihat setelah beberapa minggu. Tangisannya perlahan berkurang, ia mulai mau masuk kelas, duduk bersama teman, dan ikut bermain. Hal ini menunjukkan bahwa setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda. Tidak ada standar waktu yang sama untuk semua anak.

Karena itu, ada beberapa hal penting yang perlu dipahami:

• Tidak perlu membandingkan anak dengan anak lain
• Menangis di awal sekolah adalah hal yang wajar
• Anak membutuhkan proses, bukan tekanan
• Kerja sama antara orang tua dan guru sangat menentukan

Tangisan anak di PAUD bukan sekadar reaksi sesaat. Di balik itu, ada proses besar yang sedang berlangsung, anak belajar mandiri, membangun rasa percaya, dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Peran orang dewasa bukan untuk mempercepat proses tersebut, melainkan mendampingi dengan kesabaran dan konsistensi. Sebab dari langkah kecil hari ini, anak sedang membangun fondasi penting untuk menghadapi dunia yang lebih luas di masa depan.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.